Cinta berlawanan keyakinan

Cinta berlawanan keyakinan
17-di abaikan.


__ADS_3

seperti biasa, pagi buta Mifa telah disibukkan dengan kegiatan paginya yang rutin, sholat, sarapan dan lain lain. "bi, aku berangkat dulu yahhh", teriak Mifa sambil membuka pintunya, menuju ke motor yang biasa di pakai oleh Mifa pergi ke tempat kerja.


------


"Mifaaa", sapa Renata menghampiri Mifa yang sedang melepas Helmnya.


"Mbak Renata!!", Mifa menghampiri Renata dan memegang tangannya.


"eh Miff,,tau gak?, bos sekarang udah ada calon istri nya", ujar Renata.


"wahh serius?", jawab Mifa yang tidak sabar. Namun dilubuk hatinya sedikit goresan yang membekas.


"iyaa!!cewek nya tuh yah, cantik, tinggi, baik, ramah, wahh pokonya hampir sempurna deh".


"baguss dong".


"iya, tapi katanya sih si Rafael gak mau nerima perjodohan ini. mungkin sudah ada seseorang di hatinya", ucap Renata memasang muka kusut.


"yahhh,,,,padahal cocok banget".


"yaudah yuk,,masuk", ucap Mifa menyeret Renata.


Mifa telah sampai ke ruangan kerjanya, kembali mengerjakan dokumen atau semacamnya di komputer yang telah disediakan.


"tok..tok..tokk",

__ADS_1


"eh iya, sebentar", Mifa menghampiri pintu dan segera membuka nya.


"Mifa, saya keluar sebentar, tugas yang kamu harus selesaikan hari ini juga sudah saya kirim lewat email, dan yang kemarin juga harus sudah selesai, saya mau keluar dulu", ucap Rafael.


"ehh,,,iya pak segera saya kerjakan", ucap Mifa .


"kok, semua tiba tiba berubah?", gumam Mifa menghampiri kursi nya.


"pokoknya semangat!!!, ga ada kata nyerah", Mifa mencoba menyemangati dirinya sendiri.


TENGAH HARI DI PRATAMA GROUP


"wahz udah jam segini aja, mau sholat dulu, sambil makan", Mifa membuka pintunya, menuju Lift.


"drrrttt,,,,


(aduhy,,Mifa, saya tidak bisa nemenin kamu hari ini, soalnya bayi ku sakit, aku juga udah ijin ke boss), Renata.


(ya mbak, semoga bayinya cepet sembuh), Mifa.


---


"eh tau gak, sekarang Bos kencan sama cewek cantik", desis salah satu karyawan yang asik gosip.


"iya tuh, sekarang aja lagi ke restoran".

__ADS_1


"Pak Rafael,,,kencan?", gumam Mifa.


"sudahlah, juga bukan urusanku, kenapa aku harus mikirin", makinya.


Musholla.


Mifa mengambil satu ruku dan sajadah untuk sholat nya, ia menuju ke tempat wudhu, berwudhu terlihat mukanya yang bersih dan berseri seri setelah berwudhu.


-----


"hemm aku mau makan apa yah hari ini?, aku mau bakso di kantin aja deh", ucap Mifa yang sedang mengenakan sepatu flat shoes nya itu .


Mifa berjalan menuju kantin kantornya yang memang sangat ramai, memesan satu mangkuk Bakso yang sangat menggoda selera. "aku mau duduk sana aja deh", Mifa menarget satu bangku sambil membawa semangkuk bakso yang masih panas.


Rena diam diam menhampiri Mifa yang tengah berhati hati membawa semangkuk Bakso.


"pranggg....


"upss maaf, gak sengaja yah", Rena mengucapkan seolah olah tidak punya salah yang senagaja menabrak Mifa.


"ughhh,,,panas", ucap Mifa sambil mengelus ngelus tangannya yang panas itu akibat terkena kuah bakso.


Andi yang berjalan, melihat Mifa yang tengah kesusahan, "lohh,,,itu kan sekertaris nya boss?, kok ada di sini?", Andi yang sedang mengamati Mifa, akhirnya memberanikan diri untuk menghampiri Mifa.


"mbakk?, gak apa?", ucap Andi.

__ADS_1


"oh,,,anu gak apa", ucap Mifa dengan ragu.


"mau saya bantu?, membersihkan pecahannya?, kebetulan aku juga ob handal", ujar Andi yang sedang tebar pesona.


__ADS_2