
Pei Ze berkata kalau dia melakukannya kadang-kadang tapi dia tidak menulis kaligrafi dengan baik.
Tiba-tiba mereka mendengar Xue Qing dan selingkuhannya pamit pergi. Yao Yao pun langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk pamit pergi juga.
Pei Ze berkata kalau dia ingin mengantarkan Yao Yao dan menyuruhnya untuk menunggu sebentar karena dia mau ambil kunci mobilnya.
Saat tengah menunggu Pei Ze di ruang tamu, lampu tiba-tiba mati. Yao Yao mengira listrik mati tapi Jin Yan memberitahunya kalau Pei Ze sendiri yang sengaja mematikan lampunya.
Tapi bukannya menyuruh Yao Yao langsung keluar, Jin Yan malah menyuruh Yao Yao untuk menunggu dan melihat apa yang ingin Pei Ze lakukan.
Pei Ze muncul dari kamarnya tak lama kemudian sambil mendorong sebuah meja dorong dan memberitahu Yao Yao bahwa sebentar lagi Yao Yao akan tahu siapa dia yang sebenarnya.
Jelas saja Yao Yao jadi semakin ketakutan mendengarnya. Pei Ze lalu mendekati Yao Yao sambil mengaku kalau semua yang terjadi hari ini sudah dia rencanakan dengan tujuan agar Yao Yao tidak bisa pergi dari sini.
__ADS_1
Yao Yao langsung mundur tapi dia malah kesandung dan terjatuh dan Pei Ze dengan sengaja menjatuhkan dirinya sendiri di atas Yao Yao.Yao Yao jadi makin panik dan ketakutan.
Dia menyuruh Pei Ze bangkit tapi Pei Ze tidak mau, malah menuntut Yao Yao untuk menci~mnya dulu baru dia akan berdiri. Panik, Yao Yao langsung meneriakkan kata 'lagi hujan'.
Mendengar itu, Zi Yu langsung berpaling ke Jin Yan tapi dia kaget karena Jin Yan sudah tidak ada di mobil karena dia sudah lebih dulu meluncur menyelamatkan Yao Yao.
Bahkan Andy pun langsung mencela lambatnya reaksi Zi Yu. Zi Yu langsung lari ke apartemennya Pei Ze tapi sesampainya disana, dia mendapati Pei Ze sudah pingsan dengan sebuah suntikan di lehernya.
Zi Yu langsung masuk kamar mandi mengecek kantong plastik di tangki air sementara Jin Yan membuka kain penutup meja dorong dan mendapati... kue ultah. Hah? Jin Yan dan Yao Yao sama-sama bingung.
"Hari ini kau ultah?" tanya Jin Yan.
"Sepertinya begitu" Yao Yao ragu.
__ADS_1
"Kau tidak tahu ultahmu sendiri? dasar wanita bodoh."
Jadi semua yang Pei Ze rencanakan untuk Yao Yao adalah untuk merayakan ultahnya Yao Yao. Zi Yu langsung cemas karena mereka sudah merusak acara kejutan yang Pei Ze siapkan untuk Yao Yao.
Zi Yu lalu memberitahu mereka kalau yang dia temukan di tangki air bukan narkoba tapi uang. Ngapain uang disimpan di tangki air? Zi Yu menduga mungkin itu uang hasil penjualan narkoba.
Dia menyarankan sebaiknya mereka menyerahkan uang ini ke polisi tapi Jin Yan menolak ide itu karena mereka tidak punya bukti.
Jin Yan memutuskan sebaiknya mereka pergi saja tapi dia menyuruh Yao Yao untuk tetap tinggal sampai Pei Ze sadar.
Jin Yan memberi Yao Yao sebuah alat kejut listrik jadi kalau Pei Ze tanya kenapa dia pingsan, Yao Yao bilang saja kalau dia menyetrum Pei Ze.
Tak lama setelah Jin Yan dan Zi Yu keluar, Pei Ze terbangun dan langsung bingung dia kenapa. Sesuai saran Jin Yan, Yao Yao memberitahu Pei Ze kalau dia menyetrumnya.
__ADS_1