
Anak jaman sekarang makan masih minta orang tua saja bilang papa papi ngajak nikah anak orang emang nikah gratis ! mungkin kata kata itu buat orang yang nyerobot kursi kami ndak ngaruh
lain dengan erik sudah merah padam mukanya apa yang harus kulakukan memutar otakku dengan cepat, dan memilih duduk di dekatnya bertukar tempat dengan wanda dan memegang tangan erik lebih dekat tanpa jarak meja lagi dan kembali mengatakan mengalihkan emosi itu boleh aku meminta sesuatu ? Erik "anggukan masih dengan wajah menahan emosi jangan perdulikan apa kata orang toh kita makan tidak ngutang mereka, lagian bisakan membedakan mana yang mampu beneran sama yang baru mampu biasa saja okey upaya menenangkan senyum itu masih menyimpan emosi yuk makan dulu..... Sembari memberikannya lagi sesuap nasi terakhir
dan memilih pergi
buk kami sudah jadi berapa? Dan erik mengeluarkan dompetnya memberikan padaku dan memilih pergi mendahului kami mencoba mengartikan membuka menarik lembaran sempat melihat banyak kartu berjajar kembaliannya buat ibu saja
makasih ya buk segera kami sedikit berlari mencari sosok erik, dan memasukkan dompet ke kantong celanaku beberapa menit sudah sampai di parkiran mobil kami
yang benar saja sudah ada pemandangan adu jotos erik juga beberapa orang berperawakan kekar itu tak ada yang membuat erik terluka cuman sedikit kerepotan kami yang mematung mendengar masuk mobil dan kunci perintah erik masih dengan gerakannya
Anggukanku untuk ku lakukan ke wanda bukan aku, dengan perasaan yang sama gambaran masa lalu dan semua berpesta di benakku membuatku masuk dalam mobil mengikuti wanda yang lebih dulu aku tertunduk
aku berucap aku tak mau aku harus melawan cerita masa laluku, tubuhku seakan ada tegangan yang menjalar membuatku tergoyang seperti orang menggigil
wandapun kebingungan tyo tyo sadar sayang sadarlah ayo lawan cerita masalalumu yakin kamu bisa !
dewi sudah baik baik saja kamu juga harus seperti itu sedikit memekakkan telingaku suara wanda aku seakan mendapat kekuatan dan melihatnya
__ADS_1
iya sayang aku tahu semua peristiwa itu menghantuimu karnanya lakukan sesutu kasihan erik sembari menangis spontan mataku melihat keluar dan masih sedikit rasa yang tertinggal aku mengatakan kunci mobil ini dan hubungi teman erik yang kamu kenal mengerti !!
berusaha kuat dan keluar dengan keringat berlimpah di pelipis djuga tubuhku sejenak melihat dan mengatakan aku membantumu karena ingin menghapus memoriku pandanganku terhadang lelaki pengambil kursi dan bisa kupastikan dia biang keladinya hemmm gumamku ayo main main sebentar sama papi ulahnya lelaki sok itu
senyumku kembali kamu ingin bermain denganku ? artinya kamu mebangunkan singa kelaparan dalam tidur tangan itu memegang daguku kuambil untuk ku sentuh dengan tendanganku membuat tersungkur dan aku berlari memberikan kakiku yang lumayan panjang ke salah seorang bertubuh kekar untuk bersama erik dalam lingkaran
Erik melihatku hanya diam entah apa dibenaknya kami saling memberikan isyarat memecahnya agar lebih leluasa dan benar kami bisa meski kualahan dan syukurlah teman erik datang bukan main main beberapa mobil motor hingga kami benar benar menang telak mereka yang mulai sempoyongan berfikir lebih dari 100x untuk melanjutkan
aku menang dengan tindakanku tapi tidak dengan tubuhku beberapa menit tubuhku kembali terhuyung
Erik melihatnya dan segera mendekapku posisi yang sangat ideal mendekapku sayang kamu baik baik saja kan ? telp omku sekarang memapahku ke mobil yang sudah terbuka entah akupun tak lagi sadar
saat ku buka mataku kembali terdampar di ruanganku lagi sayang kamu baik baik sajakan ? Erik dengan kekawatiran sesikit lebab di bibir
hay..... Masih dengan lemas aku memegang erik kenapa? Sudahlah aku baik baik saja
wanda menjadi saksi peristiwa itu sesaat memanggil perawat melihatku sadar saat kembali terjadilah aksi pelukan itu
dokter itu datang dan mengatakan sudah semua sudah terlewati menepuk pundak erik......
__ADS_1
Om lakukan yang terbaik aku lebih ihklas melihatnya bahagia dengan yang lain daripada sakit tatapan itu membuka lukaku sedikit terobati
tiba tiba aku dengan keusilanku mengatakan om kasih obat tetap sakit atau biarkan saja aku sakit biar liat ponakan om terus....
Jangan!!! Jangan macam macam lakukan itu om ku bakar rumah sakitmu
dokter itu hanya tertawa melihat ulah kami
sembuhlah dan belajarlah mencintaiku erik memintaku dengan memegang tanganku
anggukanku sedikit ragu karena aku harus tahu batasanku juga posisiku janda dalam proses entah apa yang erik tangkap dari anggukanku sampai begitu pasti memelukku erat dengan terima kasih selebihnya biarkanku yang melakukan untukmu untuk kita
Sudah ya.... Aku susah nafas sakit tanganku
maaf maaf pinta erik om masih disini ngapain ? Tingkah erik membingungkan memeriksa keponakan baruku jawab omnya erik
Om!! Jangan mulai timpal erik
sudah jangan marah ku pastikan semua pasien di rumah sakit ini baik baik saja apalagi keponakanku sendiri
__ADS_1
Om lakukan tugasmu segera!! Erik memyala hanya senyuman dokter mendekatiki melakukan sederetan pemeriksaan terhadapku
boleh infusnya dilepas..... Tanyaku besok bisa pulang infusnya setelah injek satu obat terakhir nanti ya.... Dokter itupun berlalu suster seakan mendapat isyarat memberikan tindakan dan aku memilih diam menikmati sakitnya obat itu masuk sampai air mataku menetes baru erik melihatku dan memelukku erat sayang..... Ini yang terakhir akupun hanya diam terpaku menikmati sakit itu membentur kenyataan akan pahitnya pernikahanku aku pingin pulang tapi apa bisa saat kondisiku juga pernikahanku tuhan kuatkanku lamunanku buyar saat sentuhan lembut itu menyentuh ujung rambutku dengan sayang....... Ada apa?