
Hari itu benar-benar menjadi hari yang sangat aneh bagi para pria yang ada di kerajaan Shang. mereka terus mencari keberadaan para wanita yang tiba-tiba menghilang. di tempat lain terlihat Sheila mengajak para wanita untuk melatih kekuatan mereka, mereka harus menjadi seorang wanita yang tangguh, mereka harus menjadi seorang wanita yang benar-benar mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa.
"Kalian tidak boleh menjadi wanita yang lemah, kalian harus mampu mempertahankan keluarga kalian. berdirilah yang kokoh, angkat pedang kalian dan angkatlah tongkat itu. aku akan mulai mengajari kalian untuk menata tubuh kalian, aku akan mengajari kalian untuk menjadi wanita yang benar-benar mampu untuk bertahan!!" seru Sheila yang kemudian mulai mengajari para wanita untuk mengangkat pedang ataupun tongkat.
Memang para wanita untuk pertama kali benar-benar kebingungan, mereka tidak pernah sekalipun melakukan hal itu. namun mereka sudah bertekad ingin menjadi wanita yang tidak mau ditindas tidak mau dilecehkan bahkan tidak mau menjadi seorang wanita yang hanya bisa menangis jika disakiti oleh seorang pria.
"Sekarang aku mau kalian melakukan sesuatu, kalian harus benar-benar membuat tubuh kalian menjadi kuat!!" seru Sheila.
Hari itu Sheila melatih para wanita untuk melatih tubuh mereka, melatih mereka memakai pedang. pertama kali para wanita itu benar-benar sangat kebingungan, tapi Sheila mengatakan pedang dan peralatan masak seperti pisau adalah hal yang sama, sama-sama tajam dan sama-sama berbahaya.
Para wanita sangat pandai menggunakan pisau di dapur, Jadi mereka akan lebih pandai menggunakan pedang daripada para pria. waktu mulai berjalan, 1 bulan kemudian para wanita itu sudah mulai bisa mengendalikan tubuh mereka. mereka tidak lagi sempoyongan saat mengangkat pedang dan tombak.
"Kalian harus ingat, kalian harus melatih diri kalian!!" seru Sheila.
"Baik Yang mulia permaisuri." jawab para wanita.
"Aku sudah bilang jangan memanggilku Yang mulia permaisuri disini, Panggil Namaku dengan sebutan guru!!" seru Sheila yang membuat para murid-muridnya menganggukkan kepala.
Hari itu benar-benar menjadi saksi bisu lahirnya para wanita kuat yang ada di kerajaan Shang, mereka harus mempertahankan keluarganya anaknya dan semuanya.
Terlihat hari ini Sheila merebahkan tubuhnya di taman belakang istana kerajaan, dia tertidur di pangkuan sang suami. menatap istrinya yang tertidur begitu pulas, sang Kaisar ternyata sudah mengetahui kalau istrinya sedang melatih para wanita yang ada di Kerajaan.
"Isteriku benar-benar sangat luar biasa, Bahkan kau mempunyai pikiran untuk melatih para wanita yang ada di kerajaan ini. pemikirannya benar-benar tidak bisa ditebak." ucap sang Kaisar sambil mengelus rambut sang istri.
"Ada apa suamiku? kenapa kau selalu mengatakan sesuatu yang benar-benar membuatku merasa bersalah?" tanya Sheila kepada sang suami.
"Memangnya ada apa istriku? Apakah aku sudah melakukan sesuatu?" tanya Kaisar Jung kepada istrinya.
"Tentu saja aku benar-benar sangat takjub padamu, istriku kau benar-benar memberikan contoh yang luar biasa kepada para wanita. dengan begitu para wanita yang ada di Kerajaan ini tidak akan pernah lagi bisa disakiti oleh para pria brengsek." ucap sang Kaisar.
__ADS_1
"Tentu saja Suamiku, aku tidak akan membiarkan para pria brengsek seperti mereka terus mempermainkan wanita. Bahkan aku juga memberikan mereka pelajaran mengenai mempertahankan keluarga mereka, Jika suami mereka membuat mereka menerima pernikahan dengan jumlah istri yang banyak.., aku minta kepada mereka untuk segera membunuh suaminya. biar para pria takut kalau mempermainkan hati wanita itu hukumannya sangat besar." ucap Sheila yang membuat sang Kaisar tersenyum.
