
Dalam suasana yang tengah kacau balau, Zi Yu mendapati recorder yang memainkan musik klasik di dekat kaki Xun Ran. Zi Yu nekat berlari untuk mengambil alat itu tepat saat salah seorang penjahat masuk dan langsung menembak punggungnya, Zi Yu langsung ambruk tapi dia masih punya kekuatan untuk mengambil alat itu dan mematikannya.
Xun Ran menembak si penjahat yang menembak Zi Yu tapi dia masih tampak linglung dan si suster terus menerus meneriakkan perintah pada Xun Ran agar Xun Ran membunuhnya.
Xun Ran mengarahkan pistolnya ke Yao Yao. Yao Yao menangis dan terus berusaha menyadarkan Xun Ran.
Xun Ran tampak mulai sadar. Mungkin karena dia merasa bersalah lalu tiba-tiba dia menembak bahunya sendiri. (seharusnya tembak aja si suster dan antek-anteknya)
Para penjahat berhasil melumpuhkan polisi yang satunya. Xun Ran pun tidak mampu melindungi Yao Yao. Si suster dan para anteknya menembaknya sampai dia ambruk dan Yao Yao berhasil diculik dengan mudah.
__ADS_1
Si suster dan si pejahat mau pergi tapi Xun Ran dengan sedikit kekuatan yang dimilikinya, berhasil menembak kaki si suster.
Si penjahat yang menggendong Yao Yao mengacuhkannya dan langsung pergi meninggalkannya. FBI baru datang setelah Yao Yao dibawa pergi dan satu-satunya yang berhasil mereka tangkap hanya si suster.
Tommy menyerahkan video rekaman penyiksaan Jin Yan pada Xie Han. Xie Han menontonnya dengan antusias sambil berkata bahwa rencana utamanya adalah membebaskan Allen karena Allen sama seperti dirinya.
Dia ingin membebaskan Allen agar Allen bisa merasakan perasaan hebat saat membunuh orang. Allen adalah partner in crime yang sempurna. Dan karenanya dia langsung menembak Tommy sampai mati.
Mereka berusaha menghiburnya dan meyakinkannya kalau semua ini terjadi bukan karena kesalahannya. Dokter yang mengoperasi Zi Yu memberitahu mereka bahwa operasinya berjalan lancar.
__ADS_1
Susan membawa Jin Yan menemui si suster yang diborgol di ruang rawatnya. Si suster menuntut haknya untuk dibela seorang pengacara tapi Jin Yan memberitahunya kalau pengacara tidak akan bisa membantunya karena dia adalah tersangka penyerangan, penculikan dan pembunuhan dan ada banyak sekali bukti yang memberatkannya.
Mereka menuntut si suster untuk memberitahu mereka tentang kemana Xie Han membawa Yao Yao. Tapi si suster masih bersikeras tidak mau memberitahu apapun dan terus berusaha membela dirinya.
Jin Yan mengingatkannya kalau dia akan tetap jadi tersangka utama kecuali jika mereka berhasil menangkap Xie Han dan karenanya sebaiknya si suster memberitahu mereka dimana Xie Han berada sekarang.
Si suster akhirnya menyerah tapi dia mengaku kalau dia tidak pernah bertemu Xie Han dan dia tidak tahu kemana dia membawa Yao Yao. Satu-satunya yang dia tahu hanyalah informasi tentang sebuah kabin yang berada di sebuah hutan dekat area lahan basah.
Menurut Jin Yan, si suster tidak berbohong. Susan bingung, mereka harus mulai menyelidiki dari mana mengingat ada banyak hutan di luar sana dan ada banyak kabin didalam hutan.
__ADS_1
Rekan kerjanya Susan tiba-tiba datang membawa informasi tentang sebuah telepon yang diduga dari si penjahat pada Xie Han tak lama setelah insiden penyerangan. Mereka berhasil melacak lokasi telepon itu dan bisa ditebak lokasinya di daerah lahan basah.