Destiny Chief Assasins And Lord Of The Ghost Valley

Destiny Chief Assasins And Lord Of The Ghost Valley
Kekacauan Pertemuan Lima Sekte


__ADS_3

..." Orang yang pandai membicarakan keburukan orang lain, biasanya adalah orang yang paling buruk dalam bertindak! "...


...- Zhu Zhi Shu -...


Di Aula pertemuan, Zhexuan dengan gagahnya berjalan menuju tempat yang tersedia, sedangkan Feng yang hadir sebagai Zheyan yang tak di ketahui oleh orang-orang yang hadir duduk di tempat tepat di seberang Song Gao Chang.


Tidak ada yang berani bertanya mengapa, mereka hanya memberi salam lalu kembali duduk. Zhexuan memang sudah di kenal banyak orang sebagai Bai Long Qishi, terutama Klan Fènghuáng yang memang mengagungkan namanya.


" Sebelumnya, Aku ingin menyampaikan permintaan maaf dari Dewa Pedang karena tidak bisa menghadiri pertemuan penting kali ini, sebagai gantinya, Aku, Zhu Zhexuan hadir untuk mewakili Ayahanda.. " ujar Zhexuan.


" Tidak masalah, pertemuan kali ini hanya akan membahas mengenai teror para organisasi pembunuh yang merajalela di kawasan Ibukota, mereka membuat kekacauan yang fatal terutama pembantaian Perdana Menteri Li.. " ujar Gaochang.


" Di bandingkan dengan Pembunuh Yue, tindakan Pembunuh Malam lebih sulit di tebak. Pembunuh Yue bergerak secara terang-terangan, sedangkan Pembunuh Malam gerakannya begitu rahasia sampai tidak ada yang menduga kapan mereka akan datang! " Timpal Beiyang.


" Semalam, Pembunuh Malam membakar Rumah Bordil terbesar di Ibukota, namun masih belum di ketahui apa alasannya, berikut banyak Pembunuh Yue juga tewas di sana, namun mayat Pembunuh Malam tidak di temukan.. " ujar Yan Xun.


" Itu benar, namun di dalam rubanah rumah bordil itu terdapat banyak senjata busur panah dengan motif bulan, bisa di katakan kalau tempat itu adalah markas rahasia dari para Pembunuh Yue.. " tambah Nie Fengyue.


" Markas? Apa itu artinya, markas Pembunuh Malam juga ada di sini? " tanya Zhiyu.


Tidak ada yang menjawab pertanyaan itu, sejak awal sudah di katakan kalau Pembunuh Malam adalah organisasi misterius yang bergerak secara rahasia. Identitas dan tempat asalnya saja tidak ada yang tahu.


" Namun, aku sudah sejak lama mempertanyakan ini, yang mungkin adalah awal mulanya Pembunuh Malam muncul dan membuat berbagai kekacauan, Apa yang dilakukan Perdana Menteri Li hingga menyinggung Pembunuh Malam? " tanya Yan Xun.


" Benar, sebelumnya Pembunuh Malam hanya bekerja sebagai Pembunuh Bayaran yang hanya membunuh target tertentu dengan bayaran mahal, jika ada yang ingin menghabisi Marga Li, siapa dia adalah orang yang sedikit tahu mengenai Pembunuh Malam! " timpal Yan Xin.


Perbincangan terus berlanjut, namun Zhu Zhishu lebih memilih menguping dan menahan Qinsong bersamanya. Dengan menikmati arak di tangannya, Zhishu terus menahan dirinya di balik dinding sambil mendengarkan perbincangan yang sesekali membuatnya tertawa kecil.


" Nona, mengapa tidak masuk saja? " tanya Qinsong berbisik.


" Akan kacau jika aku masuk sekarang, biarkan mereka berbincang dulu, temani aku disini sampai tiba saatnya aku masuk! " balas Zhishu.


" Baiklah.. "


Di dalam aula pertemuan, mereka masih terus membahas masalah tadi, kali ini pembahasan masuk ke bagaimana cara menghentikan para organisasi pembunuh.


" Tidakkah seharusnya kita bertindak lebih awal? Dengan menyatukan kekuatan kita bisa membunuh setiap organisasi pembunuh yang ada! " ujar Cheng Lu.


" Aku setuju, jika terus di biarkan akan ada lebih banyak korban lagi! " Timpal Beiyang.


" Wahh, Tuan-tuan terhormat ini ternyata begitu arogan, ya? "


Semua orang seketika melihat ke arah pintu, tempat Dimana seharusnya suara itu berasal.


" Siapa Kau? " tanya Gaochang.


