
Xie Han menunggu dengan penuh antisipasi dan DOR!!! Jin Yan menembak Yao Yao tepat di d~~anya. Darah merah mengalir menodai gaun putihnya dan Yao Yao pun langsung ambruk seketika.
Xie Han puas dan Jin Yan berkata kalau tes ini adalah tes yang hebat dan langsung menuntut Xie Han untuk bertemu dengannya.
Xie Han berkata ada mobil di garasi dan menyuruh Jin Yan untuk mengendarainya ke tempat yang sudah dia tentukan via GPS.
Setelah itu, Jin Yan langsung keluar dari gedung kosong itu dan berlari secepat mungkin sebelum akhirnya gedung itu meledak.
Layar tiba-tiba berubah putih dan kita melihat kenangan indah Yao Yao dan Jin Yan saat mereka kencan di Amerika... sebelum akhirnya Yao Yao terbangun dari mimpi indahnya. (Aku sudah menduga Jin Yan cuma pura-pura).
Yao Yao melihat sekelilingnya dan mendapati dirinya terbangun di tempat asing dan orang pertama yang dilihatnya adalah Zi Yu.
__ADS_1
Zi Yu sendiri tampak sangat pucat dan lemah tapi saat dia melihat Yao Yao terbangun, yang dia pedulikan adalah Yao Yao dan bukannya dirinya sendiri.
Yao Yao tidak mengerti, apa yang sebenarnya terjadi. Zi Yu menjelaskan kalau semua ini adalah rencananya Jin Yan. Zi Yu lalu mengajak Yao Yao untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi lewat rekaman video CCTV yang asli.
Dalam rekaman CCTV yang asli, terlihat Yao Yao sebenarnya tidak benar-benar ditembak oleh Jin Yan. Malah setelah Jin Yan pergi, beberapa anggota FBI datang menyelamatkannya.
Sementara yang video yang dilihat Xie Han adalah video palsu yang memperlihatkan Yao Yao ditembak dan tampak terkulai lemas. Video palsu itu diciptakan oleh asisten wanitanya Zi Yu yang bernama Hai Yan Mao. Dan ternyata, Susan juga turut andil dalam rencana Jin Yan ini.
Sebelum pergi, Jin Yan memberitahu Zi Yu bahwa satu-satunya cara menyelamatkan Yao Yao adalah dengan memunculkan Allen dan membuat semua orang yakin kalau dia benar-benar punya kepribadian ganda.
Zi Yu tidak bisa berbuat apa-apa untuk mencegahnya, dia hanya bisa memperingatkan Jin Yan untuk berhati-hati karena dalam sudut pandang FBI, kepribadian gandanya Jin Yan tidak palsu.
__ADS_1
Setelah itu, Jin Yan langsung pergi mendatangi Susan. Dalam video rekaman yang direkam Tommy, Jin Yan yang mengaku sebagai Allen berkata kalau dia sudah pernah membunuh 3 orang.
Semua itu sebenarnya adalah kebohongan yang Jin Yan ciptakan untuk membodohi Tommy. Dan satu-satunya orang yang bisa membuktikan dugaan itu adalah adalah Evan (Evan pensiunan FBI yang dulu menangani kasus flower cannibal dan penyiksaan yang dilakukan bapak tirinya Jin Yan).
Susan lalu menelepon Evan yang menyatakan kesediaannya jadi saksi untuk membuktikan kalau Jin Yan benar-benar tidak bersalah dan tidak pernah membunuh orang.
Evan berkata bahwa segala informasi tentang Allen, dia simpan secara terpisah. Karena itulah, Susan tidak pernah menemukan adanya file informasi itu.
Suatu malam, Susan menemui Jin Yan di sebuah taman yang gelap. Jin Yan memberitahu Susan bahwa dia sudah menduga dimana Xie Han ingin menemuinya.
Dulu, ada salah seorang korban bernama Mary yang merupakan seorang guru SMA yang pemberani tapi pada akhirnya dia ditangkap dan setelah dia dibunuh, Xie Han menaruh bunga tulip didekat mayatnya.
__ADS_1