CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI

CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI
episode 27


__ADS_3

Yao Yao jadi cemas, apakah hubungan persaudaraan mereka ini nantinya tidak akan mengganggu penilaian Jin Yan dalam kasus ini? Tentu saja tidak, jawab Jin Yan yakin.


Jin Yan dan Yao Yao mulai berdebat lagi, mereka berdebat berdua seolah dunia milik mereka berdua sampai Zi Yu protes karena tidak dilibatkan dalam percakapan mereka.


Keesokan harinya, Jin Yan datang ke rumah Yao Yao lagi padahal Yao Yao baru bangun. Jin Yan memperhatikan baju tidur yang Yao Yao pakai dan langsung menghinanya lagi karena baju itu tidak cocok untuk Yao Yao.


Kesal, Yao Yao langsung mau nutup pintu tapi Jin Yan cepat menghentikannya lalu menyuruh Yao Yao untuk ganti baju dan mengajaknya keluar untuk shopping.


Jin Yan ingin membeli berbagai barang yang sama persis seperti barang-barang interior rumahnya Yao Yao seperti bantal kursi, selimut, beras dll.

__ADS_1


Yao Yao heran, bukankah kemarin Jin Yan bilang kalau dia tidak mengerti tentang kenapa Yao Yao memiliki barang-barang semcam itu di rumahnya.


Jin Yan mengoreksi kalau bukan cuma dia yang menginginkan barang-barang seperti yang ada di rumahnya Yao Yao, Zi Yu juga mau jadi hari ini mereka akan belanja 2 set tiap-tiap barang "Bukankah ini keputusan yang terbaik? Membeli dalam jumlah banyak bisa membuat pekerjaanmu jadi 3 kali lebih efisien"


"Bo Jin Yan, apa kau selalu memanfaatkan orang seperti ini?"


Jin Yan lalu menyerahkan kartu kreditnya dan menyuruh Yao Yao belanja sendiri sementara dia menunggu di parkiran. Yao Yao akhirnya keliling mal sendirian dan membeli berbagai barang pesanan Jin Yan, termasuk boneka kuda nil ukuran besar.


Saat salesgirl meninggalkan mereka berduaan, Jin Yan tiba-tiba mengatakan sesuatu yang mengejutkan Yao Yao "Jian Yao, tinggallah bersamaku"

__ADS_1


WHAT?!... Tapi yang Jin Yan maksud bukan tinggal bersama dalam artian romantis. Dia ingin Yao Yao tinggal bersamanya karena dengan begitu pekerjaan mereka akan lebih efisien dan produktif. Jelas saja Yao Yao langsung menolaknya "Maaf, aku tidak tertarik"


Saat mereka naik lift, mereka langsung terdiam canggung. Liftnya saat itu kosong tapi beberapa saat kemudian, mulai banyak orang yang masuk sampai mendesak mereka ke belakang.


Tanpa mempedulikan banyaknya orang si sekitar mereka, Jin Yan bertanya kenapa Yao Yao tidak tertarik tinggal bersamanya. Yao Yao berbisik dan menjawab kalau dia cuma tidak mau saja.


"Kau membuat keputusan yang salah" kata Jin Yan. Jelas saja semua orang di lift langsung ketawa geli dan Yao Yao cuma bisa tertunduk malu.


Keesokan harinya, mereka mulai menyelidiki kasus ini dengan terlebih dulu membaca pesan terakhir Wan Wei yang ditujukan pada ibunya.

__ADS_1


Yao Yao membacanya dengan tangis sedih sementara Jin Yan berkonsentrasi mendengarkan isi surat itu. Yao Yao bertanya-tanya apakah polisi menetapkan kasus ini sebagai kasus bunuh diri karena mereka pikir pesan bunuh diri itu terdengar sangat tulus.


"Emosi adalah hal yang paling sulit dinilai secara ilmiah. Kalau mereka menutup kasus ini hanya berdasarkan penilaian itu maka pembunuhan bisa disamarkan sebagai bunuh diri dengan sangat mudah. Si pembunuh cuma perlu menulis sebaris kalimat dan selesailah sudah"


__ADS_2