Cinderella Ninja

Cinderella Ninja
Chapter 19


__ADS_3

Flash back #Resepsi pernikahan Doni dan Fatimah


Aina/ " Itu rame - rame ada apa ya La ? ". Ia penasaran dengan kerumunan yang mengumpul di dekat pelaminan.


Shahilla/ "Hmm . . . Mungkin orang lagi berfoto kali atau ada yang sedang menyawer, oh ya aku ke toilet dulu ya, udaghenggak tahan lagi kebelet ".


Aina/ "Hmm . . . . ".


Karena penasaran dengan kerumunan tersebut Aina melangkah menuju ke pusat yang membuat nya penasaran. Baru setengah perjalanan langkah kaki nya terhenti ketika dia melihat di antara kerumunan itu ada sesosok yang di idola kan nya alias Restu yang menjadi penyebab kerumunan itu.


Dalam hati nya / "Restu. . . . ".


Aina terpaku melihat Restu bahkan ketika Restu melewati nya dia pun tak bisa berkutik , hanya bisa melihat nya tanpa berkedip sangkin tak menyangka nya kalau akhir nya dia ketemu dengan Restu.


Dia mengikuti Restu sampai keluar gedung hingga dia melihat Shahilla juga berjalan tergesa - gesa menuju ke arah dimana Restu berdiri. Wajah nya yang di tutupu oleh cadar nya menjadi berubah, kesal.


"Dia . . . . Ngapain dia di situ ?, apa jangan - jangan dia tau kalau itu Restu maka nya dia juga kesitu, enggak enggak, mudah - mudahan mereka tidak melihat satu sama lain terutama Shahilla dia enggak boleh melihat dan mengetahui itu Restu,, itu enggak boleh terjadi, dia enggak boleh melihat Restu ". Gumam nya.


Ketika dia melihat Shahilla ingin masuk ke gedung dia langsung lari masuk ke gedung terlebih dahulu agar tidak ketahuan oleh Shahilla.


Flash back # majalah x edisi ramadhan

__ADS_1


Aina menyemangati Shahilla padahal sebenar nya dia hanya pura - pura bahkan dia sangat kesal karena Shahilla yang akan mewawancarai Restu. Dan sengaja membuat pertanyaan - pertanyaan aneh yang akan mempermalukan Shahilla untuk wawancara Restu.


Di persiapan acara peluncuran majalah x edisi ramadhan, seperti yang lain nya Aina juga sibuk dengan tugas nya.


Seluruh kantor gempar dengan pemberitaan Shahilla yang akan publish. Tak ketinggalan Aina pun mengetahui nya.


Dalam hati nya/ "Aku tahu ini pasti memang rencana kamu biar kamu terlihat paling istimewa di hadapan banyak orang terutama Restu, lihat aja ntar ".


Aina merasa geram dan tanpa sepengetahuan siapa pun, diam - diam Aina menyuruh sang MC pembawa acara menambahkan tatanan acara, meminta Shahilla untuk berbicara sepatah dua patah kata di atas panggung usai memberi kan cindera mata kepada Restu.


Untuk apa lagi . . .


Namun lagi dan lagi. Rencana Aina gagal, justru apa yang dia lakukan membuat para tamu semakin kagum terhadap Shahilla terlebih lagi rekan kerja nya.


"Wah . . . Memang luar biasa mengagumkan ya Bu Shahilla, udah pintar, baik, sholehah, enggak sombong, rendah hati, cakep lagi ". Seorang wanita yang tak lain rekan kerja Shahilla dan Aina sedang memuji Shahilla sambil melihat Shahilla berdiri di atas panggung.


"Iya benar banget, Bu Shahilla benar - benar wanita perfect, enggak salah banyak yang mengagumi dan penasaran dengan nya. Ehh tapi loe kok bisa tau kalau Bu Shahilla itu cantik ?, loe udah pernah lihat wajah Bu Shahilla ?". Seorang cowok rekan kerja yang lain nya.


"Ya tahu lah, gue sering ngelihat wajah Bu Shahilla kalau kami sholat bersamaan di mesjid kantor, orang nya cakep banget, jangan kan Bu Shahilla, gue juga udah pernah lihat wajah nya Bu Aina ".


"waah . . . Serius loe, gimana cantik nya mereka?, cantikan mana Bu Shahilla atau Bu Aina ?".

__ADS_1


"hmm . . . Mau tau aja loe, yang pasti lebih cantik Bu Shahilla lagi lah ketimbang Bu Aina. Kalau loe mau tau lebih detail nya loe transgender dulu sana baru loe bisa lihat wajah mereka ha ha ha ".


"Sialan loe ".


Aina tidak sengaja mendengar kan pembicaraan dua rekan kerja nya itu di balik tiang. Rasa nya sangat panas mendengar kan mereka memuji Shahilla dan membanding - banding kan nya.


Flash On . . .


Aina sedang duduk di dalam kamar nya sambil memegang sepasang sepatu Shahilla yang di temukan oleh Restu. Dia merasa senang karena pada akhir nya dia akan memiliki Restu sepenuh nya alias akan menikah bersama Restu dengan cara kotor nya.


"Restu milik aku, yaaaa Restu hanya menjadi milik aku, aku enggak akan membiarkan Restu jadi milik kau Shahilla, enggak akan aku biar kan".


FYI . . .


Mohon maaf semua nya . .


Karena saya sedang fokus di novel saya yang berjudul "Keikhlasan Hati" jadi "Cinderella Ninja" up - date nya masih nyendat - nyendat hi hi hi . . .


Mohon sabar menunggu chapter - chapter berikut nya ya 😊😘


Jangan lupa pantengin juga "Keikhlasan Hati" yaaaaaaa 😍😘

__ADS_1


__ADS_2