
Tapi...................
Tarikan itu memecahakan kebisuan
Prangksss prangksss
Membuat gaduh tepat di dekatku bajuku pun ternoda hanya ada malu .... Serta takut
suamiku marah
Sayang .... Kamu kenapa ? Seketika dingin tubuhku takut memancing emosi suamiku yang
sedikit ababil seperti abg labil
Mengeluarkan sapu tangan dan membersihkan bubur panas mengenai kemeja tepat di gundukanku
Pelayan sibuk meminta maaf
Sedangkan seksi yang dipaksakan itu, enakkan gitu tuh makan!! Sepontan membuat suamiku
marah dan hampir saja menghantamnya
Dengan kekuatan bulan.... Seperti selormoon bulanya ganti cinta sudah maz memeluknya
menarik berlalu mencari tempat duduk kita di ujung
Aku yakin banyak mata menghakimi kami karena kebisingan pagi ini, tampa perduli ku
menenangkan suamiku dan kembali ke kasir untuk membeli sarapan meski kami
kenyang karena malu tapi belum sampai ujung sudah datang pelayan tadi non ini
buburnya
Senyuman kebahagian
Hay!! Maz bukanya itu punyaku mengahampiri
Mungkin pelayan itu kesal tidak menimpali jawaban atas pertanyaan tadi mempercepat
jalan dan memberikan kekursi kami, akupun sejalan tanpa pembicaraan mengikuti
Duduk dan mengucapkan termakasih
__ADS_1
Pelayan !!! Bentakan kembali terdengar
Membuatku mulai naik pitam
Sang meneger gagah keluar dengan mengatakan maaf nona , ada yang bisa saya bantu ? Membuatku
makan dengan tenang
Maz aku kehilangan melihat kesemua sisi dan mulai gerogi aku tak tahu ini dimana ke
arah mana ? Kuliah kampus dimana ? Mencoba tenang melihat parkiran masih ada
mobil pendek itu ucap syukurlah dan melihat sosok suamiku membawa bungkusan
dari sembrang
Melihatnya sungguh rupawan gagah itu suamiku seakan hilang kenangan kemarahan dan kata
kata menyakitkan itu
Maz.... Ingin rasanya memelukmu, ganti dulu bajumu sayang ini warna kesukaanmu, makasih
maz
Cepuks.... Sedikit malu dan berlalu entah mimpi apa ? Bajuku ditarik kancingku terlepas
Spontan tanganku memegangi itu upaya menutupi, dan melihat sudah ada yang tersungkur
tanpa perlawanan
Maz..... Kubenamkan mukaku malu nampak banyak pria dan juga wanita melihat hampir
separuh gundukanku, segera memegangku dan bersamaan menghujani tamparan keras
mengenai pipi seseorang mungkin itu pasangannya aku tidak perduli
Maz bantu aku kekamar mandi mencoba memeri insyarat kemejaku terbuka, melapas kaosnya dan
membuat badannya terlihat nnyata badan suamiku seperti seponsor pdp bagus
sekali sedikit ternganga mulutku mendapati tubuh itu
Menutupku serta memelukku, sayang ganti disini dengan menyuruh salah satu pelayan
__ADS_1
menemaniku
Didalam aku kagum akan tubuh indah itu ? Indah sekali andai sudah benar punyaku ? Bubar
lamunanku dengan nona anda perlu bantuan ? Ketukan pintu ti tidak
Segera melepas membasur kasar dadaku dengan air dan baju kotorku, menggantinnya dengan
warna parpel atau semacam itulah.... Selesai keluar
Replay
Sesaat aku masuk ditemani pelayan suamiku marah besar , tidak hanya dua orang tadi semua
kena getahnya ... Yang punyapun sudah datang mungkin manager yang menghubungi
dan yang bikin onar
Mungkin ada yang tahu duluan hingga semua berdatangan, menunduk seperti ada batu menahan
untuk mereka berdiri tegap
Dingin kata itu tapi mematikan
Berani kamu menyakitiku ?!! Apalagi wanitaku
Bukan takut makin menjadi seksi maksa mengatakan
Siapapun kamu aku tak perduli !! Sombong dan angkuh
Kamu!!! Maz hendra meradang
Lelaki yang tak sebanding dengan tunanganku mau menghakimiku ? Jangan bermimpi timpalnya
dengan nada menghina
Siapapun aku tak perduli ? Mempermalukan wanitaku artinya sudah bosan hid....sontak aku
berlari maz!!! Menghentikan kata kata itu, merah sekali nampaknya suamiku
gumamku tak menoleh hanya sebuah lirikan dingin
Replay
__ADS_1
Sudah maz... Terhenti tarikan tomi..........
Membuatku bingung, sedikit berbisik nona jangan sekarang tuan marah tapi tom...