
WUSSS...
penyihir Fan mulai menyerang Sheila dengan menggunakan kekuatannya.
"Wahai api, membakar lah." ucap penyihir Fan yang mengeluarkan bola api dari salah satu tangannya.
WUSSS..
bola api itu langsung mengarah kepada Sheila dan Kaisar Jung.
"Yang mulia, menghindarlah aku akan menangani penyihir ini!" seru Sheila.
"Tentu saja aku tidak akan tinggal diam, aku akan memberikannya balasan atas semua yang telah terjadi." jawab Kaisar Jung.
HYAAAA!!!!!
sang kaisar langsung mengarahkan pedangnya ke arah penyihir Fan.
"Yang mulia, lempar aku ke arah pria itu. aku akan memberikannya hadiah yang sangat besar!" seru Sheila yang membuat Kaisar Jung langsung menarik salah satu tangan Sheila dan melempar wanita itu ke atas. sesaat kemudian Sheila nampak tersenyum.
"Badai, berputarlah!!" seru Sheila yang sudah menggunakan kekuatan sihirnya dan mengarahkan pusaran angin yang sangat besar itu kepada penyihir Fan. Apa-apaan, anak kecil ini, berani sekali dia menyerangku dengan kekuatan ini." ucap penyihir Fan.
"Hya!!" seru kaisar Jung yang terus menyerang si penyihir.
"Beku!" seru Sheila yang sudah menggunakan kekuatannya dan membuat penyihir Fan langsung membeku tidak bisa bergerak sama sekali.
"Apa ini." ucap si penyihir yang terlihat begitu terkejut karena tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali.
"Kenapa kau sangat terkejut seperti itu, Pak Tua? Apakah kau tidak akan menyangka kalau aku akan bisa mengalahkan mu?!" seru Sheila kepada penyihir Fan.
Sebuah senyum ditunjukkan oleh penyihir Fan kepada Sheila ketika wanita itu mengatakan mengenai kekuatan yang mereka miliki.
"Aku benar-benar tidak akan pernah menyangka kalau kalian adalah pasangan yang sangat hebat!!" seru penyihir Fan.
"Tentu saja kami adalah pasangan hebat, seorang Kaisar dan komandan sekaligus penasehat kepercayaanku!!" seru Kaisar Jung.
Tapi di penglihatan penyihir Fan kalau masa depan akan memperlihatkan sebuah jalan yang berliku untuk sang Kaisar, mendapatkan penyihir cantik yang menjadi penasehat kerajaannya itu.
"Sebaiknya kau pergi dari sini sebelum kami akan memberikanmu hukuman!!" seru Sheila yang memberikan waktu untuk penyihir Fan pergi dari tempat itu.
__ADS_1
"Bagaimana jika aku tidak mau pergi dari tempat ini!!" seru penyihir Fan.
"Tentu Tentu saja aku tidak akan membiarkanmu hidup." jawab Kaisar Jung.
"Baiklah kalau begitu, mari kita bertempur dan kita akan lihat siapa yang akan memenangkan pertempuran ini!!" seru penyihir Fan.
Tentu saja pria tua itu tidak akan pernah mengetahui apa yang akan terjadi dengannya, karena kekuatan Sheila yang begitu besar tak akan mampu ditandingi oleh sang penyihir.
Terlihat Sheila menutup matanya, dia menggerakkan salah satu tangannya sembari mengucap sebuah mantra sihir. sesaat kemudian muncul seekor naga yang begitu besar hingga membuat penyihir Fan benar-benar sangat terkejut.
"Apakah ini hanya sebuah ilusi?" guman penyihir Fan dalam hati.
Sesaat kemudian penyihir tua itu memejamkan matanya, dia berharap kalau ular besar itu hanyalah sebuah ilusi dari sihir yang dikeluarkan oleh Sheila. namun Apa yang terjadi ketika dia membuka matanya yang terlihat ular itu masih tetap ada,
"Kau kira ini hanya sebuah ilusi? kau benar-benar tertipu pria tua, karena ini bukanlah ilusi, ini adalah kenyataan!!" seru Sheila yang terlihat mengucapkan sebuah mantra sihir yang lebih besar dari yang dia keluarkan sebelumnya.
"Yang Mulia, tunggangi naga itu setelah itu bunuh penyihir itu!!" seru Sheila yang membuat penyihir Fan langsung menggunakan kekuatan sihirnya dan lenyap dari tempat itu.
Sheila nampak tersenyum, begitu pula dengan Kaisar Jung. mereka berdua melihat penyihir tua itu sudah lenyap dari hadapan mereka berdua.
"Aku benar-benar tidak akan menyangka kerajaan Xiang memiliki penyihir yang sebanding denganmu." ucap Kaisar Jung.
