
Tapi sayang, Yao Yao langsung menolak tawarannya karena dia sudah menandatangani kontrak dengan perusahaan lain dan sebentar lagi dia akan menjalani training.
Jin Yan dengan santainya menyuruh Yao Yao untuk membatalkan kontraknya dengan perusahaan itu, dia bahkan bersedia membayari denda pembatalan kontrak.
Tapi Yao Yao tetap bersikeras menolaknya, dia tidak mau memutuskan kontrak itu karena pekerjaan itu adalah pekerjaan pertamanya jadi dia tidak mau kehilangan kredibilitasnya. (Aku kasihan lihat Jin Yan, dia kayaknya kecewa banget)
Di rumah, Jian Xuan mengomentari betapa kurusnya Jin Yan dan pekerjaannya yang bisa dibilang berbahaya. Mungkin dia kurus karena dia pengguna obat-obatan terlarang. Wajahnya sangat tampan tapi kayak playboy. Karena itulah Jian Xuan sangat setuju dengan keputusan Yao Yao yang menolak tawaran Jin Yan.
Tapi Yao Yao tidak sependapat dengannya. Walaupun Jin Yan itu agak aneh tapi dia bisa merasakan kebaikan Jin Yan yang telah menyelamatkan nyawa seorang anak.
Jian Xuan langsung tersenyum geli mendengarnya, kenapa Yao Yao tidak mengaku saja kalau dia sebenarnya lebih menyukai kehidupan penuh tantangan bersama Jin Yan daripada hidup yang terlalu biasa dan normal seperti yang dia jalani sekarang ini.
Xun Ran pulang kerja bersama ayahnya yang menyarankan agar mereka mengunjungi rumah keluarga Yao Yao saat mereka libur nanti.
__ADS_1
Pak kepala polisi juga menasehati Xun Ran untuk bertindak secepat mungkin mengejar Yao Yao karena kalau tidak maka Yao Yao pasti akan direbut orang lain.
Xun Ran berusaha menyangkal perasaannya pada Yao Yao tapi pak kepala polisi tidak percaya, dia tidak mengerti kenapa Xun Ran ragu.
"Yao Yao tidak menyukaiku" keluh Xun Ran sedih. Xun Ran mengaku kalau dia memang punya perasaan lebih dari sekedar teman baik pada Yao Yao tapi dia tidak mau membuat hubungan mereka jadi rumit.
Zi Yu menertawai Jin Yan gara-gara ditolak mentah-mentah sama Yao Yao tapi Jin Yan seperti biasanya menanggapi segalanya dengan sok cool.
Tiba-tiba Zi Yu melihat pak penjual ikan datang bersama anaknya membawa sekotak ikan, mereka pasti datang untuk berterima kasih atas bantuan Jin Yan.
Zi Yu tidak percaya mendengarnya "Apa di otak jeniusmu itu, tidak ada sedikitpun ruang untuk mencoba memahami hubungan kasih sayang antar sesama manusia?"
"Aku sibuk, pergilah"
__ADS_1
Zi Yu menurutinya dan berlalu pergi sambil memberitahu Jin Yan kalau dia membeli beberapa kembang api (untuk merayakan tahun baru).
Xun Ran membantu Yao Yao berbenah rumah. Ibunya Yao Yao merasa mereka berdua sangat cocok satu sama lain tapi Jian Xuan tidak setuju dengan pendapat ibunya.
Yao Yao tiba-tiba ditelepon Jin Yan yang menyuruhnya untuk datang mengambil kembang api. Yao Yao tidak mau dan menyuruh Jin Yan memberikannya pada orang lain saja.
"Aku tidak punya orang lain"
"Kalau begitu gunakan saja sendiri"
"Maaf, tapi aku sama sekali tidak tertarik untuk menyalakan dan melihat sesuatu yang menyemburkan bahan-bahan kimia" (halah! palingan pengen ketemu Yao Yao lagi)
Yao Yao akhirnya menurutinya dan membawa Jian Xuan bersamanya. Sesampainya di sana, lagi-lagi ada orang misterius yang diam-diam memotret mereka.
__ADS_1
Setibanya di villanya Jin Yan, Yao Yao mendapati berkardus-kardus kembang api. Yao Yao bingung, bagaimana caranya membawa kembang api sebanyak ini? Dia ingin mengambil sedikit saja tapi Jin Yan dengan gaya sok cueknya berkata bahwa kalau Yao Yao tidak mau mengambil semuanya maka sebaiknya Yao Yao buang saja semuanya.