CINTA PALSU

CINTA PALSU
Bermalam


__ADS_3

Pindah ruangan vvip Tyo memilih diam,daripada salah lagi


“sayang makan dulu yuk, aku lapar,” pinta


Erik “maz bisa makan dikantin,”jawab Tyo “maunya bersamamu,”timpsl Erik Lagi dan sorot mata itu begitu menggemaskan “sayang bunda lupa baju kesayangan, bunda pingin baju itu, bisa ambilkan besok bunda pulang mau pakai


baju itu” bunda ami “tapi, bunda sendirian nanti disini ?” Tyo sengaja maunya mengelak, ternyata susah dielakkan “sudah biasa bunda sendiri, lagian ada anak kembari itu,”sembari memberi isyarat dengan dagu :kami nyonya” spontan diucapkan Ton dua, “panggil aku bunda saja, kalian berdua menemaniku” timpal Bunda Ami “Iya baik nyonnya eh bunda "Ton dua


“Den mobil baru sudah dating, warna kesukaan nyonya warna merah didepan” salah


satu si kembar mengatakan sebagai isyarat “baiklah”Erik mendekat tanpa rasa bersalah, “sudah biarkan mereka berdua pulang, kalian disini menemaniku” titah sang bunda pasti tidak bisa ditolak Tyo menyambar tas dan berpamitan, “balik besok pagi saja, nikmati kebersamaan kalian, nak Erik jaga putriku dan satu lagi rumah desa tidak begitu


bagus maklum,”kembali


Bunda Ami, anggukan


kami berangkat bund, kami pulang “dan bukan itu yang Erik cari, tapi kehangatan bunda juga Istriku lebih dari segalanya”


Keluar tanpa kata sampai diparkiran Erik sudah


tak bisa menahan rasa rindunya memeluk dan mengatakan “maafkan aku sayang,


aku yang


begitu bodoh mempercayai orang lain, maafkan aku jangan tinggalkan aku lagi aku bisa gila”Erik Namapak


bersungguh-sungguh.

__ADS_1


Mendengar suami tersayang mengatakan itu, cintanya yang masih bersemi kembali


membuatnya membalas pelukan itu “lupakan semua Maz, kita buka lembaran baru”Tyo mengatakan itu dan berbuah kecupan singkat Erik menariknya masuk ke dalam mobil barunya


“Mobil siapa ini, maz ? warna merah pula”Tyo berbinar melihat mata sang istri berbinar segara


memeluk tubuh sintal dan mengatakan “punyamu saying”, “benarkah maz ?” “ iya milikmu, semuanya milikmu tanpa terkecuali”Jawaban Erik “aku hanya mau hatimu maz, bukan yang lain”Tyo membubuhi pertemuan itu makin menarik dan membuat hati Tyo berdebar penuh bunga asmara


"sudah kamu miliki sayang dan selebihnya bonus”Timpal Erik


“Hemmm” dengan penuh cinta Tyo mengatakan “kalau gitu bonusnya buat maz onproses ya” “ maksudnya” pertanyaan Erik “ada deh, ayo maz jadi pulangkan ?"Tyo


“Bisakah aku mencobanya,”Tyo”tentu saying, dengan senang hati aku juga belum faham jalan dimalang”Erik menanggapi “baiklah maz, duduk dengan tenang yaa dilarang mengganggu sopir,”Tyo memberikan solusi


dan sedikit negosiasi “iya, cman ndak janji” Erik dengan rindu yang tak terbendung lagi “bahaya maz, sebaiknya dirmah saja nanti asalkan maz bisa tidur, rumahku kecil jelek liat saja nanti”Tyo menjelaskan meski belum tahu


sebenarnya.


baru sampai pelataran rumah tapi banyak yang berubah, banyak bunga anggrek, juga bunga mawar yang baru di tanam pastinya


kemarin belum sebanyak ini


“Maz, apa yang maz lakukan ? “Pertanyaan Tyo “membuat mertuaku senang, tidak ada perubahan sayang kecuali kamar kita”Jelas Erik “maksudnya, maksudnya maz ?”Tyo sedikit ragu “sedikit perubahan sayang biar saat tempur aman”Erik dengan kejailannya.


Dengan segera masuk melihat beberapa sentuhan


menawan dan melihat kamar begitu tabjub dengan warna kesayangan, kecil tapi nyaman, itu yang bisa digambarkan ekspresi istrinya

__ADS_1


Erik lebih bahagia dan senang melihatnya


Masih asik dengan perubahan itu, Tyo menyatakan “maz kalau mau mandi,” terjawab “mandinya sudah tau saying, kemarin sampai malang langsung kemari” Tyo hanya “hemm serta menanyakan “maz


mau makan apa ?”


“apa saja saying”Erik menjawabnya


Segera kebelakang Tyo mencari seseorang “kenapa nduk ?” bulek “bulek masak apa ?”Tyo mencari informasi


makanan “bikin oseng pepaya


muda sama mendol, ikan asin, kenapa ?”Bulek


menyebutkan secara rinci “Suamiku laper kasihan”timpal Tyo “loch nak Erik dating, mana ?Bulek dengan semangat empat lima, eh ini orang kenapa heboh bukanya aku yang ponakannya baru


pulang kenapa heboh kedepangumam Tyo Kesal


“Lee dimasakan apa ?”bulek dan menciutkan suara melihat sang ponakan


baru sedang tertidur dalam kamar “Nduk suamimu capek, sampai ketiduran” bulek “boleh minta tolong, boleh ambilkan mas makan, kalau telat makan bisa sakit ntar”Tyo meminta sesuatu “iya iya buklek ambilkan” “makasih”


Tyo menimpali dengan menatap


suaminya gemas dan sangat merindukannya dengan berlahan mencium bibir manis itu


berulang maz makan dulu dengan cemas menempelkan tangan dibeberapa tempat

__ADS_1


LIKE N COMEN SERTA TINGGAL JEJAK


ayooo Erik kenapa ?


__ADS_2