
semua terlepas menikmati tanpa kendali gairah yang sempat tertunda berkali kali gairah yang seakan dimainkan suaminya memainkan gundukan dengan stempel berubah warna melepas semua tanpa penghalang kulit saling menghimpit serta hujaman jimat Erik membuat tyo berteriak kesakitan dengan musik suara robekan
membuat Erik menghentikan semua serangan
hampir tak percaya kembali mengatakan ma maafkan aku sayang aku tak tahu soal segel ini aura bahagia terpancar
lakukan mas itu hakmu dengan menyeka air mata istrinya maafkan atas kelancanganku sayang tak mempercayaimu itu adalah dosa besar kata yang tak sanggub dikatakan dan memulai kecupan lembutnya sembari mengatakan terimakasih aku lakukan berlahan sayang sakit ini akan segera berganti nikmat
rasa sakit perih mengganjal membuat tyo hanya mengangguk dan terbuai kembali dalam permainan khas suami istri
sayang anggukan lagi ndak benar Aaagrrr hemmm tertahan masih separuh perjalanan lagi berulang sampai yang terakhir teriakan beserta tanda tangan di beberapa bagian tubuh Erik
maz berhenti bentar berlahan dan Erik menikmati mainan barunya dan sesaat tak lama mulai menghunus berulang lahan becek itu membuat mereka makin menjadi desahan berulang makiin membuat Erik lupa arti berhenti sampai beberapa kali mereka tumbang dan bangkit lagi sampai nikmat bersamaan meski sama sama ada balutan perih dan warna kemerdekaan juga atas nama klimak mereka bisa rasakan sampai Erik tertidur lelap tanpa banyak kata sedangkan Tyo merasakan indahnya malam pertama juga terakhir bersama suaminya
iya memilih pergi dengan berlahan melihat suaminya pulas dengan lemas menarik selimut agar tubuh yang menjadi miliknya tertutupi
duduk selanjutnya mencoba berdiri dengan segala rasa khas malam pertama tertatih tatih membersihkan diri dan pergi menuruni tangga dengan air mata terskema
sampai di rumah belakang melihat tondua mondar mandir non iya tunggu sebentar aku masuk ambil tasku juga ganti baju
__ADS_1
baiknon
setengah jalan pesankan taksi saja salah satu dari kalian antarkan aku
baiknon
segera memasukkan charger posel dompet terlebih dulu mengeluarkan kartu tanpa batas itu dan keluar dengan langkah menahan sakit
sudah siap non ? ingat jangan bicarakan apapun tentang ini pada siapapun
masuk taksi tono mengantarkan sampai bandara dalam perjalan tyo berpesan lakukan seperti padaku tondua lindungi suamiku ada atau tidak ada aku nomerku akan nyala hanya di hari ganjil saja kalau nantinya ganti pasti aku kabari kalian baiknon
bunda aku merindukanmu maz Erik terimakasih dan maaf aku memilih pergi karena aku tak sanggup lebih lagi
menatap pemandangan sedikit gelap segera terang saatnya nanti dengan air mata yang dicoba terus menggenang badan yang seakan remuk redam membuatnya tertidur
sosok disebelah melihatnya siapa ya ? hendra dipenjara dong sudah kurang ajar kayak gitu
kursi yang kebetulan kosong membuat tyo leluasan meluapkan segala rasanya sampai tertidur aman
__ADS_1
pertanyaan pulang ke malang kerumah siapa ?
orang tuanya gimana?
terus kuliahnya bagaimana?
nasib ayu juga tantenya Erik masih bebas melenggang atau enaknya gimana
hayooo segera komen dan chek episodenya sesuai belum ?
yang terpenting saat Erik bangun apa yang akan terjadi ?
marah panik emosi menyesal bingung?
nasib karyawan juga tondua berhasilkah melaksankan tugasnya
VOTE YA buat semangat n lebiha baik lagi Author berkarya
thankyou.....
__ADS_1