CINTA PALSU

CINTA PALSU
KEMBALI


__ADS_3

Tanpa terasa


sumber alamiku mengalir


Hai....!?


Kenapa harus menangis ? Bukankah dia seperti itu, kenapa denganku? Pergolakan


batiku makin tak menentu kenapa ada kecewa berlebih segera ku meraih ponselku


memainkan naik turun jariku, ada tulisan yang mengganggu di situ, pesan masuk


berjajar dan melihat satu persatu tanpa ingin tahu sampai di tulisan memey itu


sahabatku saat smp dulu


Menekan


tombol dan membacanya hay tyo apakabar ? Kenapa menikah gak kasih kabar ? Kamu


dimana sekarang ? Dewi bilang umak ikut suamimu ?


Senyumku


membuat ingatanku berulang masa masa kami bersama.... Tanpa beban dan semua hal


seperti sekarang


Lamunanku


membawaku kemasa sekalah menengan pertama, buliran sumber beningpun keluar


membuat tanganku menyekanya


Dengan


senyum getirku kembali membuka pesan dan membalas percakan memey


 Hay mey, kabarku baik


Kabarmu bagaimana ?


Takperlu waktu lama kembali masuk pesan baru


****umak**


sekarang ikut suamimu ?


Kuliahmu


gimana** ?


Senyumku


melihat tulisan seakan ada memmey di depanku


*memang kami


beda sekolah saat smu cman bukan halangan buat kami bersama saat itu sebelum


memey ikut ayahkan keluar jawa karna dia anak seorang pejabat


Iya aku di


kota b, kuliahku dipindah juga kesini sesegera ku tekan send


Sesaat

__ADS_1


terdengar


Brakk


Maz segera


menghampiri tapi tatapan itu kembali membuatku ketakutan " tatapan tajam


seakan membunuhku lagi kudapatkan dengan bentakan kenapa?!!! Jangan harapkan


kamu dapatkan uang atau perhiasan seperti harapanmu dan akan kupastikan ini


nerakamu dan hanya penyiksaan itu yang pantas kamu dapatkan!!"


Hay sebuah


goncangan dibahuku membuatku kembali kedunia nyata


Mmmmaz makan


ikan bakarnya sudah jadi cuman sudah dingin, bukan jawaban cuma anggukan


Dipanasin


dikit ya maz ? Pertanyaanku


Sudah gitu


saja bawaban itu menyejukkan


Sesegera


mengambilkan nasi ini maz


Anggukan dan


sayur asem yang sengaja ku buat dengan harapan suamiku mau makan dan segera


mendekat kemeja makan


Maz bisa


makan sayur ini kalau mau ? Sayur asam jawabnya iya maz sedikit senang pas


sayang ambilkan buatku


Iiya maz ini


Buat nanti


malam masih ada ? Memmm.... Ma masih maz, wajah itu berubah menatapku dan


menrkankan kata kamu kenapa ?! Seneng liat maz makan trus kenapa gak ikut makan


nanti maz masih kenyang


Oh..... Bisa


dihabiskan berarti ini makanan boleh maz itu udang juga sudah ku masak asam


manis mau ? Beneran ? Iya maz sembari melangkah sebentar ya kuambilkan


Mencari


wadah dan menghidangkan ini sayang.... Membuat yang dipanggil menatap tajam dan


seketika bilang ma maaf maz ? Tatapan itu

__ADS_1


Menaruhnya


dan mencari gelas sembari bilang lemon tea atau jeruk panas maz ?


Maz ?


Mmmaz ?


Seakan


jengkel diacuhkan ku mendekat dan msngulang minumnya lemon tea atau jeruk panas


maz ?


Maz ?!


Sedikit menaikkan suaraku


Mmm....


Ngomong sama aku ? Iiiihhh nich orang gemesin banget sih entah dari mana


keberanianku membuat gerakan mencubit lengan itu sontak terdengar au....


Ma maaf maz


? Pintaku kembali merasa bersalah


Aku lebih


senang panggilan tadi "pelan tapi pasti maz hendra mengatakannya"


Aku hanya


menatap dengan tidak percaya apa yang barusan ku dengar


Berlalu


serta ku berikan dua minuman itu


Seketika


sunyi


Selesai


membawanya dan kembali melihat sosok suami tampanku menikmati masakanku


Enak?


Lumayan


Sedikit


kecewa cuman lupakan ini minumnya


Dua kan bisa


kekenyangan sayang


Pilih salah


satu yang maz mau nanti satunya buatku


Bentar ya


maz

__ADS_1


Berlalu


__ADS_2