CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI

CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI
episode 36


__ADS_3

Yao Yao pamit pulang tapi Pei Ze lagi-lagi melarangnya dan menyuruh Yao Yao memotong kuenya dulu. Yao Yao menurutinya.


Setelah itu, Pei Ze mengantarkan Yao Yao pulang. Yao Yao minta maaf lalu pamit tapi Pei Ze tidak mau kalau cuma sekedar kata maaf.


Tiba-tiba dia menarik sehelai rambut Yao Yao. Pi Ze berkata kalau rambut ini adalah pembayaran atas apa yang Yao Yao lakukan padanya tadi.


Yao Yao tersentak bangun karena sebuah mimpi buruk dimana dalam mimpinya ada seorang pria yang mengulurkan tangan berlumuran darah padanya.


Walaupun cuma mimpi tapi Yao Yao langsung mengedarkan pandangannya ke sekeliling rumahnya dengan ketakutan.


Tiba-tiba dia dapat sms dari Jin Yan "Selamat ulang tahun, semoga tahun ini kau jadi makin pintar" kata Jin Yan dalam sms-nya. Ucapan ultah macam apa itu? gerutu Yao Yao.

__ADS_1


Keesokan harinya, semua tersangka pembunuhan Wan Wei dibawa ke kantor polisi dimana Xun Ran menginterogasi mereka satu per satu.


Xun Ran menuduh Pei Ze merayu dan membuat Wan Wei jadi pecandu narkoba. Tapi karena polisi tidak punya bukti untuk menuduhnya, tentu saja Pei Ze bisa menyangkal tuduhan Xun Ran dengan mudah.


Mai Chen mengaku bahwa setelah dia kembali ke kamarnya, dia berniat untuk menelepon Wan Wei satu jam kemudian dan menanyakan apa jawaban Wan Wei. Tapi dia malah ketiduran sampai pagi gara-gara mabuk.


Manager Lin berkata kalau malam itu dia tidur lebih awal dan baru bangun subuh.


Lao Zhou berkata kalau waktu itu dia tinggal sekamar dengan Mai Chen yang mabuk berat malam itu jadi dia tetap di kamar terus untuk menjaga Mai Chen, dan lagi hujan turun sangat deras jadi dia tidak bisa mendengar apapun yang ada di luar.


Xue Qing tampak sangat gugup saat diinterogasi tapi sepertinya dia memang tidak tahu apa-apa.

__ADS_1


Sayangnya, walaupun semua orang menyatakan kalau malam itu mereka punya alibi, tapi Xun Ran punya bukti yang bisa menghancurkan pernyataan alibi mereka semua.


Pertama, dia punya bukti catatan telepon yang bisa membuktikan kalau malam itu manager Lin sebenarnya tidak tidur tapi bicara di telepon dengan Pei Ze. Jadi apa yang manager Lin katakan pada Pei Ze di telepon, apa tentang bagaimana cara membunuh Wan Wei?


Manager Lin langsung menyangkalnya dan mengaku kalau yang dia bicarakan dengan Pei Ze adalah dia ingin memecat Wan Wei agar Wan Wei tidak membocorkan tentang peredaran narkoba di perusahaan itu. Dia sama sekali tidak ingin membunuh Wan Wei.


Kedua, Xue Qing mengaku kalau malam itu dia melihat lampu kamarnya Pei Ze mati. Pernyataannya ini jelas tidak sesuai dengan penyataan selingkuhannya yang mengaku kalau dia tidak bisa melihat apa-apa gara-gara tirai kamarnya tertutup rapat.


Selingkuhannya Xue Qing akhirnya mengaku kalau malam itu dia melihat Wan Wei masuk ke kamarnya Pei Ze sekitar jam 1 malam.


Pada saat yang bersamaan, pak kepala polisi juga mendapat laporan hasil sidik jari di botol narkoba yang Jin Yan temukan terkubur di tanah, sidik jari di botol narkoba itu adalah sidik jarinya Pei Ze.

__ADS_1


__ADS_2