DEWA PERANG DAN RATU SIHIR

DEWA PERANG DAN RATU SIHIR
Jalan untuk menyelamatkan Sheila


__ADS_3

"Apakah ada sesuatu yang bisa kita lakukan, Lian?" tanya Kaisar Jung yang benar-benar tidak bisa lagi mengatakan sesuatu. rasanya tubuh Sang Kaisar tidak bisa digerakkan, terasa tubuh itu begitu lemah.


"Tenanglah Yang mulia, kita akan melakukan sesuatu untuk menyembuhkan Sheila. Namun Yang mulia tidak boleh seperti ini." ucap Lian Ying.


"Bagaimana aku tidak bisa seperti ini, Lian. wanita yang aku cintai wanita yang benar-benar membuatku merasakan sesuatu yang berbeda. seorang wanita yang selalu bersamaku namun aku tidak pernah menyadarinya hingga suatu saat Dia memberikan sesuatu yang berbeda." jawab Kaisar Jung.


"Yang mulia, kita hanya bisa berusaha. aku yakin guru akan mampu melakukan sesuatu." jawab Lian Ying.


3 hari kemudian guru jenggot putih sudah keluar dari ruang meditasi dan menemui Kaisar Jung bersama Lian Ying.


"Guru!!" seru Lian Ying.


"Kenapa kalian tidak tidur? Apakah kalian juga ingin sakit dan mati bunuh diri?!" seru guru jenggot putih yang membuat Kaisar Jung dan Lian Ying langsung terdiam.


"Bagaimana kondisi adikku, guru?" tanya Lian Ying lagi.


"Kondisinya baik-baik saja, tapi dia hanya tidak bisa mengendalikan kekuatan yang telah terbangun." jawab guru jenggot putih.


"Naksud Guru apa?" tanya Lian ying kembali.


"Apakah kau lupa mengenai ramalan penyihir tujuh alam itu?" tanya guru jenggot putih yang membuat Lian Ying menganggukkan kepalanya.


"Kalau kau ingat, lalu Mengapa kau harus bertanya lagi. aku sudah pernah bilang padamu kan kalau suatu saat entah kapan kekuatan dari penyihir tujuh alam itu akan bangkit. kekuatan yang berada di dalam tubuh adikmu itu akan memberontak untuk keluar dan menyelimuti dirinya." jawab guru jenglot putih.


"Lalu bagaimana keadaannya, guru?" tanya Kaisar Jung.


"Tenanglah Yang mulia, keadaannya baik-baik saja. hanya saja dia harus mengondisikan tubuhnya, tapi bisakah aku meminta bantuan kepadamu?" pinta guru jenggot putih kepada kaisar Jung.


"Apapun akan kulakukan, Apapun akan kuberikan agar dia bisa sembuh." ucap Kaisar Jung.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, dengarkan Aku baik-baik. kondisi dari gadis cantik mengalami pembekuan di memori hatinya. aku minta kau untuk melakukan pernikahan dan melakukan penyatuan jiwa dengannya." jawab guru jenggot putih.


"Maksud Guru apa?" tanya Lian ying yang sedikit kebingungan dengan kata-kata yang diucapkan oleh guru jenggut putih.


"Sebenarnya aku tidak bisa melakukan hal itu, karena ilmu itu hanya diperuntukkan untuk pasangan suami istri saja." jawab guru jenggot putih.


"Masuk guruu apa?" tanya Kaisar Jung.


"Sebenarnya ada 1 kekuatan yang bisa membawanya pada ada titik kehidupan yang normal. tapi guru tidak bisa melakukannya, Lian. Karena Guru Bukankah suami dari adikmu, jika Yang mulia Kaisar mau melakukannya maka itu akan lebih baik karena kekuatan meditasi ini hanya bisa dilakukan oleh sepasang suami istri. jika mereka bukan pasangan suami-istri maka sesuatu akan terjadi sama seperti penyihir hitam yang dulu menjadi pendukung dari mantan Ratu kedua kerajaan Donghae." jawab guru jenggot putih.


Saat mendengar cerita yang diucapkan oleh guru jenggot putih, Kaisar Jung dan Lian ying saling menatap satu sama lain.


"Jadi mereka berdua melakukan penyatuan jiwa untuk mendapatkan kan suatu ilmu, guru?" tanya Lian Ying.


"Benar, Hal itu membuat penyihir hitam tidak bisa mendapatkan kekuatan yang sangat hebat. bahkan pria itu juga sudah mengetahui mengenai ramalan masa depan yang akan mengatakan suatu saat akan muncul dewa perang dan Ratu sihir." jawab guru jenggot putih.


"Bagaimana bisa aku tiba-tiba menikahi Sheila dengan terburu-buru, guru. Bagaimana jika dia terbangun dan menolakku." ucap Kaisar Jung.


