
~ Keesokan hari ~
Yang mulia, kita harus segera bersiap-siap untuk mengamankan situasi hari ini. karena aku yakin kalau kerajaan itu mulai merencanakan sesuatu untuk menghancurkan Kerajaan kita." ucap Sheila.
"Kau benar istriku, kita harus melihat apa yang telah terjadi. kita harus membuat situasi kerajaan ini sedikit membaik, Entah kenapa aku merasa akan ada sesuatu yang terjadi di kerajaan kita." ucap Kaisar Jung.
"Kau benar Yang mulia, kita akan mengalami sedikit goncangan karena sesuatu." jawab Sheila.
Hari ini Kaisar Jung beserta para rombongannya akan meninjau sebuah tempat yang katanya memiliki garis besar dengan ramalan kehancuran dari kerajaan Shang. Sheila dan sang Suami pergi ke sebuah tempat bersama beberapa prajurit handal milik mereka. sedangkan Lian Ying ditugaskan untuk menjaga kerajaan bersama dengan beberapa prajurit wanita yang sudah dibentuk oleh Sheila secara sembunyi-sembunyi.
"Jika memang benar beberapa kerajaan bekerja sama untuk menghancurkan Kerajaan kita, berarti kita harus membuat mereka hancur terlebih dahulu, Yang mulia." ucap Sheila.
"Kau benar istriku, aku tidak akan membiarkan kerajaan kita hancur di tangan mereka. aku yakin kalau Lian Ying akan mampu mempertahankan kerajaan disaat kita keluar." ucap sang Kaisar.
"Kita akan menyelidiki beberapa Kerajaan itu, Yang mulia. tetapi sesuai kesepakatan.., kita akan menyamar sebagai seorang pedagang. Jangan sampai kita membuka semua rencana kita karena yang aku ketahui kalau beberapa kerajaan itu ternyata adalah kerajaan yang mempunyai kekuatan sangat luar biasa. Bahkan mereka adalah murid dari penyihir Goryeo." ucap Sheila.
"Bagaimana kau tahu, Istriku?" tanya Kaisar Jung kepada sang istri.
"Tentu saja aku tahu, suamiku. Apa gunanya aku menjadi penasehat kerajaan jika aku tidak mempunyai semua yang aku butuhkan." jawab Sheila yang membuat sang Kaisar menganggukkan kepalanya.
"Benar Istriku, dari dulu sampai sekarang aku selalu tergantung padamu. kau selalu mengetahui segala sesuatu yang aku cari, bahkan kau selalu mengetahui semuanya lebih dahulu." ucap Kaisar Jung.
"Tidak semuanya, suamiku. tapi strategi perang dan beberapa strategi tidak akan lengkap jika kau tidak memberikan solusi dari semua itu." jawab Sheila yang membuat sang Kaisar menganggukkan kepalanya.
Akhirnya di suatu tempat perjalanan mereka sudah harus terhenti, mereka menyamar menjadi seorang pedagang yang sedang berkeliling untuk menjajakan dagangan mereka. beberapa barang yang mahal dari beberapa negara dibawa oleh kaisar Jung sebagai tanda kalau mereka benar-benar adalah seorang pedagang.
"Kita harus menginap di hutan ini terlebih dahulu, karena kita tidak mungkin melanjutkan perjalanan kita lebih jauh. kau tahu sendiri kan istriku, kemungkinan besar perjalanan kita akan terhenti saat kita akan memasuki perbatasan hutan Kerajaan ini." ucap Kaisar Jung.
"Kerajaan ini mempunyai kekuatan mistik yang sangat besar, suamiku. kemungkinan besar di kerajaan ini ada begitu banyak para penyihir yang lahir dari kekuatan penyihir Goryeo." ucap Sheila.
__ADS_1
"Yang aku dengar kalau Penyihir itu adalah penyihir yang selalu menyebarkan kekuatan hitam untuk menancapkan dirinya di kerajaan itu, Jika benar dia pernah berada di sini Aku yakin dia mempunyai kekuasaan yang sangat besar di sini." ucap kaisar Jung.
"Kemungkinan besar seperti itu, suamiku." jawab Sheila.
Akhirnya mereka berhenti di salah satu hutan yang ada di perbatasan kota tua.
"Kerajaan ini adalah kerajaan yang sangat besar, bahkan kerajaan ini mempunyai luas yang lebih besar daripada kerajaan kita." ucap sang Kaisar.
