CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI

CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI
episode 28


__ADS_3

Jin Yan yakin bahwa pesan bunuh diri itu adalah pesan bunuh diri asli yang di tulis oleh Wan Wei sendiri tanpa paksaan dari orang lain. Karena tulisan di pesan bunuh diri itu banyak mengandung kalimat dan tata bahasa yang salah kaprah.


Biasanya jika seseorang dipaksa orang lain untuk membuat surat bunuh diri palsu maka mereka akan membuat surat bunuh diri yang tanpa cela.


Jadi yang harus mereka lakukan pertama kali adalah mencari tahu alasan kenapa Wan Wei bunuh diri. Misalnya, apa alasan yang membuat seorang wanita memutuskan untuk bunuh diri?


Yao Yao menduga mungkin pekerjaan atau cinta. Yao Yao memutuskan agar mereka menyelidiki latar belakang korban terlebih dulu.


Saat semua orang sedang keluar makan siang, Yao Yao langsung kembali ke meja kerja lamanya yang sebelumnya juga merupakan meja kerjanya Wan Wei.


Yao Yao membuka komputernya dan log in ke akun medsos Wan Wei dengan menggunakan password tanggal lahirnya Wan Wei, tapi anehnya akun itu kosong melompong.

__ADS_1


Pei Ze tiba-tiba datang. Dia tampak curiga saat dia melihat Yao Yao membuka komputer itu tapi kemudian dia mengajak Yao yao ikut makan siang bersamanya dan para pegawai yang lain.


Walaupun Yao Yao berusaha tersenyum dan bersikap biasa-biasa saja dihadapan semua orang, tapi sebenarnya pikirannya sibuk memikirkan siapa kira-kira diantara orang-orang ini yang menghapus isi medsosnya Wan Wei dan membunuhnya.


Saat Jin Yan meneleponnya, Yao Yao langsung memanfaatkan saat itu sebagai alasan untuk menghindar dan pergi. Begitu Yao Yao masuk mobilnya, Jin Yan memperingatkannya untuk tidak terlalu banyak kontak dengan orang-orang itu karena dalah satu dari mereka mungkin saja tersangkanya.


Yao Yao langsung memprotes nada bicara Jin Yan, lagian mereka kan tidak menyentuhnya. Lalu tiba-tiba saja Yao Yao menyodok pipi Jin Yan tanpa alasan yang jelas. Jin Yan bingung tapi kemudian dia balas menyodok pipi Yao Yao. heee.


Malam harinya, Jin Yan duduk di rumah Yao Yao mendengarkan Yao Yao yang membaca isi medsosnya Wan Wei. Dalam medsosnya, Wan Wei sering menulis tentang kekagumannya akan seorang pria yang sering menggunakan dasi warna biru dan terlihat sangat tampan dan bersih sejernih mata air.


Yao Yao menduga sepertinya pria yang digambarkan Wan Wei itu adalah Mai Chen. Walaupun Pei Ze juga punya dasi warna biru, tapi Mai Chen jauh lebih sesuai dengan gambaran pria tampan yang disebutkan Wan Wei.

__ADS_1


Jin Yan menyetujui dugaan Yao Yao. Tapi kemudian, dia jadi penasaran jika Mai Chen itu digambarkan sangat tampan dan sejernih mata tampan, lalu bagaimana wanita menggambarkan tentang dirinya?


"Apa aku boleh membandingkanmu dengan apapun?" tanya Yao Yao


"Apa yang ingin kau katakan?"


Sebelum mengatakannya, Yao Yao memperingatkan Jin Yan bahwa apa yang akan dia katakan ini sama sekali tidak ada maksud untuk menghina Jin Yan "Kau seperti (anjing) labrador yang angkuh dan arogan"


Jin Yan jelas tersinggung bahkan sampai menatap Yao Yao dengan pandangan menakutkan sebelum akhirnya berlalu pergi.


Pagi-pagi, Yao Yao sudah dapat telepon kejutan dari seseorang. Yao Yao langsung bangun dengan antusias lalu cepat-cepat ganti baru dan turun. Ternyata telepon itu dari Xun Ran yang dipindah tugaskan ke kepolisian Jiang Zhou selama kurang lebih setahun.

__ADS_1


__ADS_2