
Refan!!!
Fan!!
“Masada yang memanggilmu,”Ucapku melihat cewek cantik seksi penuh dengan perawatan menghampiri pasti Tyo jemmbuuru alias jelouse bingit iya dong
”hay ngapain, kamu disini ? tumben sekali,”Sosok itu dengan centilnya Paklekpun ambigu atas itu “hem aku pulang sama istriku,”Erik dengan dinginnya“apa?!!, kapan kalian nikah kook gak ngundang ?”Sosok itu tidak yakin dengan menatap dari ujung kaki sampai ujung rambut,Tyo yang sadar itu memilih “mas kita tunggu di bawah ya” tapi tatapan tajam menghujam membuatnya diam tanpa berkata lagi, “mulai awal ketemu dikampusku, aku sudah langsung mengatakan dialah istriku, dan syukurlah kami sudah menikah beberapa hari yang lalu”Kata – kata Erik Yang seakan menghujam tajam dengan lanjutan tak kalah menohoknya “dan sempurnalah diriku mendapatkan mahkota istriku, sampai kelelahan aku membobolnya” penjelasan Erik yang sangat Menghujani lawan bicaranya.
Heninng seketika
“Kita permisi dulu Sin, permisi”Pungkas Erik, Bapak melihatnya senang dan setelah di lantai bawah mengatakan “beneran le kalian sudah menikah ?”“iya Pak, besok Om saya Adik kadung mama dating, bawa semuanya, juga ada sahabatnya Tyo datang dan ada beberapa teman besok mau kerumah”Jawaban pasti Erik membuat Kebahagian seorang Orang tua di hadapannya “baik bapak siapkan tempat, cuman seadanya saja” Pak Lek “iya pak bisa dikondisikan nanti, mari”Ucap Erikmempersilahkan masuk ke mobil merah kesayangan istrinya. Lebih bahagia Pak lek melihat Erik yang pegang kendali “sayang jadi nafigator ya” Tyo menimpali “oke, kita tinggal belok kanan,
ada rumah makan disana, banyak mas bisa milih” jawaban Erik”hemm, baiklah”
__ADS_1
“Di Harmoni saja Maz, rupaya asyik tempatnya”Tyo mennetukan pilihan “mas parkir dulu, Bapak sama bulek ajak masuk sekalian, cari yang lesehan saja biar nyaman”Erik menjawab kemudian berbuah anggukan.
Saat mencari tempat, Bapak bingung “nduk mahal-mahal makanannya ntar”kekawatirannya “sudah Pak, Bapak nikmati saja, bukan tiap hari jugakan,”Tyo membErikan penjelasan dan mengutarakan lagi “jangan bingung, kita sama Pak dimata Tuhan…. biasa saja”pungkasnya.
Dari belakan Erik mengatakan “sayang sebelah sini saja pemandangan lumayan” dengan melihat sumber suara Tyopun menjawab”iya mas,” kamipun ikut memilih tempat duduk yang sesuai dan menentukan makanan.
Hampir semua dipesan dan bingung memilih mana yang dimakan duluan, “nanti kalau gak habis bisa dibawa pulang,” bulek lugu sekali “iya, nanti bulek bisa pesen lagi mana yang mau cuman, besok jangan lupa urap urapnya”Erik meminta sesuatu “iya bulek tidak lupa amanpanl bule.
selesai……………… is the time kita pulang
“Lewat jalan yang satunya mas”Tyo mengatakan dengan istruksi kanan kiri dan akhirnya nampak pemandangan
alun alun tugu malang
__ADS_1
“Sayang bagus kalau malam ini,”Tyo membErikan informasi “iya bagus melihatmu nanti malam, sih ?” Erik membuat Tyo sarkastik “maksudnya?” dengan senyum yang sulit diartikan Erik menjawab “ada dech” dengan masih fokus
mengemudi. Sekilas melihat Bapak bulek bisa ketiduran juga senyum lega kini terpancar di wajah Tyo sembari mengatakan “makasih ya mas, untuk semuanya” “siap nyonya Erik, semua sudah milik nyonya tanpa terkecuali… cuman ketakutanku satu, ditinggalkan pergi olehmu”Erik begitu tertekan mengatakan itu “ndak akan sayang, dengan atau tanpa kekayaanmu. Mas perlu tahu aku memilihmu, bukan karena mas kaya raya, meski kenyataannya lebih dari itu, dengan tersirat senyuman itukan bonusnya, yang paling penting hatimu mas, itu tak ternilai,” jawaban Erik “makasih sayang” dengan kecupan singkat.
Malam yang panjang membawa Erik dan keluarga barunya ke pelataran tanpa banyak kata Erik sukses bisa mermbawa pulang mereka, berlahan membuka pintu membuat Bapak terbangun seraya menguncangkan istrinya yang kaget melihat sudah sampai rmah “Le sudah sampai” “ iya Bulek, boleh minta kunci pintunya”Jawab Erik “bisa”Bulek dengan mencari sesuatu “Erik mau pindahkan Tyo dulu” Erik memberikan penjelasan “Bapak bantu bukakan pintunya” dengan senyum dan bahagia melihat anak kesayangannya mendapatkan suami seperti Erik. “sudah bapak bukakan, gendong istrimu, pelan-pelan mungkin anakku kelelahan”Bapak memberikan Instruksinya dan anggukan antar lelaki.
Sukses membawa istrinya terlelap dikamar, Erik memilih mandi, tapi Bulek ber aksi “Le air hangat sebentar lagi panas, buat mandi kalau dingin kamu bisa sakit nanti” “makasih Bulek jadi merepotkan”timpal Erik “gpp jangan sungkan, sekarang kamu sudah jadi bagian rumah ini,Bulek “jadi anakku juga” Bapak dengan sigap menyatakan hasl yang sama, membuat Erik tersenyum bahagia telah menemukan keluarga yang utuh.
“Erik kekamar dulu sebentar”pintanya “iya lee nanti bulek siapkan airnya” mengganti
baju istrinya, itu yang ingin dilakukan …..
Next
…… gimana apa bisa ? terus dibikin ketemu cinta pertamanya dulu, sebelum pulang ?
atau
__ADS_1
berikutnya
like n komen vote apalagi ditunggu