
~ Lima belas tahun kemudian ~
"Kejar!!" seru seorang pemuda yang sedang berada di sebuah hutan yang ada di kerajaan Shang.
"Yang mulia putra mahkota, kita tidak boleh memasuki perbatasan kerajaan itu!" seru seorang pengawal.
"Kenapa aku tidak boleh memasuki perbatasan kerajaan itu? memangnya siapa yang tidak memperbolehkannya!!" seru Jun Yao.
"Ayahanda Yang tidak memperbolehkan untuk memasuki kerajaan itu." jawab Kaisar Jung yang sudah berada ditempat pemburuan putranya itu.
Sang putra mahkota sangat terkejut saat melihat ayahandanya sudah berada di tempatnya.
"Dengarkan aku, Putraku. aku dan ibundamu sudah memutuskan tidak memperbolehkan siapa pun masuk ke kerajaan itu. jika siapapun berusaha atau berani melanggar Semua peraturan itu maka mereka harus mendapat hukuman!!" seru Kaisar Jung yang membuat putra mahkota Jun langsung terdiam.
Pria itu tidak berani membantah perkataan ayah dan ibunya, karena putra mahkota sangat tahu bagaimana sifat dari kedua orangtuanya itu.
"Tapi Ayahanda, apa yang ada di tempat itu? Mengapa Ayahanda tidak memperbolehkan aku memasuki tempat itu?" tanya putra mahkota Jun kepada kaisar Jung.
"Pulanglah dahulu, Putraku. aku akan memberitahukannya padamu bersama ibundamu. jika kau masih berani memasuki tempat itu ibumu akan sangat murka. Bahkan dia akan lebih murah dari kemurkaan yang biasa kau lihat." jawab Kaisar Jung yang membuat sang putra mahkota langsung terdiam.
"Komandan bahwa kembali putra mahkota ke kerajaan. jangan sampai ada keturunanku yang memasuki tempat ini!!" seru Kaisar Jung yang membuat para pengawal menganggukkan kepala mereka.
Di tempat itu ada sebuah rahasia yang akan dipendam oleh seluruh kerajaan, namun sekarang para penerus kerajaan sudah dewasa. Hal itu membuat sang Kaisar mau tidak mau harus menceritakan semua kejadian yang sebenarnya.
Kita mundur di kenangan masa lalu, hari itu terlihat Kaisar Jung dan para pengawal akan memberikan hukuman kepada Melan. namun kenyataannya ternyata Melan tidak mampu dibunuh dengan senjata, wanita itu menggunakan perjanjian dengan para iblis untuk membuat tubuhnya abadi. penyihir Goryeo yang selalu bantu Mela nampak pria itu memberikan darah suatu hewan kutukan di tubuh Melan. Karena itulah melan benar-benar sangat sulit untuk dibunuh.
Sheila memutuskan Kalau hari itu wanita yang selalu menyiksa suaminya itu akan dia penjarakan di sebuah hutan terlarang yang ada di perbatasan kerajaannya. tatapan Mata Sang Kaisar menatap hutan terlarang yang sudah disegel oleh istrinya itu, mereka berdua nampak tidak akan membiarkan siapa pun berusaha untuk mendekati tempat itu. tetapan mata Kaisar Jung menatap sebuah tempat, sebuah hutan yang begitu menyeramkan.
__ADS_1
"Huffff..," Kaisar Jung menatap hutan itu sambil menghembuskan nafasnya kembali.
"Aku begitu menyayangimu sebagai seorang ibu, Aku begitu menghormatimu, namun apa yang terjadi. kau terus menerus berusaha untuk membunuh aku, padahal aku tidak pernah sekali ku pun berusaha untuk mencelakai mu." ucap Kaisar Jung.
Sesaat kemudian terlihat sang kaisar pergi dari hutan itu. langkah kaki kuda sudah pergi meninggalkan hutan terlarang.
Terlihat seorang wanita menatap dan merasakan kehadiran dari orang-orang yang ada disekitar hutan terlarang. Melan sekarang berada di hutan terlarang yang sudah disegel oleh Sheila, wanita itu menaruh dendam yang sangat besar, begitu besarnya dendam itu hingga Melan bersumpah akan menghancurkan seluruh keturunan dari Sheila.
