CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI

CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI
episode 38


__ADS_3

Hal itu membuktikan kalau malam itu Wan Wei keluar dari kamarnya, berjalan melewati kamar ini dan terjatuh. Tapi selingkuhannya Xue Qing tetap bersikeras tidak tahu apa-apa.


Selain itu, mereka juga menemukan bukti helai rambutnya Wan Wei yang terjatuh di tepat didepan kamar manager Lin, hal itu membuktikan kalau malam itu korban dan si pelaku sempat terlibat pertengkaran fisik di depan kamar manager Lin. Tapi sama seperti selingkuhannya Xue Qing, manager Lin juga ngotot tidak tahu apa-apa.


Sementara itu, Xun Ran bersama Zi Yu dan Yao Yao berkumpul di sebuah mobil van, mereka tengah mengamati tempat itu dan area sekitarnya dengan menggunakan kamera CCTV.


Zi Yu cemas karena mereka membuat perangkap ini tanpa bantuan tim polisi lain. Tapi Xun Ran berkata bahwa lebih baik sedikit orang saja yang terlibat agar si penguntit tidak mengetahui rencana mereka.


Jin Yan bergabung dengan mereka tak lama kemudian. Sementara Xun Ran dan Zi Yu mengawasi para tersangka, Jin Yan meneropong dan menanti kedatangan si penguntit. Jin Yan yakin si penguntit sebentar lagi pasti akan muncul.


Selama ini, si penguntit selalu berada disisinya, mengamatinya, mendengarkan segalanya, menunggu dalam kegelapan. Tapi selama ini pula Jin Yan sama sekali tidak menemukan jejak keberadaannya, si penguntit itu jelas sangat ahli.

__ADS_1


Yao Yao jadi curiga, jangan-jangan si penguntit juga memasang alat sadap di kantor mereka. Jin Yan langsung mengiyakannya.


"Lalu kenapa kau tidak pernah bilang padaku?" protes Yao Yao


"Kalau aku bilang, kau tidak akan bersikap natural"


Tak lama kemudian, ada seorang pengantar makanan yang datang mengantarkan makanan ke kamarnya Pei Ze. Zi Yu dan Xun Ran menduga kalau dia pasti pelakunya, tapi Jin Yan tidak yakin dan melarang mereka bergerak.


Beberapa lama setelah itu tidak ada perkembangan baru, tapi Jin Yan masih terus fokus dengan pengamatannya sementara Yao Yao malah ketiduran.


Saat Yao Yao terbangun tak lama kemudian, dia melihat Jin Yan masih sibuk dengan pengamatannya tapi sambil memelintir dan mengelus rambutnya.

__ADS_1


Bu presdir menunggu dengan cemas di kamar VIP-nya. Tiba-tiba dia dapat sms dari 'Jin Yan' yang memintanya untuk keluar sekarang.


Bu presdir pun langsung keluar dan melihat seorang pria yang membelakanginya. Hmm... jelas pria itu bukan Jin Yan karena Jin Yan masih sibuk di mobil van.


Beberapa saat kemudian, tiba-tiba muncul 4 orang pekerja. Yao Yao mengambil alih teropongnya Jin Yan dan dari pengamatannya, dia melihat si tukang bersih-bersih lah yang tampak sangat mencurigakan.


Jin Yan merebut teropongnya dan mengamati si tukang bersih-bersih itu dalam jarak yang teramat sangat dekat dengan Yao Yao.


"Apanya yang aneh dari dia?" tanya Jin Yan sambil berpaling ke Yao Yao. Dan pada saat yang bersamaan, Yao Yao juga berpaling ke Jin Yan. Dan jadilah bibir mereka tak sengaja saling menempel. hehe.


Kecurigaan Yao Yao terbukti benar saat tiba-tiba saja setelah si tukang bersih-bersih pergi muncul tulisan 'I miss you buddy' yang diproyeksikan dari sebuah proyektor yang dia taruh di tanah.

__ADS_1


Jin Yan dan Xun Ran langsung lari ke arah tulisan proyektor itu tapi belum sempat sampai ke sana, alat itu tiba-tiba meledak.


__ADS_2