"Tentu saja aku akan sangat berhati-hati dan aku tidak akan membiarkan orang-orang itu berusaha untuk membunuh mu, karena kau adalah pondasi utama nama kerajaan sang ucap Kaisar Jung yang kemudian meletakkan pedangnya kembali di sebuah tempat terlihat seorang pria terus menatap sang Kaisar bersama dengan pemuda cantik yang berada di rumah bordir Siapa lagi kalau bukan Kaisar Zhao.
"Ternyata pemuda cantik itu memiliki ilmu sihir yang sangat luar biasa, berarti pemuda cantik itu bersama dengan junjungannya. Kaisar dari kerajaan Shang." ucap Kaisar Zhao yang terlihat menatap Kaisar Jung yang bersama dengan Sheila.
"Yang mulia, lebih baik kita pergi dari tempat ini. nanti mereka berdua melihat kita." pinta pengawal kepercayaan Kaisar Zhao.
"Lebih baik kita pergi dari tempat ini, kalau mereka berdua melihat kita. aku takut kalau pemuda cantik itu langsung menyerang kita, apalagi ternyata dia memiliki kekuatan sihir yang lumayan besar." jawab sang kaisar yang kemudian mengajak pengawal pribadinya pergi dari tempat itu.
Kaisar Jung dan Sheila akhirnya pergi meninggalkan sebuah hutan yang berada diluar perbatasan kerajaan Shang.
"Yang mulia, Apakah kita harus kembali ke kerajaan atau kita akan mencari tahu mengenai orang-orang yang ada di rumah bordir kupu-kupu?" tanya Sheila kepada kaisar Jung.
"Lebih baik kita pergi dulu dari tempat ini. aku ingin beristirahat dulu setelah itu aku ingin membuat tubuhku yang lelah ini tidak terlalu mengeluarkan tenaga." jawab Kaisar Jung.
Akhirnya siang itu sang Kaisar dan Sheila kembali ke kerajaan Shang, mereka berdua kembali dengan menggunakan menggunakan kuda yang tadi mereka bawa menuju rumah bordil kupu-kupu.
Sekitar setengah hari lamanya Sheila dan sang Kaisar sudah berada di kerajaan, terlihat disana Jendral Lian sudah menunggu kedatangan adik serta Kaisar Jung.
__ADS_1
"Apa yang kakak lakukan di sini?" tanya Sheila. kepada Jenderal Lian.
"Ada yang harus aku bicarakan dengan, Yang mulia.
"Kaisar, Lebih baik kau segera kembali ke kediaman mu! segeralah mandi karena ada sesuatu yang sangat genting." jawab Jenderal Lian.
Saat mendengar pembicaraan yang diucapkan oleh kakaknya, seketika Sheila pergi ke kediamannya. entah apa yang membuat jendral Lian begitu kebingungan. pasti ada sesuatu yang membuatnya seperti itu.
"Ada apa Jenderal?" tanya Kaisar Jung kepada Jenderal Lian.
"Ada sesuatu yang harus saya bicarakan, Yang mulia. mungkin Yang mulia dan komandan mawar hitam harus mendengar mengenai hal ini." jawab Jenderal Lian.
"Memangnya ada apa? lalu Mengapa kau begitu serius, apakah terjadi sesuatu?" tanya Kaisar Jung.
"Mari Yang mulia, Saya akan menunggu Yang mulia di kedamaian yang mulia." pinta Jenderal Lian yang membuat Kaisar Jung menganggukkan kepalanya.
Akhirnya 2 pria itu kembali ke kediaman sang Kaisar, ada sebuah berita yang akan membuat beberapa kerajaan benar-benar mengalami kekacauan yang sangat luar biasa.
~ Satu jam kemudian
Akhirnya Sheila sudah kembali ke kediaman sang Kaisar, dia melihat kakaknya Bersama sang Kaisar sedang membicarakan sesuatu.
"Ada apa, jenderal? Kenapa wajahmu begitu serius?" tanya Sheila kepada Jenderal Lian.
"Duduklah dahulu, Aku akan memberitahumu karena aku sudah menyampaikan masalah ini kepada Yang mulia Kaisar." jawab Jendral Lian.
"Memangnya ada apa?" tanya Sheila.
"Apakah ilmu sihir yang kau miliki tidak mengalami masalah atau kah tubuhmu tidak mengalami masalah?" tanya Jenderal Lian kepada adiknya.
"Memangnya ada apa? aku tidak merasakan apa-apa." jawab Sheila.
"Ini mengenai kutukan yang pernah dialami oleh Yang mulia Kaisar." jawab Jenderal Lian.
"Memangnya ada apa? apa yang terjadi?" tanya Sheila.
"Ternyata penyihir yang berkekuatan luar biasa itu itu sudah terbangun kembali setelah beberapa puluh tahun." jawab Jenderal Lian.
"Laku, apa yang membuat Kakak begitu ketakutan?" tanya Sheila.
__ADS_1
*** bersambung ***