Tatapan mata Melan menatap seorang pemuda yang begitu menawan, seorang pemuda yang membuat perasaan cintanya kembali tumbuh.
"Suatu saat aku pasti akan keluar akan kuhancurkan kau dan seluruh istana ini." ucap Melan yang berada di dalam hutan terlarang.
Tidak ada seorangpun yang bisa menghancurkan segel itu kecuali Sheila, karena Sheila menggunakan darah murninya dan segel 7 alam untuk membuat melan tidak bisa keluar dari tempat itu.
Di sebuah ruangan yang ada di Kerajaan, nampak terlihat seorang pemuda yang benar-benar begitu marah. Dia sangat marah karena dia tidak mendapatkan apa yang dia inginkan.
"Ibunda, Kenapa ibunda melarangku untuk memasuki hutan itu!" seru putra mahkota Jun kepada Sheila.
"Tapi ibunda, di hutan itu kan tidak ada apa-apa, Lalu kenapa aku tidak boleh memasuki hutan itu?" tanya putra mahkota Jun.
"Dengarkan Aku putra ku, disana ada masa lalu yang kelam. ada sebuah iblis betina yang bersemayam di sana, Jika kau memasuki tempat itu kau tidak akan bisa keluar. Kau harus tahu Putraku, ibunda tidak akan pernah mengizinkan siapapun memasuki hutan terlarang itu, jika kau masih berani berusaha untuk memasuki hutan terlarang itu maka ibunda bisa pastikan ibunda akan menghukummu dengan hukuman yang pantas Kau dapatkan." jawab Sheila yang terlihat murka.
Tatapan mata putra mahkota menatap ibunya yang begitu murkah, pemuda itu berusaha untuk memikirkan sesuatu yang membuat ibunya begitu marah.
"Pasti ada sesuatu di dalam hutan itu kan ibunda? coba ibunda katakan Kenapa Ananda tidak boleh masuk ke sana. Jika ibunda mengatakannya dengan jujur maka Ananda tidak akan berusaha untuk ke hutan itu lagi." jawab Sang putra mahkota.
"Dengarkanlah Putraku, di tempat itu ada masalalu Ayahanda mu yang membuat Ayahanda mu menderita selama puluhan tahun." jawab Sheila yang kemudian menceritakan mengenai Ratu kedua dari kerajaan Shang yang dahulu.
__ADS_1
"Jadi maksud Ibunda kalau wanita itu berusaha untuk membunuh Ayahanda?" tanya putra mahkota kembali.
"Tentu Putraku, bahkan wanita itu berusaha untuk membunuh Ibunda. keinginannya untuk menguasai kerajaan ini benar-benar begitu besar, Dia adalah seorang wanita yang sangat menakutkan, dibalik kecantikannya ada racunnya begitu berbisa. sehingga bisa membuat siapapun yang menyentuhnya akan kehilangan nyawa."jawab Sheila.
Setelah mendengarkan cerita ibundanya terlihat putra mahkota Jun menatap ibunya, pemuda itu meminta maaf kepada wanita yang telah melahirkannya.
"Maafkan aku ibunda, karena Ananda tidak mempercayai Bunda." ucap putra mahkota Jun.
"Tidak apa-apa Putraku, Ibu tidak akan membiarkan kan semua tipu daya wanita itu menghancurkan Kerajaan ini ataupun wanita itu berusaha untuk membuat orang-orang yang ada di kerajaan ini terperangkap di dalam rencana jahatnya." jawab Sheila.
"Lalu, apakah kejadian beberapa penduduk yang ada di sekitar tempat itu karena tipu daya wanita itu, ibunda?" tanya Sang putra mahkota.
"Benar Putra ku, Ratu kedua Melan adalah seorang wanita yang haus akan hasrat dunianya. dia akan menjebak pria manapun untuk menuntaskan hasratnya, setelah mereka menuntaskan hasratnya orang yang berhubungan dengan wanita itu akan kehilangan nyawa." jawab Sheila.
Putra mahkota Jung nampak menganggukkan kepalanya, pemuda itu benar-benar tidak akan pernah mengira kalau di hutan terlarang itu ada makhluk yang sangat mengerikan.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu.
__ADS_1
- mantan terindah
Terima kasih banyak 😊👍👍👍❤️❤️❤️