
flashback
Setelah Tyo pergi Ayu dengan senang menganggap dirinya menang masih dan makin bermanja merayu Erik tapi kembali Campur tangan Tuhan merubah Kesenangnya menjadi bencana
Ponsel Erik berdering tertulis Ton2
Dengan sigap mengangkat dan mengatakan
ya ton ada apa ?"Erik"
diseberang dengan panik mengatakan Tuan nona tidak boleh capek harus makan banyak ada malaikat kecil bersamanya"Tondua"
Erik : apa?!!
Tondua : maaf tuan saya lancang tapi nona belum makan siang
tanpa banyak kata mematikan dan segera berlari mencari istrinya yang membawa pergi juniornya yang baru dia sadari
ON
"Sayang-sayang" dengan panik sedikit berlari Erik meraih tubuh munggil Tyo dalam pelukannya Erik menemukan jawaban atas pertanyaannya
Erik : "maafkan aku sayang" dengan menjatuhkan tubuhnya, menghadap perut istrinya dengan mengecupnya perlahan "sayang sehat sehat ya" dengan menciumnya lagi menempelkan pendengarannya seakan ingin mendengarkan sesuatu
Tyo : "maz aku lapar mau sambel mangga"
__ADS_1
Erik : "baik ayo kita makan, maafkan maz maafkan papa ya sayang" dengan lembut mengelus perut tyo dan melewati banyak mata yang terpatri pada mereka
Dani : "Rik Erik kemana ? nongkrong dulu lah perayaan kelulusan kita apalagi kan nilai loh dia atas rata bro"
Erik : Maaf Dan lain kali ya aku mau merayakan sama istriku dulu tampak reaksi melongo Erik menggenggam tangan tyo istri tersayang melenggang pergi mencari makanan yang tadi diinginkan istrinya
sayang makasih ya hadiah istimewanya dengan mengecup pucuk kelapa tyo dan melajukan mobil menuju rebuah resto ternama memarkirkan mobil dan segera berlari memutar membukakan pintu penumpang dengan bahagia
merangkul pelan membawa masuk
selamat sore
sare kami mau tempat yang khusus
baik mari Pak dengan pelayanan istimewa
ada lagi sayang ? cukup maz
cepat ya mbak baik tuan mohon ditunggu
menatap bahagia istri tercinta mengecup sekilas bibis istrinya terima kasih sayang jaga malaikat kecilku pasti maz
berbuah pelukan hangat setelah ini kita ke om irfan ya heem apa kata maz kurang dari 15 menit makanan datang nampak sambal mangga yang siap dinikmati serta banyak lagi
melihat iatri laham luar biasa Erik bahagia dengan semangat mengatakan apa pesen lagi sayang enngak maz cukup
__ADS_1
tapi hbis ini mau makan steakayam siap sesuai permintaan
usai semua mereka keluar Erik melajukan kendaraan ke Rumah Sakit untuk memastikan kesehatan juniornya yang sempat dikondisikan saat sang istri menikmati makanan
kakek
kok kakek ? mau om jitak yeyyy kenyataan emang gitu om
tyo hanya mengikuti dan mengernyitkan dahinya melihat tujuannya masuk keruangan dokter SpoG
ayo sayang hanya diam dan menatap kembali sang suami dengan sedikit kecewa
sampai didalam malah melihat wajah orang yang sama tadi pagi tyo tersenyum senang
sore dok sapanya sore mbak
Erik mengatakan sesuatu dengan memberikan isyarat pada omnya
Fan mbak ini sudah periksa padaku pagi di klinik pribadiku dan sebuah anugrah saat baru menikah baru hitungan hari minggu bisa langsung hamil karena semua ada proses bisa dijelaskan oleh logika juga hasil usg sudah ada tadi dibawa mbak ?
Erik yang bingung juga senang mengeluarkan kertas kotak dari sakunya ini dok
ini masih rentan masih sangat kecil dan masih di trisemester pertama harus ekstra hati hati
resepnya tadi bisa ditambahkan vitamin ini dengan menulis sesuatu disecarik kertas menyodorkan kepada Erik
__ADS_1
makasih dok kami permisi om kita pulang