Cinta Pertama Mafia 1

Cinta Pertama Mafia 1
Aku tidak akan memaafkan Mereka


__ADS_3

Brigitha yang tidak ingin terjadi sesuatu dengan ke tiga kakak kembarnya membuat Brigitha juga ikut keluar dari mobil karena jika menunggu bantuan pasti lama apalagi dengan dirinya membantu ke tiga kakaknya bisa mengulur waktu terlebih musuhnya sangat banyak.


bugh bugh


bugh bugh


bugh bugh


bugh bugh


Pukulan demi pukulan dilayangkan oleh mereka berempat. Terkadang mereka berempat menghindar dan kembali menyerang musuh mereka.


Karena mereka semua ahli dalam bela diri membuat mereka berempat hampir terdesak, Brian beberapa kali terkena pukulan dan mengeluarkan darah segar dari mulutnya membuat Brigitha tidak tega.


Ketika ada yang menyerang kakaknya kembali membuat Brigitha langsung memeluk kakaknya yang bernama Brian agar kakaknya tidak bertambah parah lukanya.


bugh


"Akhhhhhhhh...." Teriak Brigitha kesakitan.

__ADS_1


Brigitha langsung tidak sadarkan diri dan menimpa tubuh Brian dan Brian dengan refleks membalikkan badannya dan memeluk tubuh Brigitha agar tidak terjatuh kemudian mengangkatnya dengan menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.


Bruno yang melihat ke dua adiknya terluka membuatnya marah dan menyerang secara bertubi - tubi. Begitu pula Benekditus yang melihat Kakak kesayangannya yang bernama Brian terluka di tambah Adik kesayangannya yang bernama Brigitha tidak sadarkan diri membuat Benekditus menyerang para penjahat secara bertubi - tubi.


Brian berjalan dengan perlahan sambil menahan rasa sakit menuju mobil. Baru berapa langkah berjalan, salah seorang penjahat diam-diam mengikuti langkah Brian untuk menyerangnya.


Duak


"Akhhhhhhhhhhhhhh..." Teriak pria itu tiba-tiba.


Bruk


Brian yanh mendengar suara teriakan kesakitan eniay Brian membalikkan badannya dan melihat wanita yang sangat disayangi.


" Mommy" panggil Brian dengan nada lirih.


Wanita itu ternyata Mommy Felicia, ketika mommy Felicia datang dan melihat Brian dalam bahaya langsung berlari dan melakukan tendangan telak sedangkan suaminya Daddy Alvaro membantu anaknya yang bernama Bruno dan Benediktus.


Mommy Felicia hanya tersenyum dan langsung mengambil alih gendongan Brian karena Brian sedang terluka.

__ADS_1


Mommy Felicia menggendong Brigitha hingga di depan mobil Brian membuka pintu belakang mobil.


"Kamu masuklah ke dalam mobil biar Mommy yang menyetir mobil." Ucap Mommy Felicia.


"Baik Mom." Jawab Brian.


Brian masuk ke dalam mobil kemudian Mommy Felicia masuk ke dalam dan meletakkan perlahan tubuh Brigitha yang masih tidak sadarkan diri.


Setelah selesai Mommy Felicia keluar dari mobil dan meminta Brian agar di dalam mobil karena mommy Felicia ingin membantu Daddy Alvaro, Bruno dan Benediktus.


Baru saja berapa langkah ingin membantu tampak datang Roberto dan dokter Fransiska beserta dokter Jimmy dan Feodora juga beberapa anak buah mafia milik Daddy Alvaro. Mereka semua membantu Daddy Alvaro, Bruno dan Benekditus.


Karena bantuan di rasa cukup Mommy Felicia mengendarai mobil menuju rumah sakit milik suaminya sedangkan Brian berada di belakang pengemudi, pahanya dipakai sebagai bantalan adiknya Brian. Brian mengirim sms ke Daddy Alvaro kalau mereka pergi ke rumah sakit.


Para penjahat yang menyerang mereka mulai terdesak, mereka mengeluarkan gas berasap dan pergi meninggalkan tempat kejadian tersebut. Ketika Asap mulai hilang bersamaan para penjahat tersebut juga ikut menghilang.


Akhirnya mereka semua memutuskan pergi ke rumah sakit untuk melihat kondisi Brian dan Brigitha berdasarkan info pesan dari Brian ke Daddy Alvaro.


"Aku tidak akan memaafkan Mereka yang telah berani mengusik keluargaku." Ucap Daddy Alvaro sambil menahan amarahnya.

__ADS_1


__ADS_2