Setelah itu, gadis dengan pakaian yang bercorak serupa dengan yang di gunakan Zhexuan dan Zheyan muncul. Dia menggunakan topeng naga putih yang menutupi sebagian wajahnya.


" Ini aku! " ujar Zhishu.


" Zhu Zhishu.. " gumam Zheyan pelan.


" Zhu Zhishu??? " ujar Zhexuan sambil memasang raut wajah terkejut.


Zhishu masuk diikuti oleh Qinsong di belakangnya, lalu menatap heran ke arah Zhu Zhexuan.


" Heh, kakak kedua kenapa jadi kau yang duduk disana? Bukankah seharusnya Kakak Tertua, mengapa kau begitu tidak sopan! " tegas Zhishu.


" Tutup mulutmu! Siapa yang mengizinkanmu datang kesini? " tanya Zhexuan dengan nada bicara sedikit kasar.


" Haaahhh.. Benar, semua orang pun menganggap diriku sudah mati, namun sepertinya kau lebih menginginkan aku mati! " ujar Zhishu pelan.


Zhexuan tidak membalas, Zhishu melangkah ke arah Zheyan yang duduk di tempat yang menurut Zhishu tidak seharusnya. Sedangkan Qinsong datang ke Ayah dan kakaknya.

__ADS_1


" Zhu Zhishu mohon maaf kepada Tuan, Tuan Muda dan Nona sekalian, namun kedatangan ku kali ini hanya ingin memberikan sedikit nasihat kepada kalian.. Jangan mengusik hal yang berbahaya, terutama Pembunuh Malam. Jika ingin menyingkirkan organisasi pembunuh, satu hal yang perlu kalian tahu adalah kelemahannya, jika kalian bertindak tanpa tahu hal itu, jangan harap kalian bisa menang! " ujar Zhishu.


" Zhu Zhishu, siapa yang mengizinkan mu berbicara? " tanya Zhexuan yang terdengar jelas penekanannya.


" Kakak, aku berbicara atas keinginanku sendiri, setidaknya aku berbicara lebih baik dari pada dirimu yang duduk secara terhormat di sana namun sebenarnya kau hanya seorang pendengar bisu! " balas Zhishu.


" Beraninya kau! " Zhexuan mulai geram.


" Urusan pribadi tidak perlu di bawa dalam hal ini! " celetuk Cheng.


Zhishu melirik ke arah Cheng dan tersenyum sekilas.


" Nona Zhu, mengatakan hal demikian apa ada hal yang kau ketahui mengenai organisasi pembunuh? " tanya Gaochang.


" Tentu saja, aku hidup dalam kondisi terasing dari keluargaku sendiri, namun aku tidak marah karena banyak hal yang ku pelajari di dunia luar, terutama tentang kejadian yang bahkan tidak di ketahui oleh Tuan Muda Kedua Zhu.. " sindir Zhishu.


" Kau..."


' Heh, bocah ini benar-benar membuatku muak!! Namaku akan jelek jika terus ku ladeni dengan kasar! ' gumam Zhexuan.


Zhishu duduk membelakangi Zhexuan dengan gaya santainya, tidak peduli seperti apa wajah Zhexuan saat ini.


" Katakan kepadaku, apa yang ingin kalian tanyakan, aku akan menjawabnya selagi tahu! " ujar Zhishu.


" Kau tahu banyak kejadian yang terjadi belakangan ini, apa kau tahu detailnya mengenai apa yang terjadi semalam? " tanya Yan Xun.


" Kau bertanya mengenai Markas rahasia Pembunuh Yue? " tanya Zhishu.


" Jadi, benar adalah markasnya? Lalu, mengapa Pembunuh Malam membakar tempat itu? " tanya Beiyang.


" Tuan menanyakan hal demikian kepadaku, tentu saja aku tidak bisa menjawab, namun jika kau menanyakan hal ini kepada Master Shi mungkin kau akan mendapatkan jawabannya.. " jawab Zhishu.


Seketika semua orang terdiam saat mendengar apa yang di katakan Zhishu cukup masuk akal, namun disisi lain Beiyang sedikit merasa di permalukan.


" Namun, siapa yang membayar mereka untuk membakar markas rahasia itu? " tanya Gaochang.


" Markas rahasia adalah hal rahasia yang terbongkar setelah api padam, bisa jadi Pembunuh Yue menyinggung Pembunuh Malam dan mengundang mereka datang ke tempat itu, lalu secara tidak sengaja pihak Pembunuh Malam menyadari tempat itu adalah markas rahasia Pembunuh Yue. " jawab Zhishu.


