DEWA PERANG DAN RATU SIHIR

DEWA PERANG DAN RATU SIHIR
Rencana dan permaisuri Sheila


__ADS_3

Para pejabat Kerajaan yang mendengar kata-kata Sheila dan Kaisar Jung, mereka tidak akan berani melakukan apapun. Bahkan mereka tidak akan berani mengeluarkan suara, sekarang penasehat sekaligus komandan kerajaan itu sudah menjadi permaisuri kerajaan Shang. bahkan kekuasaannya lebih tinggi dari kekuasaannya yang dahulu apalagi sekarang Dia memegang 3 kekuasaan sekaligus. Hal itu membuat para pejabat yang ingin menyingkirkan Sheila harus mengurungkan niat mereka.


"Menteri pertahanan negara, berhati-hatilah saat kau berjalan jika tidak maka kau akan terjerumus dengan lubang yang ada di depanmu. lubang yang terkadang dibuat oleh orang itu sendiri!!" seru Sheila yang membuat menteri pertahanan negara langsung terdiam dengan raut wajah yang memucat.


"Baik Yang mulia." jawab menteri pertahanan negara dengan tubuh yang sedikit basah oleh keringat.


"Aku benar-benar tidak mengerti Bagaimana cara pandang wanita ini, wajahnya memang benar-benar sangat cantik namun dia adalah seorang wanita yang mempunyai karangan yang luar biasa, bahkan lebih parah dari Jendral Lian Ying kakaknya." guman menteri pertahanan dalam hati.


Kaisar Jung hanya terdiam, pria itu tersenyum dengan semua yang dikatakan oleh istrinya. semua yang dikatakan oleh istrinya itu ada benarnya, karena dia tahu sendiri bagaimana beberapa menterinya berada di rumah bordir kupu-kupu waktu itu, mereka bahkan bekerjasama dengan beberapa pejabat kerajaan lain dan saling memberikan informasi satu sama lain.


"Kalian sudah dengarkan apa yang dikatakan oleh istriku. jika kalian melakukan suatu kesalahan segera kalian benahi, jika tetap seperti itu terus maka kalian akan berdiri di tiang gantungan!" seru Kaisar Jung yang menambah situasi waktu itu benar-benar begitu dramatis dan begitu menegangkan.


Lian Ying kembali tersenyum, ternyata adiknya sudah memperlihatkan kekuasaannya di kerajaan itu. "Yang mulia, Bagaimana mengenai kondisi Kerajaan yang sudah hancur itu? apakah kita akan membenahi ataukah kita biarkan kerajaan itu hancur?" tanya Lian ying kepada kaisar Jung.


"Biarkan kerajaan Xiang hancur seperti itu dulu, setelah beberapa waktu kita akan membenahi. biarkan para penduduk kerajaan itu berdiri sendiri sekarang. Setelah itu kita akan membantu mereka, jika mereka tetap memberontak maka bunuh saja mereka semuanya jika mereka tidak melakukan apapun bantu mereka dan biarkan mereka hidup damai!!" seru Kaisar Jung.


Kaisar Jung begitu adil dalam mengambil keputusan walaupun mereka adalah musuh kerajaan ataupun. musuh dari rakyat dari kerajaan musuh.


"Yang mulia, Kenapa mereka harus kita Maafkan. kenapa kita tidak bantai saja seluruh rakyat kerajaan Xiang!!" seru salah satu menteri.


"Buat apa membunuh mereka jika mereka tidak tahu apa-apa, andai saja kau mengalami hal itu dan kau berada di situasi yang mereka alami apa yang akan kamu lakukan? apakah kamu minta ampun atau akan membunuh dirimu sendiri dan membunuh keluargamu tanpa bisa mencoba untuk melanjutkan hidupmu!!" seru Kaisar Jung yang membuat salah satu menteri langsung terdiam kembali.


Beberapa menteri nampak menganggukan kepalanya, mereka setuju dengan semua yang dikatakan oleh kaisar nya itu. mungkin satu kalimat kata maaf akan bermanfaat untuk para rakyat rasa kerajaan Xiang. tapi jika mereka berusaha untuk melakukan sesuatu mereka yakin kalau Kaisar Jung akan memberikan mereka jalan yang sangat luar biasa.


"Aku perintahkan kau untuk ke kerajaan siang, Lihat seluruh penduduk itu apakah mereka melakukan sesuatu atau mereka sudah tunduk kepada kita?!" seru Kaisar Jung.


"Baik Yang mulia." jawab Lian Ying. terlihat Lian Ying yang sudah pergi dari kerajaan, ingin sekali menertawakan beberapa menteri yang berusaha untuk memprovokasi sang Kaisar namun mereka tidak akan mampu melakukannya.

