CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI

CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI
episode 101


__ADS_3

Yao Yao pingsan setelah menyaksikan Xie Han mati. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit. Saat akhirnya dia membuka mata, dia melihat Jin Yan.


Yao Yao langsung memeluknya dengan penuh haru. Jin Yan meminta maaf dan menyalahkan dirinya sendiri sebagai penyebab semua masalah ini.


Jin Yan lalu ikut berbaring di ranjang sambil memeluk Yao Yao. Yao Yao bertanya apakah Jin Yan tidak pergi (menemui FBI)?


Jin Yan berkata tidak, pekerjaannya sudah selesai "Orang yang perlu kuselamatkan, telah kuselamatkan."


Zi Yu juga kembali dirawat di rumah sakit dan Yan Mao lah yang menjaganya. Saat Zi Yu terbangun, dia mendapati Yan Mao tertidur di kursi. Zi Yu dengan manisnya menyelimuti Yan Mao.


Zi Yu lalu pergi ke kamarnya Yao Yao dengan membawa kursi roda. Yao Yao bingung dia mau dibawa kemana.

__ADS_1


Jin Yan dan Zi Yu membawa Yao Yao ke sebuah kamar rawat... wah, kukira dia ga selamat! Xun Ran ternyata masih hidup tapi dalam keadaan koma. Yao Yao langsung menangis bahagia melihatnya.


Jin Yan dan Zi Yu lalu keluar dan meninggalkan Yao Yao berduaan dengan Xun Ran. Zi Yu heran kenapa Jin Yan masih saja murung padahal Yao Yao sudah selamat.


Jin Yan mengaku kalau dia sebenarnya masih belum bisa tenang. Semua yang terjadi seperti sebuah jigsaw besar yang sangat rumit dan banyak kepingan gambar.


Walaupun sepertinya semua kepingan gambar sudah disatukan, tapi rasanya ada beberapa kepingan gambar yang tidak ditempatkan dengan benar.


Di markas FBI, Mr. Evans mendatangi Susan dan memberitahunya bahwa file tentang Allen menghilang. Sementara itu di tempat lain, seorang pria bertopeng dan bersenjata, masuk ke rumah Evan (Evan pensiunan FBI)


Curiga, Susan langsung mengeluarkan pistolnya. Perlahan-lahan dia berjalan masuk sambil berusaha memanggil-manggil Evan... tapi malah mendapati Evan tersungkur di lantai, mati.

__ADS_1


Zi Yu dan asistennya sedang meneliti file data dirinya Xie Han (data diri yang akhirnya berhasil mereka dapatkan setelah mereka mendapatkan sidik jari Xie Han).


Setelah beberapa lama, si asisten langsung menyingkirkan laptopnya dan memberitahu Zi Yu bahwa berdasarkan penyelidikannya, dia mendapati kalau data diri Xie Han yang mereka temukan itu palsu. (Hah?). Hal ini diketahuinya tanggal pembuatan file yang semuanya bertanggal sama.


Perkataannya itu mengingatkan Zi Yu bahwa Xie Han menghilang sekitar tahun 2006 yang sekaligus tahun pertama Tommy menjalankan kejahatannya.


Baru saat itulah Zi Yu mulai menyadari kebodohannya. Tapi yang tidak dia mengerti, kenapa musti memalsukan nama jadi Xie Han.


"Mungkin... jika identitas palsu ini tidak pernah ada, apa yang akan kau temukan dari sidik jari itu?" tanya si asisten.


Zi Yu tiba-tiba teringat bahwa identitas yang pertama kali dia temukan dulu sebenarnya atas nama Mei Jun Yuan, tapi waktu itu data komputernya menunjukkan kalau passport-nya Mei Jun Yuan palsu.

__ADS_1


Sementara di rumah sakit, Dr. Barnes tampak bertingkah aneh. Setelah memastikan rumah sakit lagi sepi, dia masuk ke salah satu ruangan lalu mencopy sebuah data kedalam USB.


Mr. Evans berpikir kalau Jin Yan lah yang membunuh Evan dan karenanya Jin Yan harus diinterogasi. Susan yang masih mempercayai Jin Yan, langsung angkat bicara membelanya dan berkata kalau semua ini (mulai dari hilangnya file tentang Jin Yan sampai pembunuhan Evan) adalah cara yang dilakukan seseorang untuk menghapus semua bukti bahwa Jin Yan tidak bersalah.


__ADS_2