" Itu masuk akal, namun bukankah terdengar terlalu berlebihan, Pembunuh Malam sudah menghabisi para Anggota Pembunuh Yue yang ada masih juga membakar tempat itu! " ujar Hanrong.


" Heh, itu masih belum seberapa, bagaimana jika pembantai hari itu juga di sebabkan karena Perdana Menteri Li menyinggung Pembunuh Malam? Bahkan anak bungsunya yang lama menghilang tidak di lepaskan begitu saja! " ujar Zhishu.


" Darimana kau tahu? " tanya Hanrong yang sejak awal menaruh curiga kalau Zhishu berhubungan dekat dengan Pembunuh Malam.


Zhishu melihat ke arah Hanrong, di matanya terlihat jelas kecurigaan terhadap dirinya. Namun, Zhishu acuh dan bersikap santai seperti biasanya.


" Kejadian itu sangat heboh dan menggemparkan, bagaimana aku tidak tahu? Apalagi, kepala dan tubuh di gantung di pintu gerbang kediaman Perdana Menteri! " jawab Zhishu.


Dengan caranya, Zhishu membalikkan pertanyaan yang seharusnya mengecoh nya menjadi terdengar konyol. Dengan watak Nie Hanrong yang tempramental tentu saja langsung membuatnya geram, namun Fengyue yang duduk disampingnya berusaha menenangkan Sang Ayah.


" Jika boleh memberitahu, Pembunuh Malam bukanlah lawan yang bisa di remehkan. Kalian tidak bisa menemukan kelemahannya, namun mereka sudah mengetahui kelemahan kalian! " Ujar Zhishu.


" Mengapa demikian? " tanya Yan Xun.


" Kau tidak tahu? Semalam, sekitar tujuh puluh anggota Pembunuh Yue di habisi oleh Master Shi dan satu anggotanya saja! Kalian tidak boleh lupa, sebelumnya Pembunuh Yue adalah Organisasi Pembunuh tersadis nomor satu yang membunuh orang-orang tidak bersalah secara acak! Namun, mereka gugur di tangan Master Shi yang hanya membawa satu anggota, bisa di bayangkan sehebat apa dirinya! " ujar Zhishu.


" Lalu, apa Nona Zhu mengetahui apa kelemahan dari Pembunuh Malam? " tanya Gaochang.


" Heh, kalau aku tahu aku sudah mengajak Master Shi berduel lebih dahulu, sayangnya aku bahkan tidak tahu dimana letak Markasnya. " jawab Zhishu.


" Kau ingin berduel dengannya? Kemampuan apa yang kau miliki sampai begitu sombong? Zhu Zhishu sudah lama mati, atas dasar apa kau hadir disini sebagai dirinya? Bahkan tidak menunjukkan bukti apapun! Dasar Pembohong! " Singgung Zhexuan.


Mendengar hal itu, tentu saja membuat Zhishu sangat tidak nyaman, kemarahannya muncul seketika.

__ADS_1


Zhishu berdiri lalu pedang Naga Putih muncul di tangan kanannya, dengan cepat dia berputar dan mengarahkan pedang itu ke leher Zhexuan.


" Atas dasar apa kau menghinaku? Apa kau punya hak untuk menginjak-injak harga diriku? Kau tidak lebih dari sampah yang menganggap dirinya berharga, bersikap seolah-olah pria terhormat namun sebenarnya haus perhatian dan pengakuan, dasar menyedihkan! " ujar Zhishu dingin.


" Heh, hanya pedang saja tidak cukup untuk membuktikan kau adalah Zhu Zhishu! " ujar Zhexuan.


" Wah, sepertinya kau benar-benar haus akan kekuasaan, ya? Tapi, sayangnya aku tidak tertarik dengan Jabatan Agung Dewa Pedang, namun mengenai Bai Long Qishi, aku akan membuat dirimu menggantikan tubuhku untuk di segel! " balas Zhishu.


" Banyak bicara! " sarkas Zhexuan sebelum akhirnya mengeluarkan pedang nya.


Zhexuan menyerang Zhishu, seisi ruangan menjadi panik karena ledakan amarah Zhishu yang tiba-tiba. Namun, jika di lihat dari kemampuannya, gerakan Zhishu lebih cepat dari Zhexuan. Padahal baru awal namun Zhexuan sudah kecolongan dan. berhasil mendapat serangan dari pukulan jantung yang di berikan oleh Zhishu.


Akibatnya Zhexuan terlempar keluar dan merusak Aula pertemuan. Tak puas, Zhishu mengejar Zhexuan keluar dan kembali menyerangnya. Gerakan yang di pakai mereka sama persis, hanya berbeda kecepatannya saja, di lihat dari gerakan Zhexuan, dia jelas sangat kewalahan.


