
"Yes . . . Yes . . . Yes . . . Kalau Shahilla resign berarti saingan aku di sini sudah enggak ada lagi, terus kemungkinan aku yang bakal ngegantiin posisi Shahilla jadi pemimpin redaksi. Apa pun alasan kau resign, aku masa bodo, yang penting sekarang dunia berpihak sama aku, dan dunia itu berputar Shahilla enggak selama nya kau berada di atas. And this is my time ". Aina berbicara sendiri, mencak - mencak kegirangan plus plus di dalam ruangan kerja nya, dia merasa bener - bener menang dari Shahilla dan tidak akan menjadi nomor dua lagi.
.
.
Sore nya Tepat jam 16.00 . . .
"Mbaaaaaaak ". Teriak seorang gadis remaja alias Resty dan langsung menyambar memeluk tubuh Shahilla ketika melihat sosok Shahilla sudah berada di hadapan nya setelah dia membuka pintu. Shahilla merasakan kehangatan tubuh Resty.
Shahilla/ "Udah siap ?".
Resty/ "Udah Mbak, bentar Resty panggil Ummik dulu, Ummiiiiiiiiik, mbak Shahilla sudah datang nih, ayooook". Teriak nya ke dalam dan yang di panggil pun muncul alias sang Ummi.
Ummi/ "Ehh Shahilla sudah datang ternyata ".
Shahilla/ "Iya Ummi ". Shahilla mencium tangan Ummi dengan santun.
Resty/ "Ummi sudah siap belum, kalau sudah siap biar kita langsung jalan".
Ummi/ "Iya . . Ummi sudah siap, tinggal ngasi tahu kakak mu dulu yang belum". Ummi mengeluarkan ponsel nya dari tas yang beliau sandang.
Resty/ "Sudah Ummi, ngasih tau kakak nya ntar pas di jalan saja". Resty mendorong pelan tubuh Ummi untuk berjalan karena dia sudah tak sabar untuk jalan - jalan.
Sedang kan Shahilla tersenyum melihat begitu senang nya Resty dan berjalan di belakang mereka. Resty membalikan badan nya dan menarik tangan Shahilla untuk mengandeng nya, alhasil di sebelah kanan dia menggandeng Ummi dan sebelah kiri dia menggandeng Shahilla.
Shahilla mengajak mereka ke berbagai tempat di salah satu mall ternama di ibu kota. Tepat di depan zona permainan. Resty berantusias mengajak Ummi dan Shahilla masuk untuk bermain.
Resty/ "Ayoooook kita main ". Dia menarik tangan Ummi dan Shahilla.
Ummi/ "Resty. . . Kamu ini ya, emans selalu enggak tahan kalau ada zona game kayak gini".
Resty/ "He he he . . . ".
Shahilla/ "Kamu berarti sering dong main ke tempat zona game".
Resty/ "Sering banget mbak, bahkan aku sudah nguasai game nya he he he ".
__ADS_1
Shahilla/ "Ma Sya ALLAH berarti kita sama ya he he he ".
Resty/ "Beneran mbak?, ya sudah ayok kita tanding, siapa yang menang ntar di kasi hadiah ".
Shahilla/ "Siapa takut, tapi kita bukan taruhan ya, karena itu dosa".
Resty/ "Siap mbak ".
Shahilla dan Resty asyik seru - seruan dengan game yang mereka main dari mulai game balap, pukul tikus pokok nya hampir semua game mereka mainin.
Sedang kan Ummi hanya duduk manis di kursi yang di sedia kan di zona game tersebut.
"Assalamualaikum Ummi ". Sosok Restu yang berpenampilan seperti orang yang tak di kenal muncul dan mencium tangan Ummi.
"Kamu sendiri aja Le ?". Ummi melirik ke sekitar yang tak ada siapa pun yang di boyong oleh Restu. Ummi sengaja menghubungi Restu dan menyuruh nya untuk menyusul mereka agar bisa buka puasa bersama dan di turuti Restu usai dari lokasi shooting.
Restu/ "Iya Mi, Aan lagi kurang enak badan, jadi Restu minta dia istirahat, oh ya Mik . . Resty nya mana?". Restu celingukan mencari sang Adik namun mata nya melihat Shahilla yang sedang asyik nya bermain bola basket bersama Resty.
"Itu lagi main sama Shahilla, dari tadi dia sibuk dengan game nya, Ummi nya di tinggal sendiri di sini". Ummi menujukan ke arah mereka.
