Cinderella Ninja

Cinderella Ninja
Chapter 18


__ADS_3

Flash back . . . . #Aina part Review


"Ma Sya ALLAH suara nya merdu banget ". Ujar Shahilla yang sedang mendengarkan murottal mp3 nya Restu Muhammad di tempat tidur nya sebelum dia tidur.


Aina melirik kearah Shahilla. "Itu kan suara nya Restu ".


Shahilla/ "Hmm . . . Kira - kira wanita beruntung mana ya yang akan jadi istri nya, soal nya Ma Sya ALLAH banget, udah artis, sholeh, hafidz qur'an, suara nya merdu, cakep pulak, pokok nya pria idaman bengat ".


Aina/ "Hmm . . . Iya, kamu suka sama dia ? ".


Shahilla/ " he he he . . . Wanita mana yang enggak suka sama dia, bahkan mungkin banyak yang ngarep jadi istri nya ha ha ha, tapi enggak mungkin, pasti dia mau nya wanita yang sepadan dengan nya, bukan yang enggak ada apa - apa nya kayak kita he he he. Udah aah aku mau tidur, ngantuk, jamu jangan lama - lama tidur nya".


"Hemmm iya".

__ADS_1


Aina terdiam menatap langit - langit di kamar nya dan hanya hati nya saja yang berkata - kata


"Hmm . . . Benar yang dia bilang, enggak mungkin, enggak mungkin aku bisa jadi pendamping nya Restu, siapa rupa nya aku, lagian dia pun enggak tau keberadaan aku, yaaa enggak mungkin ". Dan memejam kan mata nya .


Flas back #di lampu merah.


Aina/ "Kamu ngelihatin apa ?".


Shahilla/ " hmm . . . Tadi aku merasa melihat Restu naik ojek online ,tapi kayak nya enggak mungkin deh ".


Flash back #lari di dalam mall // nonton film nya Restu di bioskop


Aina/ "Cepetan, aku enggak mau terlambat sedikit pun nonton film nya, kamu kan tahu kalau aku paling enggak suka nonton film tapi film nya sudah mulai walau pun hanya beberapa detik .

__ADS_1


Shahilla/ "Iya aku tahu tapi pelan - pelan donk, aku nungap, aku sudah enggak sanggup lagi lari - lari seperti ini, berhenti sebentar "


Aina tak memperdulikan betapa ngos - ngosan nya Shahilla karena berlarian, dia langsung menarik tangan Shahilla.


Dalam hati nya/ "Enak aja gara - gara kau, aku sampai ketinggalan nonton film Restu, enggak bakal, karena aku enggak mau ketinggalan sedetik pun nonton film cowok yang aku idam kan selama ini, kalau aku enggak pakek mikir udah aku tinggalin kau dari awal " . Menarik tangan Shahilla sambil berlarian menuju gedung bioskop.


Flash back #di parkiran mobil mall


Aina/ "Lagian mau sampai kapan kamu kayak gini terus ?, apa jangan - jangan kamu sengaja ya, biar tiba - tiba ada seorang pangeran yang memungut sepatu kamu terus jatuh cinta sama kamu, seperti cerita dongeng Cinderella ".


Shahilla/ "Apaan sih ini nih murni tanpa ada unsur di buat - buat. Lagian aku yang rugi, duit aku habis beli sepatu mulu. Hmm . . . Tapi kalau di pikir - pikir keren juga kali ya kayak gitu, gara - gara sepatu aku menemukan pangeran cinta sejati aku, tapi kalau bisa Restu Muhammad yang menemukan sepatu aku yang satu nya he he he ".


Aina memutar kan bola mata nya, muak.

__ADS_1


"Dalam mimpiiiiii . . . . Ya hanya dalam mimpi kau, ngarep banget sepatu jelek nya di temukan Restu, paling - paling sepatu nya di temukan sama cleaning service atau tukang sampah, yaa itu lebih pantas untuk kau ".


__ADS_2