
Dilihat dari keangkuhannya, orang itu pastinya tidak akan turun tangan langsung untuk melakukan kejahatannya, jadi dia membuat Tommy melakukan semua pekerjaan kotornya. Atau dengan kata lain, orang inilah si flower cannibal no.1 dan Tommy hanyalah flower cannibal no.2.
Jin Yan yakin orang itu ingin balas dendam padanya karena dialah yang telah menjebloskan Tommy kedalam penjara. Jadi sekarang, yang harus Jin Yan lakukan adalah pergi ke Amerika untuk bicara dengan Tommy.
Yao Yao dapat kabar dari kepolisian bahwa mereka sudah menemukan jejak mobil mencurigakan yang meninggalkan pabrik saat ledakan terjadi. Di perkirakan mobil itu menuju Hong Kong.
Jin Yan yakin si pelaku pasti akan melakukan kejahatannya yang selanjutnya di Hong Kong, maka diapun langsung menyuruh Zi Yu untuk pergi ke Hong Kong dan memberitahu polisi disana untuk menggeledah villanya Yi Yang. Sementara Yao Yao akan ikut Jin Yan ke Amerika.
Sesampainya di Amerika, mereka langsung menuju penjara negara bagian Pelican Bay tempat Tommy dikurung. Jin Yan menginterogasi Tommy sementara Yao Yao menonton dari ruang sebelah lewat kaca 2 arah.
__ADS_1
Jin Yan menunjukkan foto-foto pembunuhan yang dilakukan si flower cannibal no.1 dan juga foto-foto pesan dari no.1 yang ditulis dengan angka-angka yang jika semua angka diformulasikan akan berbunyi 'Hi Simon'.
Tommy berkata kalau no.1 memang suka permainan angka dan dia melakukannya karena dia ingin membunuh Jin Yan demi balas dendam karena Jin Yan lah yang memasukkan Tommy kedalam penjara.
Tommy berkata kalau no.1 ini sama sepertinya, suka memburu mangsa yang paling kuat lalu menyiksa korbannya sangat lama sampai dia berhasil menangkap Jin Yan.
Saat Tommy melihat foto-foto korban no.1, ekspresi Tommy tampak tidak senang bahkan ia langsung menatap Jin Yan dengan kebencian. Semua reaksi emosionalnya itu menunjukkan kalau Tommy cemburu dan marah padanya... karena no.1 mengincar Jin Yan untuk menggantikan Tommy dan menjadikan Jin Yan sebagai partner baru.
Di Hong Kong, tim SWAT menggerebek ke villanya Yi Yang. Tapi anehnya, villa itu kosong. Akan tetapi di ruang bawah tanah, mereka menemukan beberapa koleksi miniatur (yang kita lihat si episode sebelumnya).
__ADS_1
Lalu tiba-tiba, sebuah video menyala dengan sendirinya. Dalam video itu tampak beberapa orang yang disiksa, tampak pula seorang pria yang dirantai di tempat gelap seperti Jin Yan dulu dan anjing yang menggonggong.
Begitu Jin Yan dan Yao Yao tiba di Hong Kong, mereka langsung ke markas kepolisian dimana pak polisi memperlihatkan beberapa miniatur yang mereka temukan di villanya Yi Yang. Didalam kotak miniatur pria kembar, ada sebuah tulisan yang berbunyi 'You will be with me'.
Walaupun no.1 adalah dalang yang telah memanipulasi berbagai kasus yang selama ini mereka tangani, akan tetapi Jin Yan meyakini bahwa orang-orang yang disiksa didalam video, diculik sendiri oleh si no.1.
Apa yang dia lakukan ini menunjukkan kalau no.1 sudah siap untuk mengkonfrontasi Jin Yan secara langsung.
Polisi lalu rapat untuk membahas para korban yang terlihat di video. Korban nomor 1 adalah seorang wanita usia 25 tahun yang bekerja di kantor real estate, korban kedua adalah seorang pria setengah baya yang merupakan pensiunan guru bahasa di sebuah SD.
__ADS_1