Restu/ "He he he, kayak enggak tau Resty saja mik, dia kan paling suka dengan zona game".
"eh he he he ". Restu melambaikan tangan nya untuk Resty ketika Resty menoleh ke arah Ummi dan di liat nya ada Restu di samping Ummi. Shahilla pun menghentikan game nya, menoleh ke arah itu juga.
Resty berlarian menuju Restu dan menarik tangan nya untuk bergabung main bersama.
Resty/ "Ayoook, kita main sama, Kak, Mbak Shahilla jago lho mainin game nya, Resty aja sampek kalah mulu hufft ".
Shahilla menundukan kepala nya, sedang kan Restu melihat adik nya sesekali melirik ke arah Shahilla.
Resty/ "Yok kita tanding, Mbak sama Resty dan Kak Restu sendiri. Kak Restu harus ngalahi kami berdua ".
Restu/ "Yeay . . Curang, masa main nya 2 lawan 1 ".
Resty/ "Enggak apa - apa lah ".
Restu/ "Oke siapa takut ".
__ADS_1
Resty/ "Oke kita mulai ya ".
1 . . 2 . . 3 . . .
Aba - aba dari game tersebut.
Mereka pun heboh memasuki bola nya ke keranjang. Sangkin heboh nya mereka menjadi pusat perhatian pelanggan lain nya. Hingga akhir nya Shahilla dan Resty yang menang dari Restu.
Resty & Shahilla/ "Yeeeeeeeeah kita menang, kita menang, ye ye ye ". Sorak mereka dengan girang, mereka berpelukan sambil lompat - lompat. Restu tertawa kecil melihat tingkah mereka yang seperti anak kecil, terlebih lagi melihat sosok Shahilla yang dia tau sosok yang pendiam.
Sangkin senang nya, tanpa sadar sepatu kanan Shahilla terlepas dan terlempar tak jauh dari mereka. Restu yang memperhatikan langsung memungut sepatu Shahilla.
"Sepatu kamu terlepas ". Restu mengagetkan mereka terutama Shahilla melihat Restu menyodorkan sepatu nya.
Shahilla tertunduk malu dan mengagapai sepatu nya.
"Makasi".
Setelah puas dan lelah bermain dan mengingat waktu 15 menit lagi akan berbuka puasa. Mereka pun menukarkan tiket penukaran hadiah. Karena mereka dapat lumayan banyak tiket tersebut, mereka menukarkan 2 boneka beruang yang kira - kira ukuran 1 meter tinggi nya. Yang warna Pink untuk Resty dan yang warna putih untuk Shahilla.
Mereka pun menuju salah satu resto di mall tersebut untuk berbuka puasa.
"Ini lah yang paling dia demen ". Restu yang duduk berhadapan dengan Resty mengusap kepala Resty yang berlapis jilbab karena dia tau benar adik nya paling suka dengan boneka beruang.
"Kakak . . . Kusut jilbab Resty ". Resty memonyongkan bibir nya sembari tangan kanan nya merapikan jilbab nya.
Ummi/ "Oh iya, Ummi lupa, sangkin seru nya jadi lupa nanyak ke kamu, Aina kenapa enggak di ajak Shahilla ?". Ummi melirik Shahilla yang duduk di hadapan nya.
Shahilla/ "Mm . . Tadi Shahilla usdah mengajak Aina, tapi Aina nya enggak bisa karena dia lagi sibuk di kantor Mik, mungkin ini dia masih di kantor ".
Ummi/ "Lho . . Kenapa kalian kerjaan nya beda ya, padahal satu kantor ".
Shahilla/ "Iya Mi . . Kebetulan Aina di utus jadi pemimpin edisi Ramadhan, jadi Aina sibuk banget Mi, sedang kan Shahilla . . . ". Terputus dan berpikir enggak mungkin dia cerita soal dia bakal resign.
Restu melirik Shahilla yang ucapan nya terputus.
"Permisi . . . Ini dia pesanan nya ". Seorang pelayan menghampiri meja mereka dengan menyajikan beberapa kudapan dan makanan yang manis - manis untuk berbuka.
__ADS_1
Makanan pun tersusun rapi dan sangat menggiur kan. Adzan berkumandang menandakan waktu berbuka puasa. Dengan segera mereka menyantap sajian yang di sajikan pelayan di resto itu.
"Bismillahhirrohmanirrohiim, Allahhumma Lakasumtu . . . ."