DEWA PERANG DAN RATU SIHIR

DEWA PERANG DAN RATU SIHIR
Peperangan


__ADS_3

Saat yang di takutkan telah terjadi, hari ini peperangan dengan kerajaan Xiang akan terjadi. Kaisar Jung tidak bersedia melepaskan kekuasaan di salah satu desa perbatasan Kerajaan Xiang yang sekarang menjadi kekuatan kaisar Jung. hal itu membuat Kaisar Xiang melakukan peperangan dengan kerajaan Shang.


"Serang mereka tanpa ampun!!!" seru komandan Kerajaan Xiang.


"Ya...!!!!" teriak seluruh pasukan Kerajaan Xiang. sekitar 1000 pasukan di kerahkan untuk melakukan peperangan dengan kerajaan Shang. kaisar Xiang benar-benar begitu berambisi untuk memiliki kerajaan Shang.


Di tempat lain, Sheila bersama kaisar Jung dan Jenderal Lian Ying terus memantau pergerakan dari para pasukan kerajaan Xiang. Sheila meramal pergerakan angin, wanita itu membaca situasi di Medan peperangan.


"Jenderal, kerahkan seluruh pasukan ke arah barat. karena seluruh pasukan kerajaan Xiang dilindungi oleh kabut sihir dari penyihir Fan." ucap Sheila.


"Apa yang harus kita lakukan, komandan?" tanya kaisar Jung.


"Kelihatannya Mereka ingin melakukan sesuatu Yang mulia. penyihir tua itu mencoba untuk mengelabui mata para pasukan kita, dengan begitu para pasukan kerajaan Xiang akan menyerang para pasukan kerajaan kita dengan begitu mudah." jawab Sheila.


"Apa yang harus kita lakukan? Apakah ada sesuatu itu yang bisa mengalahkan penjahat itu?" tanya Kaisar Jung kepada Sheila kembali.


"Kalau masalah penyihir itu biar hamba yang akan menanganinya Yang mulia, sebaiknya fokuslah pada para pasukan yang berusaha untuk menyelamatkan kerajaan ini." jawab Sheila.


"Baiklah kalau begitu, kau tetaplah berada di sini. penyihir tua kerajaan Xiang adalah bagian mu, para pemimpin kerajaan itu dan pasukannya biar aku dan Jendral Lian Ying yang mengatasinya." ucap kaisar Jung.


"Hati-hati Yang mulia, Anda harus ingat mereka bukanlah lawan yang mudah. mereka memiliki penyihir sama seperti saya, kemungkinan besar mereka akan melakukan sebuah kelicikan kalau tidak mereka akan melakukan sesuatu untuk menipu penglihatan kalian." jawab Sheila.


"Baiklah, kami akan melakukan yang terbaik. kau tidak usah khawatir tetaplah memantau situasi yang ada di sini, kami akan melakukan penyerangan secara tiba-tiba agar mereka tidak bisa menebak pergerakan kita." jawab Lian Ying.


"Baiklah Yang mulia, Jenderal. Anda harus berhati-hati karena mereka bukanlah lawan yang mudah." ucap Sheila yang membuat sang Kaisar menarik salah satu tangan Sheila Kemudian menciumnya.


"Kau harus ingat, Jangan pernah kau terjun ke medan perang. tunggulah aku disini, kalau penyihir itu melakukan sesuatu dia bagian mu, kau mengerti." ucap sang Kaisar.


Sheila menganggukkan kepalanya, wanita itu melepaskan sang Kaisar dan kakaknya untuk pergi ke medan perang.

__ADS_1


Suara pertempuran di medan perang sudah mulai terdengar, para prajurit dengan gagah menyerang para pasukan musuh.


Di tempat lain terlihat penyihir berusaha untuk menutup penglihatan para pasukan kerajaan Shang. pria itu benar-benar mengeluarkan seluruh tenaganya untuk menghancurkan Kerajaan itu. Namun Sheila tidak akan pernah menyerah, wanita itu menggunakan seluruh tenaganya untuk menyerang para pasukan dan juga menyerang penyihir Fan, dia tidak akan membiarkan penyihir itu melukai begitu banyak pasukan kerajaan.


"Kau berusaha untuk menyakiti orang-orang itu, penyihir. maka aku akan menyerangmu dengan membabi buta, kita akan lihat Siapa orang yang bisa dibilang sebagai penyihir yang paling berkuasa." ucap Sheila.


Para prajurit dan Kaisar jung terus bertarung dengan begitu gagah, begitu juga Sheila. wanita itu tiba-tiba menghilang, dia berada di tengah-tengah lingkaran kerumunan antara penyihir dan dirinya.


"Ternyata kau melakukan kelicikan di peperangan ini, penyihir." ucap Sheila yang sudah berada di belakang tubuh penyihir Fan.


