DEWA PERANG DAN RATU SIHIR

DEWA PERANG DAN RATU SIHIR
Jebakan Melan gagal


__ADS_3

Terlihat Sheila menatap raut wajah suaminya, wanita itu kemudian mencium tubuh Sang suami.


"Cepat, isteriku. aku sudah tidak bisa mengendalikan tubuhku." ucap Kaisar Jung.


Wajah sang Kaisar terlihat sudah berkeringat, dirinya benar-benar tidak mampu mengendalikan racun yang diberikan oleh Melan. Sheila menatap Melan yang berada di samping suaminya, dia tahu kalau wanita itu sudah melakukan sesuatu kepada suaminya.


"Apa yang kau lakukan kepada suamiku!!" seru Sheila yang terlihat begitu marah kepada Melan.


"Apa yang Anda maksudkan, Yang mulia? hamba tidak melakukan apapun." jawab Melan.


"Apa! berani sekali kau mengatakan hal itu kepadaku! pasti ada sesuatu yang telah kau lakukan kepada suamiku!!" teriak Sheila.


Terlihat Melan tidak bisa menjawab perkataan dari Sheila, namun Melan hanya terdiam tanpa berbicara sama sekali. Sheila langsung mengajak suaminya kembali ke kediamannya. tubuh suaminya benar-benar begitu dingin, Sheila dapat melihat kalau suaminya sudah terkena racun, tapi dia tidak tahu racun apa yang sudah memasuki tubuh suaminya itu.


Saat mereka sudah berada di dalam kediaman mereka, terlihat Kaisar Jung langsung mengunci pintu kamarnya. pria itu langsung menarik tubuh sang istri masuk ke dalam kamar.


"Yang mulia, ada apa?" tanya Sheila.


Kaisar Jung sudah tidak bisa lagi menahan hasratnya, ternyata racun yang diberikan oleh Melan adalah racun perangsang untuk sang Kaisar agar wanita itu bisa membuat Kaisar Jung tidur dengannya.


"Isteriku, aku tidak bisa lagi menahan semua ini. Aku benar-benar merasa kesakitan." ucap sang kaisar yang kemudian menarik paksa pakaian sang istri.


Sheila baru mengetahui apa yang terjadi kepada suaminya, ternyata racun itu adalah racun yang akan merusak suaminya jika sampai orang yang sudah melakukan hal itu berhasil.


Sheila menerima apa yang dilakukan oleh suaminya, siang itu sang Kaisar benar-benar membuat Sheila tidak bisa berkutik sama sekali. sang Kaisar menuntaskan hasratnya kepada Sheila hingga berulang kali, hingga suara ******* Sheila benar-benar terdengar berulang kali dan membuat wanita itu seperti berada di suatu tempat yang tidak bisa dijangkau oleh orang lain.


Tak berselang lama Akhirnya sensasi itu selesai, dengan semua ritual karena racun yang diberikan oleh Melan. pria itu menghela nafasnya berulang kali.

__ADS_1


"Yang Mulia, kau benar-benar membuatku tidak bisa bergerak sama sekali. kau membuatku kalah telak." ucap Sheila kepada sang suami.


"Untung saja kau sudah kembali tepat waktu, isteriku. jika tidak aku tidak akan mungkin bisa bertahan hidup oleh racun ini." ucap kaisar Jung.


Sheila yang mendengar perkataan suaminya seketika wanita itu memeluk sang suami. "Aku tidak akan membiarkan siapa pun berusaha untuk mengambilmu dariku. aku pasti akan memberikan pelajaran kepada wanita itu, lihat saja akan kubuat Dia merasakan semua yang kurasakan. akan kubuat Dia menderita setelah ini." ucap Sheila yang kemudian mengajak sang suami untuk segera mandi dan membersihkan tubuh mereka.


Siang itu sang Kaisar tidak ingin kembali ke aula Kerajaan, pria itu ingin bersama istrinya di kamar seharian.


"Bagaimana isteriku? apakah para prajurit Wanita itu sudah mengalami kemajuan?" tanya sang Kaisar kepada istrinya.


