CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI

CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI
episode 1


__ADS_3

Di sebuah bangunan kosong dan gelap, tampak seorang pria yang kedua tangannya dirantai dan tubuhnya penuh luka dan darah.


Awalnya dia tampak tenang... tapi sesaat kemudian, tiba-tiba dia bangkit dengan penuh amarah lalu berkata entah pada siapa.


"Dengar! Aku sudah lelah memainkan permainan tak berarti ini. Membosankan! Kekanak-kanakan! Dia hanya ingin mengontrolku. F***, f***, f***"


Entah dia siapa dan apa maksudnya dan bahkan sebelum kita dapat jawabannya, kita sudah dialihkan ke adegan lain.


Di tengah-tengah sebuah kota, Jian Yao atau nama panggilannya Yao Yao tampak menyeret sebuah koper sebelum akhirnya sebuah mobil berhenti didepannya. Dia dijemput adiknya Jian Xuan, dan temannya yang berprofesi sebagai polisi, Li Xun Ran


Yao Yao berkata pada Xun Ran kalau dia tidak mau langsung pulang ke rumah karena ada tempat lain yang ingin ditujunya.

__ADS_1


Xun Ran mengantarkannya ke sebuah villa yang terlihat sangat mewah dan indah sekaligus terkesan sangat seram karena letaknya yang sangat terpencil di tengah-tengah gunung dan bahkan tidak ada villa atau rumah lain di sekitar villa mewah itu.


Ternyata Yao Yao mau ada wawancara di villa itu, wawancara jadi penerjemah. Memang Yao Yao sudah punya pekerjaan tapi ingin melakukan pekerjaan penerjemahan ini mumpung dia ada waktu sebelum pekerjaan utamanya dimulai dan lagi bayarannya lumayan sebagai penghasilan tambahan.


Anehnya, villa itu tampak sangat sepi dan tidak ada orangnya... tapi tiba-tiba Jian Xuan melihat sosok seseorang yang tengah mengintip mereka dari salah satu ruangan bertirai di lantai atas. Jian Xuan takut tapi Yao Yao malah tampak penasaran dengan orang yang sedang mengintip mereka itu.


Karena Jian Xuan memaksa untuk segera pergi, mereka akhirnya pergi. Jian Xuan heran apa mereka berdua tidak takut. Xun Ran memberitahu Jian Xuan kalau dia dan Yao Yao tidak pernah takut hantu bahkan sejak mereka kecil.


Dia berusaha sekuat tenaga melepaskan ikatan tangan dan kakinya tanpa hasil dan tiba-tiba terdengar suara derak pintu terbuka. Iiiih!!!


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨

__ADS_1


Sementara itu di rumah, Yao Yao dapat email pemberitahuan bahwa dia harus datang wawancara ke villa besok jam 1. Jian Xuan cemas karena dia masih yakin kalau villa itu berhantu. Dia bahkan dengar dari temannya yang katanya pernah melihat hantu di villa itu, hantu tengkorak pria.


Temannya bilang, si hantu tengkorak ini suka muncul di balkon bahkan di siang bolong sekalipun. Hantunya sangat pucat, kurus kering dan tidak punya mata dan hanya ada 2 lubang di tempat matanya seharusnya berada. Tapi Yao Yao sama sekali tidak mempercayainya dan bersikeras ingin pergi ke villa itu besok.


Setelah mengantarkan Yao Yao dan Jin Xuan pulang, Xun Ran kembali ke kantor polisi dimana dia sedang menangani kasus hilangnya 5 anak (Oh, mungkin anak yang dirantai itu???).


Xun Ran lalu menelepon Yao Yao untuk menanyakan kapan wawancaranya? Xun Ran sebenarnya ingin mengantarkan Yao Yao tapi begitu Yao Yao memberitahunya kalau wawancaranya besok, Xun Ran terpaksa tidak bisa menemaninya karena dia harus mengerjakan kasus anak hilang yang dia yakini diculik oleh organisasi perdagangan manusia. Xun Ran mengingatkannya untuk berhati-hati dan melaporkan segala kegiatannya besok padanya.


Keesokan harinya, Yao Yao pergi sendirian ke villa itu. Dan sesuai perintah Xun Ran, dia langsung meng-sms Xun Ran setibanya dia disana. Begitu Yao Yao mengetuk pintu, kunci pintunya langsung membuka otomatis tapi tidak ada seorangpun yang membukakan pintunya. Hmm... aneh.


Yao Yao akhirnya membuka pintu itu sendiri dan begitu dia sudah masuk, pintu itu langsung menutup kembali dan mengunci secara otomatis.

__ADS_1


"Halo, apa ada orang?"


__ADS_2