
Jin Yan menyalahkan bu presdir sebagai penyebab semua kejadian ini karena bu presdir sengaja mendekati Zi Yu untuk mencari tahu keberadaannya lalu kemudian dia memberitahukannya ke Yi Yang yang pada akhirnya malah Yi Yang beritahukan semuanya pada Xie Han.
Di hotel, Zi Yu memberitahu Yao Yao bahwa walaupun dia dan bu presdir pernah pacaran tapi bu presdir tidak pernah serius dengannya karena bu presdir hanya memanfaatkannya untuk mendekati Jin Yan.
Yang membuatnya marah bukanlah apa yang bu presdir lakukan padanya tapi karena semua informasi yang dia berikan pada bu presdir pada akhirnya malah menyakiti Jin Yan.
Xun Ran protes karena tempat operasinya kejauhan tapi Yao Yao tetap bersikeras, lagipula Jin Yan sudah menyiapkan segala keperluannya. Xun Ran tidak percaya mendengarnya, sekarang Yao Yao membiarkan Jin Yan mengurusi semua masalahnya.
Yao Yao beralasan kalau Jin Yan adalah penanggung jawab kasus ini dan Xun Ran adalah saksi penting dalam kasus ini, jadi tentu saja Jin Yan harus mengurusi masalahnya Xun Ran. Xun Ran akhirnya setuju untuk pergi ke Amerika.
__ADS_1
Yao Yao masih cemas dengan Xie Han dan penyiksaan yang dialami Xun Ran. Jin Yan berkata bahwa apa yang Xun Ran lakukan memang efektif tapi juga sangat bodoh. Kegigihan Xun Ran melawan Xie Han membuat penderitaan Xun Ran semakin parah, tapi berkat kegigihannya pula yang membuat Xun Ran berhasil bertahan hidup sampai sekarang.
Tapi reaksi Xie Han terhadap wanita berbeda. Xie Han sangat membenci wanita jadi jika wanita berusaha melawan Xie Han, penyiksaan yang akan dilakukannya akan jauh lebih brutal.
"Jian Yao, jangan takut. Aku sudah bilang kan, aku akan selalu bersamamu 24 jam 7 hari"
Mereka semua langsung bergegas ke rumah sakit. Ternyata kepanikan bu presdir adalah karena adanya sebuket bunga dan sebuah pesan dikirim ke kamarnya Yi Yang tapi pesannya ditujukan pada Jin Yan, jelas pesan itu dari Xie Han karena dia menyapa Jin Yan dengan nama Simon.
Yi Yang mengaku tidak tahu siapa yang mengirim buket bunga itu. Dia tadi tidur dan begitu bangun, dia sudah melihat bunga itu ada disana.
__ADS_1
Bu presdir panik, jika Xie Han mampu mengirim buket bunga itu secara diam-diam maka dia juga bisa membunuh Yi Yang secara diam-diam.
Yao Yao meyakinkannya untuk tidak cemas karena buktinya Yi Yang baik-baik saja. Hal itu jelas membuktikan kalau Xie Han tidak berencana membunuh Yi Yang sama sekali.
Polisi yakin Xie Han tidak akan turun tangan langsung mengirim bunga itu, pasti ada orang lain yang mengirimkannya. Tapi mereka sama sekali tidak bisa menemukan petunjuk apapun.
Mereka hanya menemukan sidik jari Yi Yang dan bu presdir di bunga itu. Bahkan dari CCTV rumah sakit pun tidak ditemukan petunjuk apapun. Entah bagaimana caranya Xie Han menyelundupkan bunga itu ke kamarnya Yi Yang tanpa jejak sedikitpun.
Jin Yan penasaran, jika Xie Han mengirim bunga itu untuk menunjukkan kalau dia bisa mendekati korbannya lagi, lalu kenapa dia lebih memilih Yi Yang dan bukannya Xun Ran yang juga dirawat di rumah sakit itu.
__ADS_1