CINTA PALSU

CINTA PALSU
AKU TAKUT


__ADS_3

sebelum pergi akupun memgatakan sesuatu, tenang Bik Mungkin aku bukan yang terbaik di dunia ini tapi yakin suatu saat akulah pemilik hati itu


dan berlalu pergi mencari sosok penghuni hati


tak lagi perduli bagaimana proses surat ceraiku meaki aku juga masih menangis mengingat itu


ku nampak Erik di belakang dikursi taman saat ku ketiduran, aku melangkah dengan hati hati hampir tak bersuara tapi gagal saat Erik mengatakan


MAZ NDAK SUKA KAMU KELUAR RUMAH TANPA PESAN DENGAN BERDIRI DAN SEGERA MEMELUKKU


maaf maz aku lupa bawa handphone keburu tadi, mwncoba menjelaskan


biarkan seperti ini sebentar lagi, aku takut kehilanganmu karena kamu meninggalkanku


Tidak akan kecuali kamu mengijinkan timpalku


TIDAK AKAN DENGAN SOROTAN TAJAN


Maz mandilah dulu kusiapkan makan mau makan apa ?


pelukan itu kembali menghimpitku


Maz pintaku


Aku ingin segera Menikahimu " Erik


Aku tak sanggup menunggu lebih dari 100 hari masa iddahmu

__ADS_1


maksudnya maz ?


kata pengacaraku putusanmu sudah tinggal Ketok Palu minggu ini


cuman harus tetap menunggu aku takut untuk itu


aku yang merasakan nyaman dan puas mendapat penjelasanpu membalas pelukan itu dengan mengecup dada itu karna aku jauh lebih pendek darinya dan mengatakan terimakasih Maz


hay.... itu bukan kenapa disitu apa maz ? sebelum terimakasih Maz Erik Mengulang membuatku tersenyum dan jujur mengatakan


iya iya aku pendekan jadi ndak nyampek sedikit kesal dan melenggang pergi


loh loh kok gitu menariku dengan posisi berhadapan


apa lagi..... tanyaku


dengan kesal aku berikan kecupan dengan menarik lengannya


Terus berlari.... Bik Bibik masak apa Bik enaknya ?


hemm ada benerapa bahan saja non tadi uang bibik belum cukup buat beli banyak, iya maaf nanti belanjanya sama aku ya bik


coba ku cek kulkas dan memilih ayam dan beberapa sayuran bibik bantu bersihkan saja gak papakan ?


baik Non bibik saja juga gak apa non kan tugas bibik


together ya bik duwet maut buat para lelaki godaku, baik non

__ADS_1


iya bik Den Erik biasanya suka baju apa Dirumah celana pendek sama Kaos Non baik bentar aku siapkan dulu ya bik


masuk kekamar yang saling terhubung itu mendorong pintu dan pemandangan terbukan disana


cowok yang kukira kurus terus ternyata berisi juga aku lupa mengkondisikan mukaku sampai nampak dikaca terliah Erik sekilah melihatku


kenapa melihat seperti itu, jangan bilang pingin nanti aku gak tega jadi dikabulkan


mmmm mau belajar nyiapkan ganti Maz, cuman ada pemandangan gratis kan sayang memilih masuk dan mencari almari dan mengatakan baju santainya sebelah mana maz tak berani melihat takutnya kilaf


masih masa iddah katanya senyumku, kan dikamar sebelah sayang bukan disini iya maaf gak kepikiran


aku ambilkan bentar sedikit berlari, hadangan itu membuatku berhenti melangkah kembali berlawanan dari arah semula mmmaz aku ambilkan bajunya


bukan jawaban hanya tatapan tajam sulit untuk mengartikannya


tetaplah disini jangan menggodaku


adikku belum pernah bangun menjadi petarung takutnya terganggu melihatmu


i i iya aku keluar maz lepasin tanganmu yang menghalangiku


dengan memegang daguku iya menciumku aku menyanyangimu menanti masa iddahmu lama sekali saat Erik mengusap kasar mukanya


akupun berlari kekamar dan mencari beberapa baju kaos juga celana pendek untuknya dan berbalik segera memberikannya maz bajunya disini ya....


menutup pintu dan memilih masak dengan bibik

__ADS_1


__ADS_2