Sampai akhirnya, Zhishu berhasil menjatuhkan pedang Zhexuan dan meraih lehernya. Sebelum sempat Zhexuan menarik pedangnya, Zhishu lebih dulu memberinya mantra agar tidak bisa di tarik oleh tangan pemiliknya.


Tubuh Zhexuan terangkat dari tanah, tatapannya masih begitu tajam meski dalam kondisi tercekik.


" Perhatikan aku baik-baik, apa aku terlihat seperti bukan Zhu Zhishu? " tanya Zhishu.


Zhishu melepas ikat rambutnya, lalu rambutnya memutih, motif Naga Putih yang ada di pedangnya pun memancarkan cahaya, membuat semua orang tercengang melihatnya.


Mereka sudah tidak sopan sebelumnya karena menganggap kalau Zhishu hanya anak buangan, namun melihat wujudnya yang seperti ini mereka bersama-sama berlutut menghadap Zhishu sebagai Bai Long Qishi. Kecuali, satu orang.


Zhu Zheyan melemparkan kipasnya hingga melukai tangan Zhishu. Hal itu membuat Zhishu melepaskan cengkeramannya dari leher Zhexuan.


" Kakak Tertua.. " gumam Zhishu.



^^^( Zhu Zheyan // Zhan Feng)^^^


" KAKAK TERTUA??? " Ucap para tamu serentak.


Zheyan datang menghampiri Zhishu dan Zhexuan. Darah mengucur dari pergelangan tangan Zhishu yang tersayat.


" Apa aku pernah mengajarimu untuk melukai saudaramu? Setelah sekian lama aku menunggu, akhirnya kau kembali, apa ini sikap yang perlu kau tunjukkan kepadaku? Kau adalah Bai Long Qishi, mereka berlutut untuk menghormatimu namun kau malah ingin membunuh kakakmu? " tanya Zheyan.


' Benar! Aku kehilangan kendali sampai hampir membunuhnya! Namun, bagaimanapun juga dia harus di beri pelajaran! Aku juga harus mengembalikan posisi Kakak Tertua ke Bai Long Qishi pertama! ' gumam batin Zhishu.


Setelah itu, Zhishu pun berlutut di hadapan Zheyan dan meminta maaf kepadanya.


" Zhishu telah berbuat salah, mohon kakak tertua memberi hukuman pada Zhishu.. " ujar Zhishu.


Sementara itu,


" Eh, alih-alih memohon di maafkan dia malah langsung meminta hukuman? " celetuk Qinsong.


" Song Qin Song! " panggil Gaochang penuh penekanan.


" Ah, maafkan aku, aku kelepasan! " balas Gaochang.


Zheyan membantu Zhishu berdiri, lalu membantu Zhexuan berdiri. Orang yang terlihat begitu hangat dan pendiam yang di kenal sebagai putra tertua Zhan ternyata adalah Putra Tertua Zhu yang merupakan Bai Long Qishi pertama. Sikapnya yang begitu rendah hati dan penuh kasih sayang, membuat siapapun luluh padanya.


" Zhishu, jangan membuatku gagal mendidik mu! Zhexuan, meski sudah sedari kecil kita tak hidup bersama namun, faktanya dia adalah adikmu, kau harus lebih dewasa lagi! " ujar Zheyan lembut.


" Heh, dia sudah terikat takdir dengan Raja Hantu bagaimana bisa aku menganggapnya sebagai adik? " celetuk Zhexuan.


Hal itu semakin membingungkan para tamu yang hadir, secara tidak sadar Zhexuan mengatakan alasan mengapa Zhu Zhishu di asing kan.


" Jangan membanggakan perkataan mu! Segel ku terlepas, tidak ada jaminan kalau kehidupan manusia akan baik-baik saja! Mungkin akan terjadi hal yang lebih mengerikan dari Pembunuh Malam! Dan hanya aku yang bisa menghentikannya, baik Organisasi Pembunuh maupun Murkanya Penguasa Alam Baka! " tekan Zhishu.


Lagi-lagi mencengangkan, perkataan Zhishu mengingatkan para pemimpin sekte ke waktu delapan belas tahun yang lalu. Dimana para pendekar hantu membabi buta kehidupan manusia, bahkan membunuh pemimpin sekte terdahulu, yakni Luo Yin Hao, ayah dari Luo Beiyang dan Luo Zhiyu.

__ADS_1


Tidak bisa di bayangkan jika, hal itu terjadi di saat-saat mereka tengah di teror oleh organisasi Pembunuh. Situasi pasti akan sangat hilang kendali.


__ADS_2