CINTA PALSU

CINTA PALSU
KEJUTAN


__ADS_3

iya iya sus lebih cepat lebih baik, melepaskan Erik dengan sedikit malu


mengikuti pergerakan tempat tidur dan masih memegang Erik, Maz sudah baikkan "maz Erik


cuman masih panas Maz,timpalku


Sudah Tidak apa mbak itu masih proses dan sudah melewati masa sulit


hemm makasih sus


sampai besok pagi belum boleh makan dulu yaa "suster


baik sus jawabku


setelah proses memindahkan Maz erik susterpun pergi


maz laper mau minum ? anggukan itu ini sudah malam coba aku tanya suster dulu ya maz


keluar ruangan dan melihat suster jaga, sus boleh tanya ?


Iya mbak, pasien yang diruangan itu menunjuk ke kamar maz Erik dirawat sudah boleh minum atau makan ? oh baik saya konsulkan dulu sebentar


yang benar saja Om Erik masih standbay selarut ini


baik saya tunggu di ruangan, iya mbak silahkan


maz nunggu dulu yaa... sabar sebentar bentar lagi juga sudah pagi, bujukku


seperti dugaanku Om Erik berada di dekatku, kamu haus Rik dengan memeriksanya


bisa minum cuman sedikit sedikit ya .... syukurlah sudah kembali normal semua besok kuga sudah boleh pulang, sekarang saja kasihan Tyo Om ndak bisa Tidur

__ADS_1


aku spontan mengatakan aku bisa tidur di dekatmu ntar lagian aku juga belum ngantuk besok saja ya maz


sesukanya kamu saja "Erik


sudah istirahatlah Om tinggal dulu Rik, makasih dokter setelahnya


bisa bicara sebentar baiklah,


Bisa Dok, sebentar ya maz


bagaimana hubunganmu dengan Erik, kami baik usahakan jangan ada minuman lagi beberapa bulan kedepan,


Minuman iya Erik suka minum itu kurang bagus untuk kesehatannya baik Dok saya perhatikan, soal minuman keras akan dilarang keras untuk dikonsumsi maz Erik


baguslah jaga keponakanku jauhkan dari istriku yang sangat obsesi memiliki harta Erik, dengan segala cara


hampir tak percaya kalau itu bukan mendengar langsung dari om Irvan


maz bisa bagi tempat aku ngantuk melihat Erik marah karena penolakanku tadi


tak bersuara hanya bergeser sedikit akupun memilih diam sampai Maz Erik bembalikkan badan, nunggu apa ayo tidur sini


ya kalau balik badan mau kalau dikasih punggung tidur di kursi aja jawabku kesal


Iya iya maaf, sini permintaan maz Erik


dengan sedikit ragu juga malu nik rok sepan juga tengtop berkerudung gak mungkin buat ku tidur sembarangan


menutupi belahanku dengan menata kerudung bibik, meminta berbagi selimut untuk rokku kami berhadapan saling melihat sampai tertidur lebih tepatnya aku pura pura tidur saat kecupan diujung dahiku aku masih sadar dan kembali ku buka mata saat ku intip maz Erik telah tertidur dan akupun mengatakan Terima kasih telah menghadirkan rasa nyaman yang nyata, Bersamamu, aku lupa pernah terluka.


dan yang pasti Aku memilihmu bukan karna kamu siapa tapi apa yang membuatku nyaman saat bersamamu

__ADS_1


jika aku hanya bagian sesaat dalam hidupmu jangan biarkan aku nyaman lebih jauh lagi dengamu aku takut tak bisa jauh darimu karena aku tlah jatuh cinta padamu maz


setelah kuutarakan akupun tertidur sungguhan


---------------------------------------------


saat pagi mulai datang hawa dingin makin terasa dingin akupun telah menerima pelukan itu, bukan bangun akupun menikmatinya dan terlelap kembali


saat benar benar siang barulah aku terbangun, dengan tatapan teduh didekatku sudah bangun sayang "Erik


betapa campur aduknya aku, hanya mengangguk


aku mau mandi dulu maz makin malu syal ala ala suda jadi alas tidur


emmm iya ini ponselnya maz mengeluarkanya dari dompetku,


masuk kamar mandi


selesai keluar masih dengan baju yang sama sebelum ku lihat sudah ada baju ganti di meja, bibik sudah datang maz ?


sudah sayang mungkin di teras hemm..... ku liat jam dan astaga!! ada kuliah kesiangan segera ku berlari setelah memilihnya membawa ke kamar mandi saat ganti aku berfikir Wanda Surat surat itu langkahku melambat dengan sedikit lemas akupun keluar setelah berganti pakaian


tak ingin membebani lagi kuputuskan menunda memberi tahu maz Erik


maz mau mandi ?


Iya baiklah kusiapkan airnya, beberapa menit sudah maz


makasih sebentar infusnya, sudah dilepas pagi tadi setelah mandi kita pulang


sembari masuk ke bilik berair itu, aku memilih ke luar mencari bibik

__ADS_1


dan benar wanita paruh baya itu sedang duduk menikmati pemandangan luar


__ADS_2