
"makasih Pak Rafael atas traktirannya", ucap Mifa sambil menunduk.
"ya, ayo ke perusahaan", tegas Rafael.
"baik pak", ucap Mifa sambil mengikuti langkah Rafael dari belakang.
sesampainya di parkiran mobil, Rafael menghampiri mobil sportnya dan mengeluarkan kunci mobil sport itu dari kantong celananya.
"masuk", singkat Rafael.
"iya pak", ucap Mifa sambil masuk ke dalam mobil.
*****
"terima kasih pak atas tumpangan nya", ucap Mifa sambil membuka pintu mobil.
"ya, cepat kembali bekerja", jawab Rafael sambil menengok ke arah spion mobil.
*****
terlihat Mifa berjalan di depan perusahaan milik Rafael sambil merapikan baju panjangnya, "eh itu kan mbak Mifa bukan?", ucap Dadang sambil mengamati.
"yadeh coba sapa aja", ucap Dadang
"Mbaf Mifaa!!!!", teriak Dadang dari kejauhan yang membuat Mifa terkejut langsung melihat ke arah Dadang.
"wah Dadang", ucap Mifa sambil berlari menuju Dadang.
"wah Dadang ga nyelo, ada apa Dang manggil²?", ucap Mifa.
"anu.. sudah sholat Dzuhur kah Mbak?", Ucap Dadang.
"astaghfirullah, aku hampir aja lupa Dadang, makasih banyak udah ngingetin", ucap Mifa sambil menepuk jidat nya.
"yasudah, ayo Mbak ke masjid", ucap Dadang sambil menarik tangan Mifa.
"eh iya", ucap Mifa sambil megikuti arah jalan Dadang.
-sesudah Sholat Dzuhur.
"bye bye Dang, nanti pulang aku numpang lagi yah?", ucap Mifa sambil melambaikan tanganya.
"iya mbak, gak apa bye bye", jawab Dadang sambil membalas lambaian Mifa.
__ADS_1
(huft..harus cepat² balik ke kantor, nanti Pak Rafael marah, hyy ga bayang marah nya serem pasti), batin Mifa sambip masuk ke dalam kantor.
-di Ruangan Sekertaris.
(kriett), suara pintu yang terbuka.
"Alhamdulillah sampai juga akhirnya", lega Mifa.
Mifa memasuki Ruangan sambil mengelus dadanya, dan..
"astaghfirullah!!, apa apaan? ko kertas nya numpuk gini, wah lembur dong", teriak Mifa.
"yasudah, pokoknya harus selesai tepat pada waktunya!!, gak ada lembur²an!", ucap Mifa meski tidak terlalu yakin.
*****
sudah waktunya pulang, akhirnya pekerjaan menumpuk milik Mifa selesai tepat pada waktunya, Mifa membersihkan meja kerjanya, serta mengemasi barang² yang tadinya ada di tas.
*****
di parkiran motor terlihat Dadang yang sibuk mengeluarkan motornya dengan sangat hati². Melihat hal itu Mifa langsung pergi menuju Dadang yang kelihatan nya sibuk (maybe).
"sini Dang, aku bantuin", ucap Mifa sambil menarik motor Dadang, disertai senyuman hangat.
"eh Dang, nanti ikut aku ke Restoran yah, sekalian bayar hutang budi ku padamu", ucap Mifa setelah membantu Dadang mengeluarkan motor.
"ok mbak, nih helmnya jangan lupa pakai", ucap Dadang sambil memberi helm berwarna putih.
"iya", jawab Mifa sambil menerima helmnya.
"oh yah mbak ngomong² letak Restorannya ada dimana?", ucap Dadang sambil naik ke atas motor miliknya.
"di Restoran Xx", ucap Mifa sambil naik motor milik Dadang.
"oh yah mbak, aku tau ko ada di mana", ucap Dadang sembari menyalakan mesin motor.
"bagus deh gausah nunjukin jalan kalo udah tau", ucap Mifa.
*****
"mbak turun dulu, aku mau parkir sepeda motor dulu", ucap Dadang sambil menegok ke arah belakang.
"ya, aku juga masuk ke restoran nya dulu", ucap Mifa sambil turun dari motor Dadang.
__ADS_1
Mifa masuk ke dalam Restoran menuju ke tempat kasir dan memesan makanan untuk dia sendiri dan Dadang.
"duduk dimana yah?, cari duduk yang kursi nya dua aja ga lebih", gumam Mifa sambil celingak-celinguk.
"wah, dah nemu di situ", ucap Mifa.
Mifa menuju tempat yang kosong dengan cepat agar tidak di dahului oleh orang. "akhirnya", lega Mifa.
Dadang akhirnya masuk ke Dalam restoran sambil mencari Mifa. "oh itu mbak Mifa", ucap Dadang dari kejauhan.
"mbak Mifa?", ucap Dadang.
"wah Dadang dah selesai markir motor nya!, duduk di sebelah ku sini", ucap Mifa sambil menepuk tempat duduk.
"ya", ucap Dadang sambil duduk di samping Mifa.
"bentar mbak!, lihat itu", ucap Dadang sambil mengamati.
"hah kenapa Dang mukanya serius amat", ucap Mifa sembari melihat muka Dadang.
"liat pokonya itu loh liat", ucap Dadang sambil menunjuk ke arah seseorang.
"yaya aku liat,,,,loh itu kan Pak Rafael sama siapa itu yah, ko keliatannya ganteng", ucap Mifa.
"ya gak tau, mungkin saja rekan kerja nya. sepertinya", ucap Dadang.
"misi mbak, mas ini makanannya", ucap pelayan yang sedang mengantarkan makanan untuk Mifa dan Dadang.
"ya mbak, taro sini aja", ucap Mifa.
"misi mbak", ucap pelayan
"ini Dang untuk kamu, aku bayar hutang", ucap Mifa sambil menyodorkan Mangkuk yang berisi Ramen dan Lemon Tea.
"lah ngapain mbak?, gausah", ucap Dadang.
"gakapa, udah ambil aja", ucap Mifa.
"yasudah mbak, makasih", ucap Dadang
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Author Minta maaf kemaren ga bisa update karna ada ekskul Band mendadak + sakit panas pusing . Author minta maaf banget okey🙂
__ADS_1