
Hay kalian?! kenapa menganggu wanita
mau kalian apa Hah!! kerja yang benar jangan ngasal
aku yang sendari awal dengan ketidak sopanan keoada anak kecil bahkan orang tuapun menyala melihat ibu tua itu menangis ketakutan
nona cantik godain kita nich salah seirang pria itu
dan nenatapku
aku mendekati dan meraih tubuh ibu paruh bawa itu teringat bundaku merengkuhnya gak papa bik ada aku,
nona manis tangan itu menyentuhku dan ku buat dia menyesal atas itu
meminggirkan ibu itu dan memandang kesal kedua lelaki kurang kerjaan itu
kalau kalian butuh uang carilah pejerjaan tang halal, kali ini aku memaafkan kalian dan ku beri kalian uang untuk makan tapi jangan ulangi perbuatan kalian ini
kalau bisa dapat lebih kenapa tidak ya? memberi kode ketemannya
mengeluarkan sajam dan mengayunkan menaku nakutiku
non mari non bibik tidak apa apa ? pak mat sudah berada disampingku
artinya bibik itu ibu ibu yang mau dipalak ? baiklah Pak masuk kemobil bawa bibik aku lagi pingin olah raga
ta tapi non sudahlah pak liat saja amankan istri pak mat di mobil
seakan tak mau kehilangan mangsa yang punya sajam mengayunkan ke arah kami
untung aku bisa tepis dan memberikannya balasan hingga tersungkur ku injak tangan dengan sajam dan menedangnya kesembarang arah kembali mendapat lerlawanan dari teman yang tersakiti mengenai pelipisku hingga sedikit berdarah akibat goresan rante ditangan
__ADS_1
akupun makin naik pitam dan menghajar keduanya sampai puas
dan aku peringatkan kalian jangan sampai aku melihat kalian di sekitar sini atau kamu mau kujadikan berkedel cincang
pak mat mengambilkan kotak obat dengan gemetar non maaf non sudah pak jngan begini dan jangan bilang ke Den Erik soal ini
aku menyeka darah yang sedikit rapat barisannya keluar dan memberikan obat dan menutupnya
aku liat kasihan dengan dua lelaki tadi sepertinya mereka jadi samsak pelepas kepenatanku
aku ambil dompet dan merikannya beberapa ratusan ribu menghampiri mereka seakan ingin lari berangsek menghindar dan mengatakan ampun non ampun kami janji tidak lagi.... dan akupun berjongkon mengatakan maafkan aku ini buat kaian beli makan aku berharap kalian bisa bekerja dengan benar jangan seperti ini
tapi non mana ada pejerjaan untuk bekas napi juga sekolah tak lulus SD non,
baiklah sembuhkan dulu luka kalian setelahnya kalian bisa mencariku atau aku akan mencari kalian
permisi aku takut calon suamiku pulang mencariku
berlalu masuk ke mobil melihat bibik yang masik panik aku outuskan keluar lagi dan membuka pintu belakang
Bik sudah jangan seperti ini nanti Den Erik bingung
bibik yang tenang anggap semua itu mimpi buruk atau olah raga siang pelukan itu ragu mau bibik lakukan akupun melakukannya sudah bik aku baik baik saja
terima kasih Non, sudah bik kita pulang yaa
non ada yang sempoyongan menghampiriku iya bisa minta nomernya
mana kumasukkan, jangan macam macam sampai calon suamiku tahu aku tak jamin nyawamu bisa tetap aman
buat menghubungi non sapa tahu ada kerjaan "preman
__ADS_1
sudah itu nomerku panggil tyo saja gak usah Non aku juga sama seperti kalian kok dan sesama harusbtolong menolong
masuk dan berangkat melaju..... memutar arah dan sesekali terlihat pak mat juga istri canggung atas perustiwa tadi
sdah Pak Bik biasa saja, setelah ini bibik istirahat nanti setelah bibi dan pak mat sampai rumah aku mau jemput Den Erik
Iya Non maafkan kami "Pak Mat
Sudah lupakan Pak Bik, ndak usah cerita sama Den Erik
anggukan mereka seakan kompak
nampak rumah masih sama sama sepi cuman ada mobil mewah didepan
tanpa ragu kami keluar dan membantu beberapa belanjaan bibik masuk mencari ponselku yang ku sadari lupa terbawa tadi
wajah Erik dengan tatapannya menhujaniku pak Mat mundur beberpa langkah
aku tahu Erik Marah dan Semakin Possesive setelah malam itu ditambah perdebatan pagi ini
Hay sayang.... sapaku
jangan lakukan lagi!!! Erik Nampak Kesal dan meninggalkan kami
seperti Tuan marah besar, gumam Pak Mat
akupun dengar dan melihatnya Kenapa Pak, tanyaku
saat mencintai sesuatu tak akan berubah dan sekeras tenaga melindunginya
semoga Non bahagian Bibik memelukku, jaga Den Erik dari.... yang tertahan saat Pak mat memeganginya
__ADS_1
aku tahu tapi aku kembali memilih mencari sosok Eriku