"Tentu saja Yang mulia, para wanita itu ternyata mempunyai bakat yang sangat luar biasa. mereka sudah mampu menggunakan pedang dan mereka sudah mampu melakukan kuda-kuda untuk ilmu bela diri." jawab Sheila.


"Baiklah kalau begitu itu lebih baik, karena aku tidak ingin istriku setiap hari meninggalkanku. Bagaimana kalau kita biarkan salah satu pejabat militer kita meneruskan perjuangan mu itu, kita buat para wanita itu menjadi wanita perkasa. jangan sampai para wanita itu terdiam dan menerima takdir yang terkadang benar-benar begitu menyakitkan." ucap sang Kaisar.


"Kau benar, Suamiku. aku tidak akan mau melihat hal itu, masa laluku membuatku begitu tegar seperti ini, maka aku tidak akan membiarkan orang lain diperlakukan seperti itu." ucap Sheila.


Di tempat lain terlihat seorang wanita begitu marah, dia benar-benar marah karena dirinya tidak mampu membuat sang Kaisar berada di pelukannya kali ini.


"Aku harus mencari cara untuk membuat yang mulia Kaisar menjadi milikku, aku tidak peduli..,aku akan membunuh wanita itu." ucap Melan yang kemudian pergi dari kamarnya untuk menemui salah satu pejabat kerajaan. wanita itu akan menyerahkan tubuhnya agar sang menteri mau membantunya mendapatkan tahta kerajaan.


"Apakah kau yakin? Lalu bagaimana rencanamu tadi?" tanya seorang menteri kepada Melan.


"Rencanaku hancur total, Karena Wanita itu datang disaat yang tidak tepat." jawab Melan.


"Maksudmu?" tanya sang menteri.


"Siapa lagi, tentu saja isteri dari Kaisar Jung. wanita itu datang disaat aku sudah membuat sang Kaisar merasakan hasrat yang begitu membara." jawab Melan.

__ADS_1


"Lalu, Bagaimana reaksi wanita itu?" tanya sang menteri yang sedikit ketakutan jika permaisuri kerajaan itu bisa menemukan kejadian waktu itu dan mendapatkan bukti-buktinya. dia dan wanita itu akan menjadi mayat di gerbang kerajaan.


"Tentu saja aku gagal, karena wanita itu membawa Yang mulia Kaisar kembali ke tempatnya." jawab Melan.


"Kalau begitu kita harus membuat rencana yang lain, karena yang aku tahu Kaisar Jung adalah pria yang mempunyai kelebihan yang sangat luar biasa. bahkan Isterinya lebih parah. saat dia menjadi penasehat kerajaan saja tidak ada satu orang pun yang mampu mengalahkannya, jika kita bisa membuatnya kalah telak itu akan sangat bagus. tapi jika sampai wanita itu tahu mengenai rencana yang kau buat. maka kau dan aku bisa dipenggal dan kita akan jadi pajangan di gerbang kerajaan!!" seru sang menteri.


"Aku tidak peduli, Yang penting aku harus mendapatkan Yang mulia Kaisar!!" seru Melan kembali.


"Kau harus mempunyai rencana yang sangat cerdik, Karena aku tahu kalau permaisuri Sheila adalah wanita yang benar-benar sangat menakutkan. jika kita melakukan sesuatu yang sedikit saja salah, maka nyawa kita yang akan menjadi taruhannya!!" seru sang menteri.


Terlihat kedua orang itu benar-benar memikirkan cara untuk mendapatkan keinginan mereka. begitu pula dengan penyihir Goryeo yang mencari tahu siapa orang yang telah membantu Kaisar Jung untuk menghalau sihir hitam yang dia kirim kepada pria itu.


"Aku harus segera pergi dari Kerajaan ini, aku harus segera kembali ke gunung harimau putih. jika tidak aku tidak akan mampu melakukan semua rencana Ku." ucap penyihir Goryeo.


Pasangan dengan 2 jalan yang sudah berbeda, terlihat sekali kalau penyihir Goryeo dan Melan sama-sama menginginkan untuk mendapatkan orang yang mereka cintai.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu.

__ADS_1


- mantan terindah


Terima kasih banyak 😊👍👍👍❤️


__ADS_2