
"Baiklah" kata Yao Yao.
Tapi Jin Yan tidak dengar dan terus saja nyerocos "Kesempatan ini sangat langka, pertimbangkan baik-baik... kau bilang apa tadi?"
Yao Yao memperlihatkan surat yang menyatakan kalau dia diterima di kepolisian Cina "Terima kasih karena kau telah memberiku kesempatan baik. Di masa depan, tolong panggil aku opsir polisi Jian. Sebagai asistenmu, aku harus mengikuti gayamu. Sekarang, kau bisa memberitahu orang di belakang (Zi Yu) 'aku kan sudah bilang, dia pasti akan setuju'"
Zi Yu heran, dari mana Yao Yao tahu kalau Jin Yan pernah berkata seperti padanya? Yao Yao dengan pedenya berkata kalau bukan Jin Yan saja yang bisa menganalisa orang.
"Kau jadi semakin memahaminya"
"Jadi apa yang kukatakan waktu itu memang benar"
"Apa?"
__ADS_1
"Kau dan temanmu membicarakan tentangku"
Setibanya di apartemennya Jiang Hao, mereka menemukan sebuah kamar khusus yang seluruh dindingnya dipenuhi foto-fotonya Jin Yan dan semua orang yang dekat dengannya termasuk Yao Yao. Jin Yan lalu meminta Xun Ran untuk mengepak semua foto-foto itu.
Malam harinya, Yao Yao masih cemas, apa benar-benar sudah tidak ada orang yang menguntit Jin Yan sekarang. Jin Yan ragu tapi kemudian dia menenangkan Yao Yao dengan menjawab iya lalu meminta sekali lagi agar Yao Yao mau pindah tinggal bersamanya.
Tapi Yao Yao masih bersikeras menolaknya. Jin Yan tidak mengerti kenapa, bukankah sebagai asisten itu artinya Yao Yao harus selalu bersamanya 24 jam? Yao Yao bersikeras kalau dia butuh tempat sendiri dengan alasan siapa tahu suatu hari nanti dia punya pacar. Jin Yan cemburu dan langsung pergi.
Setelah Jin Yan keluar, Yao Yao melihat berbagai koleksi file milik Jin Yan sampai akhirnya dia menemukan sekotak informasi tentang kasus flower cannibal serial killer.
Selama dalam penangkapannya, Jin Yan banyak kehilangan darah dan menderita luka berat, termasuk beberapa organ dalamnya.
Saat dia akhirnya berhasil diselamatkan, dia dirawat di rumah sakit selama 4 hari dan 4 malam sebelum akhirnya dia selamat dari kondisi kritis.
__ADS_1
Setelah itu Jin Yan memberikan semua informasi yang dia ketahui selama dalam masa penyekapannya. Dan berkat informasi dari Jin Yan itulah, FBI berhasil menangkap Tommy dan menyelamatkan 27 orang korban lainnya tapi ada pula beberapa nyawa yang tidak berhasil diselamatkan.
Yao Yao menangis membaca semua file itu. Saat Jin Yan kembali, Yao Yao langsung menuntut Jin Yan untuk memperlihatkan semua bekas luka di tubuhnya.
"Tidak ada wanita yang pernah melihatnya."
"Aku asistenmu. Aku boleh melihatnya"
Jin Yan akhirnya membuka kemejanya dan Yao Yao langsung menangis begitu melihat semua bekas luka Jin Yan.
Yao Yao mengulurkan tangan ingin menyentuhnya tapi Jin Yan melarangnya dengan alasan rasanya geli.
Sementara itu, seorang wanita terlihat sendirian di tengah-tengah hutan. Dia sedang membaca sms saat tiba-tiba saja seseorang menggorok lehernya lalu membawa lari uang dan ponselnya.
__ADS_1
Keesokan harinya, Zi Yu datang membawakan sarapan untuk Yao Yao. Zi Yu sudah dengan dari Jin Yan tentang Yao Yao yang sudah membaca file kasus flower cannibal.