
Gebrakan itu
membuatku melongo
Bruak!!!!!!!!
Aku mulai ngeri, dan ada sosok berlari
Menghampiri wanita itu dan tidak beranu memantap suamiku sontak itu terlihat memutih
seperti tak ada aliran darah
Dengan terbata mengatakan ma maaf pak, menunduk
Cewek kepedean itu mengatakan babe kenapa sih minta maaf ?
Tamparan keras akan di dapatkan aku tidak ihklas tangan itu menyentuhmu
Memeluk berjinjit mencium bibir merah itu
Aku mohon hentikan maz melekatkan pelukanku
Membuat tangan yang sudah siap menganyum memelukku
Henghela nafas dalam tanda ketidak puasan, menarikku berlalu dan mengatakan tom, lakukan
dan bawakan makananku ke mobil
Baik tuanmuda
Apapun rasa itu aku tak perduli, membiarkan tubuhku masuk dan menutup mobil berjalan
memutar sedikit ke depan pintu masuk menunggu sarapan
Aku melihatnya tanpa baju tumbuh rasa inginku ???
Maz bawa ganti ? Nanti saja masih beraura emosi
Pakai ini ? Ku mencoba menggoda melepas bajuku sorotan mata itu aku meleleh...........
Tangan itu meraih yang dibelakang sedangkan aku h2c memejamkan mata
Memegang daguku kenapa sayang ? Maluku di indonesia
Bodoh amat ku benamkan mukaku ke tubuh semi telanjang itu dan mengatakan lagi pingin
__ADS_1
bang.... Mengoda kembali
Dan ketukan ini tuanmuda
Mengambilnya dan berlalu
Ingin mengatakan tapi takut
Sayang kuliahnya besok saja, kita bersenang senang
Tawaku riang, melihatnya tenang
Malaju dengan kecepatan sedang menuju hamparan luas memanjakan mataku meski lumayan
perjalan kami tanpa kata hanya saling pandang dan senyuman
Maz suka pantai ? Heem ...
Gimana dengn gunung ? Tatapan itu
Aku melanjutkan aku suka pendakian cuman tak pernah kesampaian
Nanti sama aku ucapan itu menghanyutkan
Membaut candu berbalut keinginan
Yups....
Segera aku duduk melihat indah pemandangan itu mengingatkanku sosok dalam
hatiku memaksa melintasi kenyataan ini
Maz aku
belikan kaos itu mau ? Saat lamunanku dipaksa berhenti ada tubuh seksi ini
.............. Yakin aku normal, parfum mahal entah apa karna aroma itu tak
biasa hampir tidak pernah tercium hidungku
Kenapa ?Malu
Helaan nafasku menjadi pilihan
Gak rela itu dilihatin noh cewek cewek dak sekalian gabung saja, menindihku dengan
__ADS_1
mengatakan bukan pilihan, aku lagi menikmati kenyataan sedikit sentuhan
menggelitikku tawa kami mengembang
Seakan lupa lamunanku menikmati semua canda tawa kami, aku sadar kepalaku sedikit pusing
cuman aku tak mau membuatnya bingung
Kenapa sayang ? Laper
Beranjak mengambil bubur kami mau makan ini ?
Heem.... Menikmati meski dingin tetap enak meski membuatku senyum melihat aksi serobot
bibir orang meski itu suamiku
Perasaan itu mulai bergelanjut masuk di celah celah hatiku yang kian membeku, tak ada kabar
membuatku ngilu seberapa artinya aku buatmu pertanyaan untuk sosok itu
Bagaimana aku mengatakan jika suamiku meminta lebih dari pelukan ? Entahlah
Beranjak dari posisi duduk keberdiri menyentuh air sesaat nampak menari nari
menghampiriku
Tangan itu begitu lihai membuatku lemas dengan banyak alasanan salah satunya tak banyak
orang tahu perasaanku saat ini
Nanti kita ke kampus ya lewat saja jelasnya kan kasihan tuh mahasiswa baru belum tahu
dimana kampusnya
Meski mukaku dari senyum kembali cemberut tetaplah itu membuatku bahagia itu inginku
Ayo sayang cukupkan membuat perubahan dan sedikit tenang
Melihat ekspresinya aku tenang
Perut dan tubuh itu milikku membiarkanya lebih duluan dan meminta tanpa syarat mas bisa
liat ke sana laut lepas hemmm jawaban itu menatap jauh
Dari belakang aku ucapkan pinjam sebentar ya maz jangan bergerak pelukkanku mendarat
__ADS_1
di punggung mirip penyelam perut sperti di iklan iklan dan sengaja membuat
kerumunan itu menganga merasa iri yang mendalam