CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI

CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI
episode 37


__ADS_3

Hmm... berhubung semua bukti sudah mengarah ke Pei Ze, dia akhirnya menerima tuduhan Xun Ran bahwa memang benar dialah yang mencekoki Wan Wei dengan narkoba.


Dia juga mengakui kalau malam itu Wan Wei memang datang ke kamarnya tengah malam. Tapi dia menyangkal tuduhan membunuh Wan Wei. Pei Ze bersikeras kalau dia tidak membunuh Wan Wei.


Jin Yan lagi-lagi menerobos masuk ke rumah Yao Yao (dia punya kuncinya). Dia melihat Yao Yao sedang melihat-lihat foto-foto Wan Wei bersama rekan-rekannya saat mereka piknik.


Di foto itu, mereka semua tampak sangat bahagia. Siapa sangka akhirnya malah jadi seperti ini. Tiba-tiba Jin Yan bengong. Hmm... kenapa dia?


"Aku lapar" keluh Jin Yan. (dia kayak anak kecil kalau lagi ngeluh lapar ke Yao Yao, hehe)

__ADS_1


Sementara Yao Yao membuatkannya makanan, Jin Yan melihat foto itu dan sepertinya dia mendapati ada sesuatu yang aneh di foto itu.


Tak lama setelah Jin Yan kembali ke apartemennya, sekarang giliran Yao Yao yang menerobos masuk ke apartemennya Jin Yan (kayaknya Yao Yao juga punya kunci rumahnya Jin Yan).


Dia menemukan Jin Yan baru mandi dan langsung kaget melihat punggung Jin Yan yang tampak penuh bekas luka.


Yao Yao datang untuk memberitahu Jin Yan tentang pengakuan Pei Ze. Tapi Jin Yan malah memberitahu Yao Yao untuk memberitahu Xun Ran agar dia tidak menyebarkan berita ini ke publik. Kenapa? tanya Yao Yao.


Jin Yan memberitahu kalau semua foto-foto itu adalah foto-foto kasus Flower Cannibal Serial Killer. Pembunuhnya sudah berhasil ditangkap dan sekarang dipenjara di sebuah penjara yang penjagaannya sangat ketat.

__ADS_1


Orang yang menguntitnya sangat mirip dengan Tommy. Karena orang ini pernah meninggalkan pesan untuk Jin Yan saat Jin Yan menangani kasusnya Sun Yong, sekarang Jin Yan ingin menahan berita pengakuan Pei Ze agar si penguntit itu tidak mengetahui perkembangan investigasi ini dan dia bisa menjebak si penguntit keluar dari persembunyiannya. Dan apa rencana Jin Yan?


Keesokan harinya, dia membawa semua orang kembali ke villa aka TKP untuk merekontruksi pembunuhan Wan Wei malam itu. Bu presdir juga ikut ke sana tapi dia ragu, apa kejadian itu masih bisa direkontruksi mengingat kejadiannya sudah cukup lama.


Jin Yan berkata bahwa hanya dengan merekontruksi TKP dia bisa memverifikasi teorinya. Setibanya di TKP, semua orang langsung diperintahkan untuk masuk ke kamar masing-masing yang malam itu mereka tempati.


Setelah semua tersangka dimasukkan ke kamar masing-masing yang mereka tempati malam itu, Jin Yan mendatangi dan menginterogasi mereka satu per satu.


Pertama dia mendatangi Pei Ze dan bertanya apa yang Pei Ze lakukan setelah Wan Wei keluar dari kamarnya malam itu? Pei Ze menjawab kalau dia cuma melakukan kebiasaan rutin tiap malam dan nonton TV, dia bahkan masih ingat detil dari acara sepak bola yang dia tonton malam itu.

__ADS_1


Dia lalu mendatangi kamarnya Mai Chen dan Lao Zhou dan sama seperti Pei Ze, jawaban mereka juga tidak ada yang aneh.


Dia lalu mendatangi Xue Qing dan selingkuhannya dan manager Lin yang kamarnya bersebelahan. Selingkuhannya Xue Qing masih bersikeras kalau dia tidak tahu apapun tapi Jin Yan tidak percaya karena mereka mendapati bukti anting-antingnya Wan Wei yang terjatuh tepat di depan kamar selingkuhannya Xue Qing.


__ADS_2