"Benarkah suamiku?" tanya Sheila.
"Tentu saja, Bahkan kerajaan ini mampu memporak-porandakan kerajaan ku dahulu. di mana kakek dahulu mendirikan Kerajaan ini dengan bantuan seluruh rakyat yang ada di kerajaan itu. namun semuanya terasa benar-benar sangat membingungkan ketika seluruh pasukan yang ada di kerajaan tidak mampu menghalau para pasukan kerajaan kota Tua." jawab Kaisar Jung.
"Kalau begitu kerajaan ini mampu disetarakan dengan beberapa Kerajaan yang mempunyai kekuatan luar biasa itu?" tanya Sheila.
"Tentu saja istriku, bahkan kerajaan ini adalah kerajaan yang terkenal dengan kekejamannya. terkenal dengan semua kekerasan dari para pasukan dan orang-orang yang ada di tempat ini." jawab Kaisar Jung.
"Aku pernah ke kerajaan ini saat usiaku masih muda, bahkan kerajaan ini sangat tidak menyukai pendatang yang tidak mempunyai kekayaan. mereka akan mengusir para pedagang dengan semua tingkat kemiskinan yang lebih besar." jawab Kaisar Jung kembali.
"Lalu, apa yang harus kita lakukan suamiku?" tanya Sheila kepada sang suami.
"Kita harus mempersiapkan seluruh kemungkinan yang akan terjadi, kita harus mempersiapkan segala sesuatu yang mungkin akan terjadi. karena kau tahu sendiri kan kalau cerita mengenai kekejaman yang ada di kerajaan ini benar-benar Di luar batas kewajaran." jawab Kaisar Jung.
"Kalau begitu aku tidak boleh berpenampilan seperti ini." ucap Sheila yang membuat sang Kaisar menganggukkan kepalanya.
"Kecantikan di tempat ini memang sudah biasa, namun di saat ada pendatang baru yang mempunyai kecantikan melebihi kecantikan orang-orang yang ada di sini tentu saja mereka akan melakukan sesuatu dengan cara gila." ucap Kaisar Jung.
Hari itu akan menjadi saksi yang benar-benar membuat perubahan yang sangat luar biasa bagi Sheila dan Kaisar Jung. mereka akan menjadi sepasang suami istri yang mempunyai julukan yang tidak akan pernah terhapuskan.
Keesokan hari akhirnya rombongan dari Kaisar Jung melanjutkan perjalanan mereka ke kota di sebuah kota yang dipimpin oleh seorang Kaisar dari kerajaan kota Tua.
__ADS_1
"Yang mulia, hamba telah mencari tahu mengenai seluruh letak dari kerajaan ini." lapor salah satu prajurit Kaisar Jung.
"Bagaimana?" tanya sang Kaisar.
"Mereka mempunyai pola strategi yang sangat rumit, Yang mulia. Bahkan mereka memiliki prajurit berjumlah sedikit yang ada di luar namun lapisan kedua mempunyai prajurit yang lebih besar. di lapisan ketiga mereka memiliki pasukan tempur yang sangat luar biasa." jawab Salah satu prajurit.
"Ternyata mereka sekarang jauh lebih berbeda, ternyata mereka mempunyai strategi diluar batas kemampuan dari para pasukan Kerajaan lain." ucap sang Kaisar.
"Kita tidak boleh melakukan hal itu, Yang mulia. kita tidak boleh pesimis dengan semua pasukan kita, aku yakin kalau kita mempunyai strategi peperangan lebih hebat dari mereka. Jangan biarkan ketakutan menyelimuti kita." ucap Sheila yang membuat salah satu prajurit menganggukkan kepalanya.
"Saya yakin kalau permaisuri memiliki strategi perang yang lebih hebat dari mereka, karena Yang mulia permaisuri bahkan memiliki strategi yang tidak akan mampu ditebak oleh siapapun." ucap sang prajurit.
"Baiklah, kalian semua harus terjaga pada posisi kalian sendiri. kalian harus ingat kalian tidak boleh mengambil langkah yang salah, Aku adalah istri dari dagang ini dan dia adalah majikan kalian. jangan sampai kalian memanggilnya dengan sebutan Yang mulia Kaisar, karena mulai sekarang perjalanan kita akan semakin berat dan berliku." ucap Sheila yang membuat para prajurit menganggukkan kepala mereka.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu.
- mantan terindah
Terima kasih banyak 😊👍👍👍❤️❤️❤️
__ADS_1