CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI

CINTAI AKU JIKA KAMU BERANI
episode 14


__ADS_3

Saat Zi Yu muncul, dia langsung memperkenalkan Yao Yao pada 'Chen Mo' yang ternyata kura-kura peliharaannya Jin Yan.


Zi Yu lalu memberitahu Yao Yao kalau Jin Yan sedang melakukan eksperimen mutilasi manusia. Dia melakukan eksperimen dengan menggunakan program itu agar dia bisa memahami proses pembunuhannya, apa yang si pembunuh pikirkan dan lain sebagainya dengan lebih cepat.


Setelah Jin Yan selesai dengan eksperimennya, Yao Yao pun menyerahkan laporan hasil otopsi terbaru. Begitu mempelajarinya, Jin Yan akhirnya tahu tentang bagaimana si pembunuh melakukan kejahatannya.


Di awal-awal kejahatannya, si pembunuh agak kikuk tapi sekarang dia sudah mulai berevolusi dan menemukan cara yang lebih tepat.


Jin Yan lalu kembali ke kantor polisi untuk melaporkan hasil temuannya ini. Menurut analisisnya, si pembunuh memang sudah gila sejak kecil. Dulu si pembunuh suka menyiksa binatang untuk mengekspresikan keinginannya membunuh orang. Tapi seiring berjalannya waktu, si pembunuh butuh kenikmatan yang jauh lebih tinggi dengan membunuh manusia.

__ADS_1


Pembantaian yang dilakukannya mulai dia lakukan sekitar setengah tahun yang lalu. Saat itu, pasti ada sesuatu yang memicu aksi si pembunuh. Entah mungkin karena kegagalan dalam bisnis atau keluarga atau patah hati.


Dalam layar proyektornya, Jin Yan menunjukkan contoh bagaimana si pembunuh memutilasi korban-korban terdahulu. Berdasarkan banyaknya luka di tubuh korban, si pembunuh memutilasi korban satu demi satu.


Akan tetapi proses mutilasi korban yang terakhir berbeda, si pembunuh memotong korban jadi enam bagian dalam satu waktu... dengan menggunakan sebuah mesin pembunuh yang dia rancang khusus.


Saat Yao Yao pulang, dia melihat pak penjual ikan sudah menunggunya di rumah. Pak penjual ikan sudah diberitahu polisi tentang kemungkinan anaknya masih hidup dan Jin Yan lah yang membantu polisi menangani kasus ini.


Berita tentang mesin pembunuh sudah beredar luas di masyarakat, para orang tua jadi ketakutan dan mengurung anak-anaknya di rumah.

__ADS_1


Keesokan harinya, Yao Yao kembali ke villa dan menghabiskan waktunya ngobrol bersama Zi Yu karena Jin Yan sedang sibuk entah sedang melakukan eksperimen apa lagi didalam kamar kerjanya.


Xun Ran datang tak lama kemudian dengan membawa laporan baru karena mereka baru saja menemukan satu mayat lagi. Setibanya didepan villa, si orang misterius lagi-lagi memotretnya secara diam-diam.


Zi Yu membawa Xun Ran masuk menemui Jin Yan yang ternyata sedari tadi sibuk membuat replika mesin pembunuhnya. o.0 buat apa coba membuat replika mesin pembunuhnya?


Jin Yan berkata bahwa jika dia saja butuh banyak pisau untuk membuat satu alat itu maka si pembunuh pun juga sama. Xun Ran langsung sadar kalau pisau-pisau itu adalah produk domestik yang berada dibawah pengawasan pemerintah yang tidak bisa dijual dengan cara biasa jadi pasti ada laporan data pembelian dan penjualannya, Xun Ran pun langsung pergi untuk mencari petunjuk... sebelum akhirnya kembali lagi gara-gara lupa kalau dia datang kemari tujuan utamanya untuk menyerahkan laporan penemuan mayat terbaru.


Berdasarkan keadaan mayat yang cuma tinggal tulang, kemungkinan dia adalah korban pertama. Menurut coroner, mereka tidak bisa mengidentifikasi mayat ini.

__ADS_1


Walaupun mayatnya cuma tinggal tulang tapi mereka memang masih bisa melakukan tes DNA. Tapi masalahnya mereka tidak punya data untuk dicocokkan.


__ADS_2