Siapa yang tidak akan terganggu dan terkejut, saat mendengar sebuah berita yang diucapkan oleh guru jenggot putih yang benar-benar begitu ketakutan jika terjadi sesuatu kepada wanita yang dia cintai.


"Cepatlah kau buat keputusan secara bijaksana. karena ini menyangkut nyawa wanita ini. jika kalian berdua tidak segera membuat keputusan secara bijaksana kalian berdua akan kehilangan gadis kecil ini." ucap guru jengot putih yang membuat Kaisar Jung dan Lian ying saling menatap satu sama lain.


"Yang mulia, aku mohon nikahilah adikku, jika aku sampai kehilangan dia Aku tidak akan mempunyai keluarga. dialah satu-satunya keluargaku selain anak dan istri ku." ucap Lian Ying yang tertunduk lesu.


"Apakah kau yakin, Lian? Apakah kau tidak akan menyesal?" tanya Kaisar Jung.


"Yang mulia, aku yakin Yang mulia akan mampu untuk menjaga adikku, Yang mulia akan memberikan kebahagiaan padanya." ucap Lian ying membuat Kaisar Jung sangat yakin kalau Sheila adalah takdirnya. takdir yang dulu pernah diucapkan oleh salah satu peramal yang tidak pernah dia ingat wajahnya.


"Guru, jika aku menikahi Sheila besok Apakah guru akan menjadi wali kami?" tanya Kaisar Jung yang membuat guru jenggot putih menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Satu kata, 1 keputusan yang harus diambil oleh Lian ying dan Kaisar Jung. kedua pria itu takut jika Sheila sudah terbangun. Bagaimana jika wanita itu tidak menginginkan pernikahannya dengan Kaisar Jung. namun bagi sang Kaisar dia tidak peduli Yang penting dia harus menyelamatkan Sheila terlebih dahulu daripada egonya.


Keesokan hari akhirnya ritual pernikahan dilaksanakan guru jenggot putih menjadi pengantar, di sebuah kuil dia menikahkan sang Kaisar bersama dengan Sheila. Lian Ying menjadi saksi, beberapa penduduk yang belum mengetahui siapa jati diri mereka nampak mereka juga ikut menjadi saksi.


"Kita harus berhati-hati, jika gadis ini sudah terbangun. nanti malam kau harus melaksanakan meditasi pasangan dan penyatuan jiwa, jika kita menunggu terlalu lama maka aku takut terjadi sesuatu, karena ini hampir 7 hari. gadis kecil ini sudah membeku seperti ini." ucap guru jenggot putih.


Sesuai perintah dan arahan guru jenggot putih Kaisar Jung melakukan meditasi penyatuan jiwa antara dirinya dan Sheila. memang meditasi itu bukan meditasi seperti hubungan suami istri, namun meditasi itu lebih bisa dibilang penyatuan jiwa. kedua pasangan tidak akan memakai sehelai pakaian dan sepasang suami istri itu harus melakukan penyaluran kekuatan ke tubuh. Kaisar Jung terlihat melakukan apa yang diperintahkan oleh guru jenggot putih, dia terus mencoba untuk menekan sihir hitam yang sudah merasuk kedalam tubuh Sheila.


Tubuh Sheila benar-benar begitu dingin seperti bongkahan es, wajahnya begitu pucat hingga membuat Kaisar Jung ingin menangis.


"Tetaplah bersamaku, tetaplah bersamaku. Jangan pernah meninggalkan aku..," ucap Kaisar Jung yang kemudian memeluk Sheila yang sekarang menjadi istrinya.


Sedangkan Sheila yang berada di sebuah tempat yang begitu jauh.., di sebuah alam yang tidak akan mampu dijangkau oleh siapapun. akhirnya wanita itu bisa merasakan kehadiran seseorang, merasakan kehangatan dari sentuhan seseorang.


"Siapa ini? mengapa hangat sekali." ucap Sheila. begitu tenang begitu menyejukkan hingga membuat Sheila sedikit demi sedikit merasakan kehangatan yang membuat sihir hitam mulai mencair. sedikit demi sedikit tubuh Sheila yang seperti bongkahan es itu sedikit mulai mencair dan merasakan kehangatan. Hal itu membuat Kaisar Jung begitu bahagia. bagus kau harus bisa bertahan Kau harus


"Tetaplah bersama ku." ucap Kaisar Jung yang terus menyalurkan tenaga intinya. pria itu tidak pernah berhenti sama sekali. Dia tidak sadar kalau dirinya berada di ruang meditasi itu sudah tiga hari untuk menyelamatkan Sheila.


*** bersambung ***


mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak ya. terima kasih untuk semua pembaca yang sudah mampir.😊😊❤️❤️❤️👍👍👍


** mampir juga di beberapa novel ku **


- Suami kedua Ku Cinta pertamaku


- Permaisuri sang Kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu

__ADS_1


- Permaisuri Yang terlupakan.


__ADS_2