
Mendengar itu, Xiao Lu yang sedari tadi hanya diam, tiba-tiba bereaksi keras mengklaim kalau Su Bei tidak mungkin menyukai Xiao Ling.
Xiao Ran kaget melihat reaksi Xiao Lu dan berkata kalau Su Bei sendiri yang berkata seperti itu, Su Bei mengaku ke polisi kalau dia membunuh Ming Huai sendiri dan tidak ingin wanita yang dicintainya dalam masalah, bahkan Xiao Ling sudah dibebaskan sekarang. Xiao Lu dengan penuh keyakinan, berkata kalau itu tidak benar.
Jin Yan dan Yao Yao sedang berada di lapangan basket, mereka duduk bersebelahan dengan sangaaaaat dekat dan membahas masalah ini sementara Xiao Ling berada di barisan depan mereka.
Yao Yao penasaran, Bagaimana Jin Yan yakin kalau pembunuhnya adalah Xiao Lu. Jin Yan berkata bahwa Yao Yao bisa mendapatkan jawaban atas kasus ini dengan menganalisa perilaku orang-orang yang terlibat.
__ADS_1
Yao Yao mengaku kalau dia sebenarnya juga mencurigai Xiao Lu berdasarkan beberapa hal. Misalnya, pembunuhan Ming Huai jelas-jelas dilakukan karena kecemburuan si pembunuh pada korban jadi tidak mungkin pembunuhnya Su Bei.
Kedua, dengan menghilangnya uang 4 juta Yuan bisa diduga mungkin pelaku butuh uang dan melihat keadaan ekonomi Xiao Lu maka besar kemungkinan dia pembunuhnya. Dan ketiga, Xiao Lu bilang malam itu dia tidur sendirian di asrama, hal itu membuktikan kalau dia tidak punya alibi.
Itu aja? tanya Jin Yan. Jin Yan lalu memberitahu Yao Yao tentang beberapa poin yang membuatnya yakin kalau Xiao Lu lah pembunuhnya.
Poin pertama adalah jarak, sangat sulit untuk menggorok leher korban dengan sayatan sefatal itu. Pelaku tidak mungkin berdiri didepan korban karena jika pelaku berdiri didepan korban maka percikan darah korban pastinya akan muncrat ke tubuh dan wajah pelaku.
__ADS_1
Jin Yan memberitahu Yao Yao bahwa saat 2 orang yang akrab saling berinteraksi, maka mereka akan duduk berdekatan dalam jarak yang sangat dekat antara 0,6 sampai 1,2 m.
"Jarak 0,6 m adalah jarak yang inm. Kau dan aku berada dalam jarak yang inm" kata Jin Yan. Sontak, Yao Yao langsung geser menjauh. hehe.
Jadi intinya, korban malam itu duduk sangat dekat bersama teman dekatnya dan karena itulah dia tidak menaruh curiga ataupun waspada. Poin kedua adalah uang, Jin Yan menduga seperti ini bukan karena Xiao Lu berasal dari keluarga yang kurang mampu dan butuh uang, tapi karena uang yang berada di tasnya Ming Huai sudah berlumuran darah.
Ming Huai mati dalam posisi dimana darahnya terpercik ke depan sementara tasnya yang berisi uang tergeletak di belakang. Hal itu berarti darahnya Ming Huai merembes sampai ke belakang dan mengenai tas dan uangnya, dan proses perembesan darah sampai mengenai tas dan uang yang terletak di belakang korban itu pastinya butuh waktu cukup lama.
__ADS_1
Jadi bisa dipastikan kalau Ming Huai sudah mati cukup lama sebelum akhirnya uang itu diambil seseorang. Kemungkinan sekitar setengah jam setelah korban meninggal, menurut keterangan coroner.
Lalu apakah seseorang yang mengambil uang itu adalah si pembunuh? Tidak... jika si pembunuh punya niat untuk mengambil uang korban maka tidak ada alasan baginya untuk menunggu sampai selama itu apalagi sampai uangnya bersimbah darah.