CINTA PALSU

CINTA PALSU
NEXT


__ADS_3

Enggak ma


cuman takut ditinggalin ma suami jawabanku kembali


Tatapan


tajam suamiku itu menghakimi dan segera ku utarakan kekawatiranku


Maaf ma dua


kali masuk rumah sakit buat mama sama maz hendra repot dan aku menunduk sedih


Sayang


belaian mama mertuaku


Mam biar


hendra yang nyuapin yaa mama duduk saja


Baiklah


"memeberikan sepiring nasi dan kembali ke sofa di ujung ruangan"


Karena banyak


hal yang campur aduk di dadaku, berinisiatif meraih piring itu


Tapi......


Au.....


Slang infusku menghalangiku,


Sayang wajah


kekawatiran itu menghujaniku dengan kenyataan semakain campur aduk tak menentu,


pikiranku atas tekanan akan sesuatu yang menyesakkan batinku pikiranku buyar


saat terdengar suara berlarian dari luar dan sudah nampak suster memegangi


pergelanganku yang bercucuran darah, wajahku entah seperti apa yang pasti aku


melihat sosok suami dan mertuaku kebingungan


Suaraku


entah hilang kemana mataku kembali berat saat mereka menekan dan kembali


memasukkan slang infus itu


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


Entah berapa


lama aku kembali merasakan kembalinya kesadaranku yang pasti suara itu tak


asing buatku, masih dengan memejamkan mataku dan pusing di belakang kepalaku


tetap mendengar suara itu memaskikan kembali mengingat ingat kembali suara itu


dan mengatakan dewi


Sayang.....


Yang pegangan yang kurasakan membuatku berani membuka mataku menghadapi


kenyataan


Masih nampak


skian samar dan mengerjapkan mataku beberapa kali baru terang melihat wajah

__ADS_1


sispekku penuh dengan kekawatiran tak ragu menjawab iya maz dan melihat diujung


dewi beneran ada disana dan tak tahu harus mengatakan apa ku tatap wajah tampan


didekatku dengan mengatakan makasih dan mataku kembari berkabut karna ada air


berbaris di sana


Melihat itu


suami mengiba atau apa yang tahu hanya dian dan tuhan


Belaian


lembut dan mengatakan sayang.....jangan sedih itu dewi menunggumu


Dan dewi


seakan di perintah menghampiriku tangan suamiku bergeser kesebelah lain dari


tempat tidurku


Dewi


"hay!! Kenapa denganmu" mungkin itu arti tatapan dewi


Kenapa ?


"dewi bersuara"


Lagi oleng


bang jawabku membuat suami dang dewi tertawa


Ciuman itu


membuatku makin oleng, iya kecupan keningku hangat menenangkan yang barusan


Menatapku


dan mengatakan bisa maz tinggal? Anggukanku memastikan


Jagain


istriku yaa menatap ke dewi mata mereka seakan menyembunyikan sesuatu anggukan


dewi membuatnya berlalu


Menatap


punggung suamiku berlalu


Wi....


Bagaimana bisa kamu kesini ?


Suamimu yang


memintaku ke ayah dan kebetulan orang tua kami saling kenal anggukanku


Dewi


melanjutkan mama rita mertuamu sahabat mamaku saat kuliah dulu


Hemmm.....


Dunia ini tak sempit tapi begitulah dunia penuh dengan kejutan lamunanku


tekoyak saat suara


Makan ya....


Tiba tiba sodoran sendok di bibirku membuatku kembali kealam nyata

__ADS_1


Hmm..... Iya


membuka mulutku mencoba menelannya cuman banyak rasa didalam mulutku seakan


ingin memuntahksnnya


Kenapa ?


Pertanyaan dewi


Enggak enak


wii


Mangkanya


buruan sehat dan pulang tipal dewi


Sapa juga


yang mau disini jawabku geram..


Terdengar


suara gaduh diluar dan membuat percakapan kami terhenti dengan saling


berpandangan sesaat ke ujung luar dan menunggu siapa yang datang


Ceklek


Wajah itu


kompak membuat kami kompak bersuara dengan sedikit berteriak


Memey!!!


Hay girls....


Mey pelukan


kami skekian seconds membuat sunyi ruangan


Kok bisa?!


Dewi utarakan ketidak percayaanya


Iya pas telp


diberikan kabar kamu sakit pasti ku datang kangen juga sih


Yee....


Artinya kita meski sakit dulu baru dia dateng timpalku


Keterlaluan


anam pejabat ini


Ndak gitu


juga kali girls "memey"


Sudahlah


yang penting kita sudah bersama "dewi"


Gimana


ceritanya lo punya lakik bagus benner "memey"


Ceritanya


panjang kali lebar kali tinggi gurauku

__ADS_1


__ADS_2