
menghela napas dan memberikan pada Erik, bolehkah aku meminta sesuatu pintaku kembali sembari nematapnya
sebisaku ku upayakan jawaban itu membuatku yakin
aku tak ingin bertemu bahkan melihatnya dalam proses perceraianku apa bisa pertanyaanku ditemani genangan air mata
itu urusanku biarkan tanggungjawabku mengurus semua untukmu kesanggupan itu membuatku memeluknya meski sedikit ragu
makasih makasih untuk semua dengan terus basah dengan untaian air mata
tenanglah aku akan ada disini sekarang ataupun nanti jawaban Erik mebawaku ke alam mimpi, mimpi akan dunia lain selain luka
waktu terasa cepat berlalu bukan menit tapi jam membuat kami di pelataran atap rumah sakit itu menikmati bintang dan sorot lampu yang menyala seakan mengedipkan mata padaku
sudah malam tidurlah jaga semua untukku dan mendorongku kembali ke ruangan
Berjalan di tempat yang sama melalui koridor juga bilik naik turun menuju kamar dan membaringkan kembali ke tempat tidur dengan lembut mengatakan jangan berfikir bagaimana kamu, tapi berfikirlah bagaimana aku, bahkan kita bisa memberikanku kesempatan membuatmu bahagia bersama itu janjiku
__ADS_1
ingin bersuara tapi aku tlah lelah menghadapi kenyataanku hari inj
akupun diam hanya membiarkan mataku terpejam mengakhiri percakapan kami meski tak berimbang
Kadang tak semua hal mesti dikatakan dan diketahui orang lain, cukup hanya diri sendiri memilih diam dan memejamkan mata itu pilihan terbaikku
Dalam gelap aku sempat menatap masa depan yang indah. Biarkanlah seperti itu hingga nanti aku terlelap kenyakinanku Tuhan selalu punya sesuatu untukku Memberi kunci untuk setiap masalah, cahaya dalam setiap bayangan, kemudahaan yang mengikuti kesulitan, dan rencana untuk setiap hari esok
Malam adalah kesempatan indah untuk berdoa, beristirahat, memaafkan, melupakan, dan memulai hari esok yang lebih baik.
selamat malam sayang itu kata kata Erik dengan kecupan hangat diujung keningku
pagi datang tanpa diundang sesuai jadwal setiap malam yang datang akan ada pagi mengeliat menggantikan malam
Namun tak sedikit dari kita yang enggan bertemu pagi, Malas untuk bangun dan memulai hari, Masih ingin rebahan, dan tak ingin mandi
Hal tersebut adalah energi negatif yang harus segera dihilangkan.
__ADS_1
Tak perlu bersusah akan sesuatu hal, ada banyak cara sederhana yang bisa membuatku lebih semangat pagi ini tanganku tak lagi bersama jarum infus entah kapan dilepasnya
diruangan ini banyak hal singkat terjadi sosok Erik menemaniku membawaku entah apa yang harus kulakukan atasmu biarkan waktu menjawab itu sekarang hanya bisa melupakan yang menyakitiku kemarin, tapi tak melupakan Erik Wanda yang menyayangiku hari ini, aku hanya Pejuang yang dipatahkan, pernah berharap lalu dikecewakan. Tuhan tak tidur, hidupku sudah diatur. Berusaha saja, berdoa saja. Semuanya akan baik-baik saja itu harapanku dengan menatap Erik setia tidur didekatku senyumku melihatnya tidur seperti bayi nyenyak sekali wajah tampan itu tak mungkin tak berpenghuni atas nama cinta tanganku menyentuhnya.....
ingin berucap tapi tak kuasa merasakan lembutnya wajah tampan itu bagaimana bisa kamu mencintaiku apa bisa aku memberikan itu hatiku masih terluka ingin rasanya aku sadar agar pernikahanku tetap baik-baik saja. Tapi aku tak bisa sendiri, aku butuh maz hendra melakukan itu tapi taklagi mungkin ? Cobalah untuk bersikap dewasa dwngan terus menatap kedepan tyo
Erik yang baik, seseorang yang bersedia meminjamkan bahunya untukku saat menangis
Yang pergi akan tetap pergi, walaupun ku telah menjaganya dengan begitu kuat. Yang datang akan datang, walaupun ku tidak menginginkan kedatangannya
Maaf aku mulai nyaman denganmu entahlah mungkin aku telah menyukaimu, aku tahu rasa ini tak pantas ku berikan padamu dengan kondisiku, tapi jujur aku mulai sayang kamu Erik walau kau tak tahu itu aku juga tak tahu memulainya dari mana
yang aku tahu Aku tidak bisa memilih dengan siapa ku jatuh cinta, Tapi Aku bisa memilih siapa yang patut untuk tetap diperjuangkan mungkin itu Kamu Erik sabarlah menunggu jawaban atas raguku
dengan tak sengaja tanganku menentuh bibir Erik karena lamunanku percakapan di benakku membuatnya bangun dan memandangku serta pertanyaan sudah lama bangun sayang ?
betapa malunya aku tetap ku sembunyikan dengan hanya menanggukkan kepalaku
__ADS_1
aku mandi dulu yaa setelah itu kita cari sarapan seperti tahu jawabanku Erik berlalu masuk ke kamar mandi
melihatnya membuatku membetulkan posisi tidurku menjadi duduk dan melihat ponselku ingin menghubungi wanda keinginanku seakan terjawab saat Wanda sudah masuk dikamarku