"Tidak, Apakah kau sedang menyindirku, istriku? kelihatannya Kau benar-benar sangat marah bahkan Raut wajahmu mengatakan kalau kau sedang mengancam Ku." ucap sang Kaisar.
"Tentu saja aku akan mengancam mu, Yang Mulia. aku sudah bilang aku tidak mau dimadu, Aku tidak mau mempunyai saingan ataupun Aku memiliki emosi karena suamiku mempunyai banyak wanita." jawab Sheila.
"Aku sudah bersumpah dan berjanji, aku tidak akan mempunyai wanita lain selain dirimu." jawab Sheila.
"Itu hanyalah janji Yang mulia, hati tidak bisa mengatakan Yang sejujurnya. mulut bisa berbicara tapi hati yang menentukan, mata menatap hati yang berbicara. itulah kenyataannya Yang mulia." ucap Sheila.
"Jangan sampai aku melakukan hal itu, Istriku. karena aku akan tahu akibatnya kehilanganmu, hal itu akan menjadi kematian untukku, kehilanganmu akan membuatku benar-benar menjadi mayat hidup." ucap Kaisar Jung.
Sesaat kemudian terlihat Sheila terbangun, dia duduk di samping sang suaminya. romansa Cinta kembali terasa, Sheila menarik leher sang suami. wanita itu memberikan ciuman yang begitu bergairah kepada suaminya.
"Aku mencintai seorang pria, dia adalah dirimu. satu-satunya pria yang kulihat semenjak aku masih kecil, Jika kau berani mengambil semuanya itu maka aku akan memberikan hukuman yang tidak akan pernah kau pikirkan." jawab Sheila.
Kaisar Jung yang mendapatkan ciuman dari sang istri..,pria itu tersenyum.
Sesaat kemudian.., Entah mengapa setelah merasakan sesuatu yang benar-benar begitu aneh, tubuhnya terasa merasakan tekanan yang sangat luar biasa.
Sesaat kemudian terlihat sang Kaisar merasa kalau tubuhnya seperti ditarik oleh sesuatu.
"Ada apa Yang mulia?" tanya Sheila kepada sang suami.
"Isteriku, kelihatannya sihir hitam dari Penyihir itu mulai merasuk ke dalam tubuhku lagi." ucap sang Kaisar.
"Kau harus bisa mengendalikan tubuhmu, suamiku. jangan sampai kau kalah dengan penyihir itu, aku yakin kalau Penyihir itu akan melakukan sesuatu padamu." ucap Sheila.
"Tenanglah Isteriku, aku tidak ingin dipengaruhi oleh Penyihir itu. jika sampai dia melakukannya aku akan membunuhnya." ucap Kaisar Jung.
__ADS_1
Tak berselang lama akhirnya sang Kaisar mencoba menetralkan kekuatannya, dia harus melawan kekuatan sihir hitam yang selalu mencoba untuk mengendalikan tubuhnya.
Sheila menggunakan sihir tujuh alam, wanita itu membantu menyalurkan tenaga dalamnya kepada sang suami.
"Lakukan sesuai yang aku arahkan, suamiku. jangan sampai kau memutus aliran tenaga yang aku salurkan." ucap Sheila.
"Baiklah Istriku." jawab sang Kaisar.
Sepasang suami istri itu melakukan meditasi di taman belakang, taman itu adalah taman yang tertutup untuk semua orang. jadi tidak ada 1 pasukan pun yang berani memasuki taman itu.
"Dengarkan aku, wahai alam. pinjamkan kekuatan kalian padaku." ucap Sheila yang menggunakan kekuatan alam untuk membantu sang suami di tempat lain.
Terlihat penyihir Goryeo melakukan ritual sihir hitam untuk mengendalikan tubuh Kaisar Jung. namun dia benar-benar sangat kebingungan karena dia masih belum bisa mengendalikan tubuh Sang Kaisar.
"Bagaimana ini, bagaimana bisa pria itu mengendalikan kekuatan ku yang ada di dalam tubuhnya." ucap penyihir Goryeo yang terlihat begitu marah karena kekuatan sihir hitam yang ada di tubuh Sang Kaisar belum bisa dia kendalikan.
"Pasti ada sesuatu yang membantunya, pasti ada sesuatu yang membuatnya bisa menghalau kekuatanku." ucap penyihir Goryeo yang kemudian melakukan sihir ritual sihir kegelapan lebih tinggi.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu.
__ADS_1
- mantan terindah
Terima kasih banyak 😊👍👍👍❤️❤️❤️❤️❤️