CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI

CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI
Episode 7


__ADS_3

Jelas saja para pria itu langsung lari tunggang langgang sambil teriak-teriak "Pembunuh! Pembunuh!"


Pak penjual ikan shock berat sampai dia tidak bisa bergerak karena dia yakin anaknya pasti sudah mati.


Xun Ran dan timnya tiba saat itu juga dan langsung masuk ke ruangan itu. Yao Yao memberitahunya bahwa dalam dokumen-dokumen yang dia terjemahkan, isinya kebanyakan memang tentang organ-organ manusia.


Tapi berbeda dengan orang lain yang menduga kalau Jin Yan itu pembunuh, Yao Yao sama sekali tidak curiga sedikitpun.


Dia justru yakin kalau Jin Yan mungkin sedang melakukan penelitian tubuh manusia dan semua organ ini pasti dia pinjam dari universitas atau rumah sakit.

__ADS_1


Xun Ran tidak yakin. Potongan-potongan tubuh manusia tidak seharusnya disimpan di rumah. Ditambah lagi kasus menghilangnya beberapa anak yang terjadi belakangan ini, terjadi di sekitar gunung ini. Yakin kalau Jin Yan patut dicurigai sebagai tersangka penculikan dan pembunuhan, Xun Ran ingin menginterogasi Jin Yan.


Yao Yao pun membantunya menelepon Jin Yan dan membujuknya keluar tapi Jin Yan bersikeras menolak dengan alasan sibuk lalu cepat-cepat mematikan teleponnya. Hmm... dia sebenarnya memang sedang sibuk mencari informasi tentang anak hilang.


Tak lama kemudian, pak kepala polisi datang dan langsung memberitahu Xun Ran untuk tidak mencurigai Jin Yan karena Jin Yan bukan tersangka. Pak kepala polisi ternyata pernah bertemu dengan Jin Yan, dia bahkan menyebut Jin Yan sebagai Prof. Bo.


Pak kepala polisi lalu memberitahu mereka bahwa Jin Yan adalah lulusan postdoctoral (S3) termuda di universitas Maryland. Setelah lulus, Jin Yan menolak undangan universitas Maryland yang menginginkannya untuk tetap tinggal jadi anggota fakultas. Jin Yan malah kembali ke Cina dan menjadi asisten profesor di fakultas psikologi kriminologi.


Yao Yao menolak karena dia yakin kalau dia minta tanda tangannya Jin Yan maka reaksi Jin Yan pasti begini... "Kalau aku memenuhi keinginan semua orang yang menginginkan tanda tanganku, maka tanganku pasti akan putus" (LOL!)

__ADS_1


Tiba-tiba Yao Yao diminta Xun Ran untuk datang ke kantor polisi sekarang. Setibanya disana, Xun Ran malah menatapnya terus sambil mondar-mandir lalu bertanya apakah Jin Yan sedang berusaha merayu Yao Yao. Hah? maksudnya?


Ternyata Jin Yan diminta pak kepala polisi untuk membantu menyelidiki kasus anak-anak hilang. Jin Yan menyetujuinya tapi dia menginginkan syarat, yaitu agar Yao Yao jadi asistennya. Yang mengherankan Xun Ran, kenapa Jin Yan menginginkan Yao Yao jadi asistennya.


Xun Ran mengaku kalau pernah menawarkan diri untuk membantu Jin Yan, tapi langsung ditolak dan coba tebak apa yang dikatakan Jin Yan pada Xun Ran.


"Apa yang dia katakan?"


Xun Ran pun langsung menirukan gayanya Jin Yan "Terima kasih atas tawaranmu. Tapi aku tidak mengenalmu jadi aku tidak tertarik"

__ADS_1


Yao Yao langsung tertawa mendengarnya. Tapi dia masih heran kenapa Jin Yan menginginkannya jadi asistennya. Xun Ran memberitahu Yao Yao bahwa jika Yao Yao setuju jadi asistennya Jin Yan maka Yao Yao harus membantunya melaporkan segala sesuatu tentang Jin Yan. Analisisnya Jin Yan terhadap kasus yang ditanganinya, opininya dan semua yang dia pikirkan.


__ADS_2