
Malam harinya, Jin Yan (Allen) bergaya bak penjahat kejam nan tampan lalu pergi ke suatu tempat menemui anak buahnya Xie Han dengan membawa sebatang bunga tulip hitam.
Jin Yan bertanya dimana Xie Han? anak buahnya Xie Han berkata kalau dia datang sebagai wakilnya Xie Han. Allen tersinggung, dia sudah datang kemari tapi Xie Han malah tidak mau menemuinya.
Si anak buah berkata kalau maksudnya Xie Han tidak seperti itu, dia hanya ingin membawakan hadiah untuk Allen terlebih dulu. Dan hadiah yang dimaksudnya adalah Yao Yao.
Allen berkata kalau Simon itu bodoh. Simon kira dengan membebaskannya, dia akan menyelamatkan 'wanita itu'. Allen lalu menuntut si anak buah untuk membawanya menemui Yao Yao.
Tapi si anak buah tidak menurutinya malah mengeluarkan alat scanner lalu mulai men-scan seluruh tubuh Jin Yan untuk memastikan kalau Jin Yan tidak membawa peralatan mata-mata atau semacamnya.
Setelah selesai, si anak buah memberitahukan pesan dari Xie Han 'Ini berakhir ditempat dimana hal ini bermula'. Allen mengerti maksudnya dan langsung pergi.
__ADS_1
Xie Han membacakan pesan di koran yang ditujukan pada Yao Yao tapi Xie Han berkata kalau orang yang ingin menemui Yao Yao itu bukan Simon melainkan Allen.
Keesokan harinya, Yao Yao dibawa ke tempat dulu Jin Yan disekap dan kedua tangannya juga dirantai seperti Jin Yan dulu.
Dia lalu menelepon Jin Yan untuk memberitahunya kalau Yao Yao sudah siap. Setelah itu, dia mengucapkan salam perpisahan terakhir untuk Yao Yao. Tapi yang akan membunuhnya nanti bukan dia, melainkan Allen.
"Kalau dia benar-benar membunuhmu maka Simon akan shock hebat. Karena dia sangat mencintaimu, dia tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri"
Xie Han mengamati Yao Yao melalui kamera CCTV dan memberitahu Yao Yao lewat interkom (kayaknya dia ga berada dalam satu gedung yang sama dengan Yao Yao deh) bahwa Jin Yan (Allen) sebentar lagi akan datang kemari.
Sambil menunggu kedatangan Jin Yan, Xie Han minum wine sambil menyanyi lagu tentang bintang jatuh dan cinta yang terpisah. Tak lama kemudian, dia langsung berhenti menyanyi karena melihat kedatangan Jin Yan. Xie Han memperhatikan segala gerak-gerik Jin Yan dengan penuh ketertarikan.
__ADS_1
Jin Yan masuk, perlahan-lahan dia mendekati Yao Yao dan Xie Han mengiringi langkahnya dengan menyalakan semua lampu satu demi satu.
Melalui interkom, Xie Han memberitahu Jin Yan kalau dia sudah menyiapkan Yao Yao sebagai hadiah pertemuan pertama mereka. Jin Yan mengerti maksudnya Xie Han yang menyuruhnya untuk membunuh Yao Yao.
Yao Yao senang melihat Jin Yan. Dia memberitahu Jin Yan tentang adanya dinamit yang dipasang Xie Han.
Tapi Jin Yan hanya menatapnya dengan dingin dan langsung mencengkeram wajah Yao Yao dengan kasar dan berkata kalau dia tidak mau membunuh Yao Yao begitu saja karena dia masih belum merasakan 'ceweknya Simon'.
Jin Yan langsung mencium Yao Yao dengan kasar. Jin Yan lalu mengokang pistol yang kemudian dia arahkan ke Yao Yao. Dia memberitahu Yao Yao untuk tidak takut karena segalanya akan segera usai.
"Bye, Jenny"
__ADS_1