
anggukan dan akupun membukanya dan membiarkan mobil itu melewatiku menguncinya kembali tidak permanen dan kembali masuk kemobil melaju menuju jalan utama kita ke tempat kursus dulu ya... Erik menjelaskan tujuan itu
hemm kursus ? kursus apa ? siapa yang kursus tanyaku
ya kamulah sayang siapa lagi, kecuali wanda juga mau ikut les mengemudi
enggak enggak aku ga mau "Wanda " p. kamu saja Tyo
Dan akhirnya Fix kita hanya perlu ke tempat les kita cari makan aku sudah lapar mengutarakannya
membuat Erik juga wanda bertanya tanya dengan hanya memandangku
beneran aku laper cuman gak pakek lama ya yang bisa saja
tak perlu waktu lama mobil kami sesegera itu masuk hotel dengan pemandangan menawan dan menyatakan kita sarapan disini saja
tanpa menunggu anggukanku juga Erik mendahului kami
meninggalkan mobil seenaknya, entah apa mengapa hatiku tergerak memutar mengambil posisi kendali memarkirnya tanpa 4agu sedangkan wandah hanya terpaku melihat ulahku sampai terkejut saat aku bilang ayo aku lapar
kamu kamu bisa wanda menyakinkan dirinya, bisa apa ? tanyaku
barusan menunjuk mobil dan tetap melaju
oh ini aku memegang kunci kendali dan mengatakan iya sudah, gak tanya sekalian ndah punya sim A aku jawab juga sudah sejak sma sudah punya puas
masih dengan wajah kami memasuki hatel mewah itu
berpapasan dengan sekuriti akupun menanyakan
Pak disini ada restonya ?
ada Non di parkiran luar "SQ menjelaskan
hemm tapi tadi teman saya masuk ngajak sarapan Pak wanda menjelaskan
__ADS_1
SQ bingung dengan mengernyitkan dahinya, coba tanya ke resepsionis saja Non
baiklah.....
mendekati mbak mbak cantik dengan senyuman belum sempat bertanya sudah mendapat penjelasan
mbak sudah di tunggu Pak Erik di lantai lima di ruang kerja beliau
baik terimakasih
what ?! ruang kerja
aku nyelonong naik bilik jungkat jungkit itu lagi menekan tombol
lima dan benar saja sudah nampak ruangan besar terbuka
sosok itu bener Erik lama sekali, maaf aku tadi....
ayo makan dan segera ku antar ke kampus sekilah kekecewaan itu
sudahlah makan saja nanti aku pikirkan bagaimana ?
malas merayu karna aku bukan sosok pandai merayu kalau toh pernah itu karena keadaan kepepet lebih tepatnya
kupun hanya melanjutkan tujuan utamaku makan
Erik kenapa tanya wanda
entahlah aku makan dulu baru kupikirkan berikutnya
dan yang benar saja enak enak makan nasi goreng SQ tadi datang tergesa gesa
Maaf Pak Erik tadi kunci mobilnya dibawa teman wanita anda
setelah terlebih dulu memarkir mobil sebelum kami memintanya
__ADS_1
Wajah Erik menatapku tak percaya
dan kembali menatap SQ Tadi jangan bilang teman wanitaku saya kurang suka
ba baik Pak, maaf kami tidak tahu dan hampir tidak pernah melihat bapak membawa teman selain yang sejenis makanya kami juga bingung
Sudahlah lakukan tugasmu Perintah Erik sembari menatapku sangat jeli
Ba baik Pak, saya permisi " SQ
melangkah keluar denga menutup rapat pintu tanpa suara
sedangkan Erik menatapku dan mendekatiku
sebenarnya seberapa banyak hal tentangmu yang kamu sembunyikan sampai aku tak tahu tatapan itu tak pernah aku dapatkan sebelumnya
membuatku terdiam memilih menghentikan makanku sedang sahabatku yang kita telah menjadi adik angkat Erik itu memilih keluar tanpa mengatakan apapun
Aku adalah Aku nampak Egois aku mengatakan itu
apa yang ingin kamu tau Rik diujung keegoisanku memilih berjalan ke ujung kaca dengan pemandangan pagi
Apa kesalahanku atas diriku, hingga ada hal yang harus kau tuduhkan padaku kembali menatapnya yang mengekor tanpa aku tahu
aku anak hanya seorang anak desa tidak pandai atau pintar orang tuaku banyak hutang karena banyak hutang mereka menjodohkanku dengaan lelaki kaya itu, salahku dimana ? hingga kamu begitu tega menghakimiku, apa yang aku sembunyikan kalau itu perasaanku maaf aku tak berani mengatakannya sekarang atau sebelumnya aku hanya seorang janda dalam proses bukan kamu tahu itu taklagi menatap hanya menunduk dengan genangan air mataku
maaf aku salah di dekat.... ciuman singkat itu memotong suaraku
jangan katakan lagi maaf aku menyakitimu
bukan itu maksudku bagaimana aku tak tahu kamu bisa mengemudi dengan baik dan bodohnya aku ingin mendaftarkanmu kursus mengemudi karena tak percaya dengan supir pribadi dengan memandang jauh.... entah ada cerita apa ? aku hanya melihat tak ingin menanyakannya
ayo berangkat aku ingin seberapa pandai kamu mengemudi, maaf sayang jangan bilang kamu salah ada didekatmu dan sampai kapanpun aku ingin selalu bersamamu
merapikan riasan dengan melihat di cermin diujung pintu keluar serta melihat Erik masih melamun entah dengan lamunan apa kebali gerakan tak kuduga atas badanku yang tiba tiba mencium pipi dengan rahang bagus itu
__ADS_1