DEWA PERANG DAN RATU SIHIR

DEWA PERANG DAN RATU SIHIR
Para tamu Kerajaan


__ADS_3

Para pejabat kerajaan terlihat sudah bersiap-siap untuk menyambut beberapa tamu kerajaan dari beberapa negara, terlihat 2 anak dari Kaisar Jung dan permaisuri Sheila juga ikut menyambut mereka. beberapa rombongan dari kerajaan tetangga terlihat begitu berantusias saat berada di kerajaan Shang, seolah mereka sedang melakukan sesuatu untuk semua keinginan mereka.


Sekitar 4 kerajaan sudah berada di kerajaan Shang, mereka membawa rombongan begitu banyak. Mereka ingin bertamu atau Mereka ingin berpindah tempat atau boyongan.


"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya putra mahkota Jun.


"Aku sedang menatap orang-orang dari kerajaan tamu." jawab putri Xianmei.


"Apakah ada sesuatu?" tanya putra mahkota Jun.


"Entahlah, ada sesuatu yang membuatku merasa tidak nyaman dengan para tamu ini." jawab Putri Xianmei.


"Memangnya ada apa, saudariku?" tanya putra mahkota Jun.


"Kelihatannya akan ada malapetaka yang sangat besar, saudaraku. kau harus bersiap-siap karena aku yakin Ibu pasti sudah mengetahui hal ini." jawab Putri Xianmei.


"Apakah kau mengerti dengan situasi saat ini?" tanya putra mahkota Jun kembali.


"Dengarkan aku, saudaraku. ini adalah dendam masa lalu, aku bisa merasakan Aura kegelapan yang begitu besar, aku bisa merasakan akan adanya kegelapan di kerajaan kita." jawab Putri Xianmei.


"Lalu, apa yang harus kita lakukan?" tanya putra mahkota Jun.


"Kita harus membicarakan hal ini dengan ibunda dan Ayahanda, aku yakin mereka berdua sudah mengetahuinya." jawab Putri Xianmei.


Para tamu Kerajaan Akhirnya sudah memasuki Kerajaan, masih 4 Kerajaan yang sudah diperiksa oleh para prajurit keamanan Kerajaan. para prajurit terlihat memeriksa dengan begitu teliti, mereka tidak ingin orang-orang jahat kembali memasuki kerajaan Shang seperti beberapa tahun yang lalu.


"Apa yang sedang kalian lakukan di sini?" tanya Lian Ying kepada dua keponakannya.


"Paman, Apakah semuanya baik-baik saja?" tanya putra mahkota Jun.


"Kelihatannya semuanya baik-baik saja, memangnya ada apa?" tanya Lian Ying kembali.


"Apakah Paman tidak pernah merasakan perasaan yang begitu tidak tenang seperti ini?" tanya Putri Xianmei kepada pamannya.


"Entahlah, Paman merasa ada sesuatu yang akan terjadi. tapi Paman tidak mengerti karena Paman tidak mempunyai kekuatan seperti kau dan ibundamu." jawab Lian ying.


"Hatiku terus berdebar, paman. aku bisa merasakan sesuatu yang sangat besar, aku bisa merasakan Aura kegelapan yang begitu besar." ucap Putri Xianmei.

__ADS_1


"Apakah kau sudah mengatakan kepada Ibundamu?" tanya Lian ying kepada putri Xianmei.


"Belum, Paman. tapi yang jelas mungkin ibunda sudah mengetahui mengenai masalah ini." jawab Putri Xianmei.


"Huffff.., Kalau kau berpendapat seperti itu maka kita akan mencari tahu, jika benar ada orang yang berniat jahat di kerajaan kita, maka kita harus bersiap-siap dengan segala Kemungkinan. aku yakin kalau ibundamu tidak akan bisa terkalahkan, Ayahandamu sangat pandai soal bertarung, sedangkan ibundamu adalah Ratu Penyihir. tidak ada 1 penyihir pun yang bisa mengalahkan ibundamu, apalagi dia adalah ratu strategi yang begitu pandai dan begitu licik." ucap Lian ying.


"Paman, Apakah ibunda dan ayahanda pernah mengalami kegagalan?" tanya Putri Xianmei kepada pamannya.


"Tentu saja ibundamu pernah mengalami hal itu, ibundamu adalah seorang wanita yang begitu tangguh. dia terus berusaha untuk membahagiakan dan melindungi seluruh rakyatnya, ayahanmu adalah seorang tegas dan memberikan keadilan bagi siapa saja." jawab Lian Ying kembali.