Sang penyihir yang sedang fokus untuk menghabisi satu persatu para pasukan kerajaan Shang, penyihir Fan melihat Sheila yang tiba-tiba sudah berada di belakang tubuhnya.


"Apa ini, bagaimana mungkin wanita ini tiba-tiba berada disini. aku tidak merasakan kekuatannya, Aku tidak pernah merasakan ilmu sihir yang dia miliki." ucap penyihir Fan.


"Kau kira aku akan melepaskanmu setelah kau menyerang para pasukanku dari belakang, penyihir!" seru Sheila dengan pakaian lengkap sebagai seorang komandan. Terlihat Sheila menggunakan kekuatannya untuk menyerang penyihir Fan secara tiba-tiba. Hal itu membuat sang penyihir langsung terpental sedikit jauh. tidak ada benteng untuk perlindungan dirinya, Hal itu membuat Sheila berjalan begitu anggun mendekati dirinya.


"Wahai penyihir cantik, ternyata Kau bukanlah lawan yang pantas untuk aku remehkan." ucapan Penyihir Fan. tentu saja Jika kau berani meremehkan aku, bisa kupastikan kalau kau akan terlempar dari tempat ini cukup jauh." jawab Sheila yang kemudian menggunakan kekuatannya.


"Apa ini? kenapa sang penyihir tidak bisa melawanku?!" seru Sheila.


Salah satu prajurit yang nampak melihat pertarungan antara penyihir dan seseorang yang terlihat begitu lincah. bahkan pergerakannya tidak mampu dilihat oleh mata telanjang para pasukan kerajaan Xiang.


WUSSS....


WUSSS...


semilir angin yang berhembus begitu kencang membuat para prajurit yang sedang bertarung nampak berusaha untuk melindungi diri mereka.


"Lian Ying, pertahankan para pasukan. aku akan melindungi mawar hitam!!" seru Kaisar Jung yang terlihat mulai menggerakkan kudanya dan memacu kuda itu, pria itu membelah para pasukan yang saling bertarung. "Berani sekali kau berusaha untuk melukai calon istriku!!" seru Kaisar Jung yang berusaha untuk melawan kekuatan dua penyihir yang saling bertarung dengan begitu hebatnya.

__ADS_1


WUSSS...


SRETTTTT...


"Kau tidak akan pernah bisa keluar dari tempat ini, penyihir!!" seru Sheila yang terus menyerang penyihir Fan dengan membabi buta.


Kekuatan sihir yang dimiliki oleh penyihir Fan benar-benar sangat luar biasa, pertarungan Sheila dan penyihir Fan terlihat begitu seimbang hingga membuat Sheila harus melepas segel yang ada di tubuhnya untuk menyerang pria itu.


"Sihir hitam, balutan kematian!!" seru Sheila yang kemudian menggunakan kekuatan mantra untuk membuat penyihir Fan bertekuk lutut tanpa bisa bergerak sama sekali.


"Aku tidak akan membiarkanmu melakukan sesuatu seperti itu, aku akan menyerang mu mu." ucap Sheila yang kemudian menggunakan kekuatan sihirnya kembali dan membuat angin yang ada di tempat itu berhembus dengan begitu kencangnya hingga membuat para pasukan yang ada di tempat itu mempertahankan tubuhnya.


"Berdirilah, Aku ingin melihat. Apa yang ingin kau lakukan, aku tidak akan membiarkanmu melukai para pasukan khusus?!" seru Sheila.


"Kaisar ku menginginkan kerajaan ini menjadi miliknya, jadi aku akan mengambil kerajaan ini!!" seru penyihir Fan yang terlihat mulai menggunakan kekuatannya kembali.


Sang penyihir menutup matanya, pria tua itu membaca sebuah mantra dan membuat sihir makhluk dari batu yang begitu besar anggap saja raksasa batu. Raksasa itu membuat para pasukan kerajaan sang kocar-kacir dengan keadaan yang ada di tempat itu, bagaimana tidak ada 3 raksasa batu yang mulai menginjak para pasukan kerajaan Shang.


"Berani sekali kau melakukan hal itu kepada para prajurit!!!" seru Sheila. wanita itu membuat sesuatu yang tidak akan dipikirkan oleh penyihir Fan. Sheila membuat raksasa dari tanah dan air, walaupun terinjak oleh batu tetap saja raksasa itu akan kembali ke wujudnya, namun jika batu sudah hancur dia tidak akan bisa kembali ke wujudnya.


*** bersambung ***


mohon dukungannya selalu dan jangan lupa tinggalin jejak ya. terima kasih untuk semua pembaca yang sudah mampir.😊😊❤️❤️❤️👍👍👍


** mampir juga di beberapa novel ku **


- Suami kedua Ku Cinta pertamaku


- Permaisuri sang Kaisar

__ADS_1


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- Permaisuri Yang terlupakan.


__ADS_2