Cinta Pertama Mafia 1

Cinta Pertama Mafia 1
Draft


__ADS_3

Brigitha mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang dan tujuannya ingin pergi ke rumah temannya. Namun di pertengahan jalan yang sepi tiba-tiba mobil Brigitha di hadang oleh segerombolan pria berwajah sangar.


Tanpa mengenal rasa takut Brigitha menghentikan mobilnya kemudian membuka pintu mobil dan turun dari mobil sambil mengambil pemukul bisbol yang selalu disimpannya di dalam mobil untuk berjaga-jaga seperti saat ini.


"Woww ada gadis cantik, lumayan nih bisa buat teman tidur ku di ranjang agar tubuhku jadi hangat." ucap salah satu pria tersebut.


"Betul katamu dan sepertinya gadis ini anak orang kaya pasti duitnya sangat banyak." ucap salah satu pria lainnya.


"Ayo kita tangkap gadis ini, biar lebih cepat kita gunakan secara bergantian." Sambung pria lainnya.


"Ayo." Jawab mereka bersamaan.


Para pria tersebut ingin memegang tangan Brigitha tapi dengan sigap Brigitha menarik tangan salah satu pria tersebut kemudian menekuknya.


"Akhhhhhhhh.." Teriak pria tersebut.


Bruk


Pria itu pun berteriak kesakitan sedangkan Brigitha dengan sengaja mendorong pria tersebut ke arah jalan raya membuat pria tersebut terjatuh.

__ADS_1


Melihat Brigitha bisa bela diri merekapun mengeroyoknya. Brigitha berusaha menghindar dan menyerang dengan menggunakan pemukul bisbol karena sudah mulai terdesak Brigitha ingin menekan tanda bahaya di jam tangan miliknya tapi niatnya terhenti karena ada dua mobil berhenti tepat di depan mereka.


Mereka keluar dari mobil kemudian keluarlah seorang pemuda tampan dan beberapa orang berjalan dengan langkah cepat ke arah Brigitha.


Pemuda tampan tersebut dengan di bantu oleh beberapa pria lainnya menyerang para penjahat dan tidak membutuhkan waktu lama akhirnya para penjahat kalah dengan telak.


"Terima kasih tuan, sepertinya kita pernah bertemu?" tanya Brigitha tersenyum.


"Tepat sekali. Pertama waktu di restoran beberapa hari yang lalu bersama keluarga mu di mana Kamu merawat wajah ku yang terluka dan yang ke dua ketika di restoran Kamu menolongku. Sudah dua kali Kamu menolongku dan kini Aku baru bisa membalasnya sekali berarti kurang sekali lagi. Oh ya bagaimana punggungmu?" tanya pemuda tersebut yang tidak lain adalah Alvonso dengan wajah kuatir.


"Sesama manusia harus saling tolong menolong jadi jangan pernah berpikir untuk membalas kebaikan seseorang. Mengenai punggungku sudah baik dan tidak perlu dikhawatirkan." Jawab Brigitha.


"Oh ya, maaf nama Tuan siapa? Maaf waktu itu kita belum sempat berkenalan, nama Saya Brigitha." Sambung Brigitha memperkenalkan dirinya sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya.


"Bagaimana kalau Kak Alvaro? karena tidak sopan kalau panggil nama doank." Ucap Brigitha.


"Oke." Jawab Alvaro singkat sambil tersenyum bahagia karena bisa bertemu kembali dengan gadis yang disukainya.


"Baik Kak, sekali lagi terima kasih atas pertolongannya." ucap Brigitha tersenyum sambil berjalan menuju ke arah mobilnya.

__ADS_1


"Ok. bye." ucap Alvaro tersenyum karena bertemu kembali dengan Brigitha.


Baru saja Brigitha membuka pintu mobil tanpa sengaja Brigitha melihat sinar merah dari rimbunan pepohonan. Hal itu membuat Brigitha mengalahkan pandangannya ke mana arah sinar merah tersebut dan ternyata ke arah Alvaro.


"Kak Alvaro, awas?" teriak Brigitha.


Grep


Deg


Deg


Brigitha berlari ke arah Alvaro dan langsung memeluk tubuh kekar Alvaro sambil berteriak. Tubuh Alvaro langsung membatu dan jantungnya berdetak kencang ketika tubuhnya di peluk kembali oleh Brigitha untuk ke dua kalinya, tanpa menyadari kalau ada bahaya yang datang.


Jleb


"Akhhhhhhhh..." Teriak Brigitha.


Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

__ADS_1


Sambil menunggu Up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :



__ADS_2