"Kalau begitu aku akan mempertahankan kerajaanku, akan ku lindungi rakyatku. tidak akan kubiarkan mereka disakiti oleh kerajaan lain." ucap putra mahkota Jun yang kemudian mengajak saudari dan pamannya untuk kembali memasuki Kerajaan.


Saat mereka hendak memasuki kerajaan, tiba-tiba Putri Xianmei merasakan sesuatu yang membuat langkah kakinya begitu berat.


"Ada apa saudariku?" tanya putra mahkota Jun kepada saudaranya.


"Entahlah." jawab Putri Xianmei.


"Apakah ada sesuatu? Kenapa kau tidak berjalan kembali?" tanya Lian ying kepada keponakannya.


"Apakah semuanya baik-baik saja?" tanya Lian Ying kepada keponakannya.


"Lebih baik kita segera kembali ke Kerajaan, paman. aku akan mengatakan sesuatu kepada ibunda, tapi aku yakin kalau ibunda sudah mengetahuinya." jawab Putri Xianmei yang kembali ke kediaman ibundanya dengan terburu-buru.


Terlihat di tempat lain Sheila juga merasakan ada sesuatu yang membuatnya begitu gelisah, ada sesuatu yang membuatnya begitu tidak tenang. begitu pula dengan Kaisar Jung, tiba-tiba saja gejolak kekuatan sihir hitam yang ada di tubuhnya itu tiba-tiba bergemuruh hebat.


"Kenapa tubuhku tiba-tiba seperti ini ada sesuatu yang membuatku tidak bisa mengendalikan belenggu sihir hitam yang ada di tubuhku." ucap Kaisar Jung yang terlihat terus berjalan di dalam ruangannya.


"Ada apa suamiku?" tanya Sheila yang melihat suaminya terus berjalan berputar-putar di kamarnya.


"Isteriku, Kenapa tubuhku tiba-tiba seperti ini. seperti ada sesuatu yang menarik tenagaku hingga keluar dari tubuhku." ucap Kaisar Jung.


"Ada apa, suamiku?" tanya Sheila kepada suaminya.


"Ada sesuatu istriku, ada sesuatu yang terasa merayap di dalam tubuhku." jawab Sheila.


"Apakah sihir hitam itu kembali kambuh, suamiku?" tanya Sheila.

__ADS_1


"Tubuhku terasa di gerakkan oleh sesuatu." jawab Kaisar Jung.


"Berarti pria jahat itu sudah muncul kembali." ucap Sheila.


Dengan segera Sheila menggunakan kekuatan sihir 7 alam untuk mengontrol kekuatan sihir hitam yang berusaha untuk memberontak di tubuh suaminya.


"Suamiku, kita harus segera ke tempat guru jenggot putih, biarkan Kerajaan ini dipimpin oleh Putra kita." ucap Sheila.


"Tidak, istriku. aku masih belum bisa mempercayakan kerajaan ini kepada Putra kita." jawab Kaisar Jung.


"Apabila kau seperti ini terus kau akan dikendalikan oleh kekuatan sihir hitam." ucap Sheila yang membuat sang Kaisar Jung nampak berusaha untuk mengendalikan dirinya dari sihir hitam yang berusaha mengendalikan tubuhnya.


Di sebuah tempat yang sedikit jauh, terlihat rombongan kerajaan Api sudah memasuki kerajaan Shang, para pasukan kerajaan api mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa. para prajurit biasa saja memakai pakaian standar peperangan yang sangat hebat. para prajurit kerajaan Shang begitu terpukau dengan seluruh perlengkapan yang dipakai oleh prajurit Kerajaan Api.


"Lihatlah, mereka benar-benar luar biasa." ucap prajurit kerajaan Shang.


"Kita tidak boleh melakukan hal itu, kita adalah para prajurit yang paling hebat. kita adalah prajurit kebanggaan kerajaan ini." jawab prajurit yang lain.


Para prajurit kerajaan Api sangat terlihat begitu sombong, seolah Mereka ingin mengatakan kalau mereka adalah orang-orang dengan kekuatan yang sangat luar biasa.


"Persilakan mereka masuk." ucap salah satu pemimpin prajurit yang ada di gerbang utama kerajaan Shang. tatapan mata para prajurit kerajaan Shang menatap rombongan Kerajaan Api, terlihat sekali kalau Kerajaan Api adalah kerajaan yang dipenuhi dengan kekayaan yang melimpah. kereta kuda yang dibawa oleh kaisar kerajaan itu saja berlapiskan emas, hingga membuat para prajurit kerajaan Shang benar-benar terpukau dengan Kerajaan itu.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu.


- mantan terindah


Terima kasih banyak 😊👍👍👍❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2