__ADS_1


"Jika Sela masih berada di samping sang Kaisar. seorang dayang yang selalu ingin menggoda sang Kaisar.


Nampak dia keluar dan memberikan jamuan kepada para menteri dan pejabat kerajaan, dia terus memperlihatkan kegenitannya kepada kaisar Jung.


"Yang mulia, permaisuri. hamba akan melayani Yang mulia permaisuri dan Yang mulia Kaisar." ucap Melan yang terus melirik Kaisar Jung yang tidak melihatnya sama sekali.


"Terserah Kalau kau mau melayani kami berdua, Namun kami tidak ingin dilayani oleh mu cukup aku yang akan melayani suamiku, jadi tidak akan ada boleh 1 dayang pun yang mendekati suamiku!!" seru Sheila.


Para menteri dan pejabat Kerajaan yang ada di tempat itu benar-benar dibuat terkejut oleh perkataan dari permaisuri kerajaan mereka. bagaimana Tidak tidak akan ada satu dayang pun yang akan melayani Kaisar Jung. namun permaisuri sendiri yang akan melayani suaminya. tapi yang mulia itu adalah tugas dari para dayang seru salah satu menteri.


"Terserah mereka mau melayani siapa, soal Suamiku aku yang akan melayaninya sendiri. tidak akan ada yang boleh berada di aula kami saat kami sedang berdua!" seru Sheila yang telah mengukuhkan perintahnya.


Kaisar Jung sangat suka, dia benar-benar sangat menyukai kearoganan istrinya. Bahkan dia sangat menyukai sifat istrinya yang begitu protektif sama seperti dirinya.


"Tapi, Yang mulia!!" seru salah satu menteri.


Memang Shela adalah sosok yang tidak pernah kenal dengan rasa takut. bahkan Kaisar Jung pun ditantang Jika dia yang benar maka dia akan berhadapan dengan sang kaisar..


"Bisakah kau mengatakan kembali apa perkataanmu tadi, menteri kehakiman atau menteri keadilan?" tanya salah yang membuat sang menteri menundukkan kepalanya.


"Maafkan hamba Yang mulia." jawab sang menteri.


Mungkin semua ratu dan permaisuri membiarkan siapa saja melayani Kaisar, namun bagiku Aku tidak akan membiarkan 1 dayang pun mendekati suamiku." jawab Sheila dengan suara yang begitu keras, hingga membuat sang menteri langsung terdiam seribu bahasa.


"Maafkan hamba Yang Mulia.' ucap sang menteri.


"Ini adalah perkataanmu yang pertama dan yang terakhir, Jika kau berani mengatakannya lagi kau tahu seperti apa kan?" tanya Sheila yang membuat menteri kehakiman langsung terdiam.

__ADS_1


Pria itu tidak berani menatap wajah Sheila, seorang wanita yang cantik luar biasa namun mempunyai ketegasan yang sangat luar biasa. tanpa ada yang bisa menggoyahkan nya sama sekali.


"Baguslah kalau kau sudah mengerti, menteri. karena aku tidak ingin mengucapkan kata-kataku untuk yang kedua kali. dan urusan kerajaan aku serahkan kepada kalian, tidak ada boleh satu peristiwa pun yang kalian loloskan dari Yang mulia Kaisar ataupun aku. jika kalian berani melakukan hal itu maka akulah yang akan menghukum kalian!!" seru Sheila.


Dayang Melan atau Melan benar-benar sangat tidak menyukai kehadiran Sheila, ternyata penasehat kerajaan itu adalah seorang wanita.


"Kalau aku tahu Dia adalah seorang wanita maka aku akan mendekatinya dan membunuhnya." ucap Melan dalam hati yang kemudian berjalan keluar dari pertemuan para pejabat kerajaan dan para menteri.


"Dayang, bersikaplah sebagai seorang dayang. Jangan pernah bersikap sebagai orang yang pernah berada di kerajaan ini!!" seru Sheila yang membuat langkah kaki Melan langsung terhenti. tubuhnya tiba-tiba bergetar saat mengatakan hal itu dengan sangat keras.


"Apakah wanita ini mengetahui kalau aku adalah ratu melan?" guman Melan dalam hati.


Menteri yang mendengar kata-kata wanita cantiknya dia juga ikut terkejut. "Apakah wanita ini tahu kalau wanita itu adalah ratu melan?" guman menteri Hu dalam hati.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu.


- mantan terindah

__ADS_1


Terima kasih banyak 😊👍👍👍❤️❤️❤️


__ADS_2