
WUSSS...
WUSSS...
"Kalian harus tahu, kalian tidak boleh melakukan sesuatu yang akan mencelakai kita semua!!" seru kaisar Jung.
"Baik Yang mulia." jawab para pengawal.
Saat mereka melawan para pasukan bayangan, ternyata para pasukan itu mempunyai kekuatan beladiri yang sangat hebat bahkan ilmu sihir mereka pun bisa dibilang hebat juga.
"Ternyata mereka mempunyai kekuatan hebat dan ilmu sihir yang hebat, suamiku." ucap Sheila yang membuat Kaisar Jung tersenyum.
"Itu lebih baik istriku, daripada kita harus menyerang orang yang lemah." jawab kaisar Jung.
"Kalau suamiku mengatakan hal itu, Baiklah. kita akan menyerang mereka, Tapi kelihatannya mereka berjumlah lebih dari 100 orang." ucap Sheila.
"Apa, 100 orang Yang mulia? 100 pasukan bayangan yang mempunyai ilmu sihir." ucap salah satu pengawal.
"Memangnya kenapa? Apakah kalian takut?" tanya salah satu pengawal.
"Tentu saja tidak Yang mulia, Kami yakin kalau Yang mulia akan melindungi kami." ucap salah satu pengawal.
"Baiklah, lakukan sesuai yang aku arahkan. kalian jangan sampai melawan perintah ku." ucap salah yang membuat 10 pengawal langsung menganggukkan kepalanya.
Kaisar Jung yang bisa ilmu kanuragan hebat dia juga mengerti Bagaimana ilmu sihir, tapi pria itu tidak bisa menguasai ilmu itu. para pasukan bayangan langsung menyerang Kaisar Jung dan yang lain. Mereka bertempur dengan begitu hebat, bahkan terlihat Kaisar Jung bertarung dengan kegigihan yang sangat luar biasa. karena selama ini dia tidak pernah melawan penyihir.
"Dengarkan Aku, jika aku mengatakan sesuatu kalian harus mendengar dengan telinga kalian!!" seru Sheila yang kemudian mengarahkan salah satu kekuatannya. anggap saja 10 pengawal Sheila ini akan menjadi boneka di tangan salah dan wanita itu menggunakan sihirnya untuk membuat 10 pengawal itu menjadi boneka hidup.
"Badai..,"ucap Sheila yang kemudian menggunakan kekuatannya Untuk memanipulasi kekuatan sihir yang dimiliki oleh pasukan bayangan. wanita itu terus melihat pergerakan dari para pasukan bayangan, ada kelemahan dari pergerakan para pasukan bayangan. mereka nampak tidak bisa menguasai angin yang ada disekitar mereka, jika angin terlalu kencang para pasukan bayangan terlihat sedikit kewalahan.
"Ternyata mereka mempunyai kelemahan juga, Baiklah kalau begitu. setelah ini kalian akan menjadi mainan dari 10 bonekaku ini." ucap Sheila yang kemudian menggerakkan 10 pengawalnya untuk menyerang sesuai dengan perintah Sheila.
Terlihat para pengawal sedikit kebingungan karena tubuh mereka bergerak tanpa bisa mereka kontrol.
"Apa ini, apakah Yang mulia permaisuri melakukan sesuatu kepada kita? hingga membuat tubuh kita bergerak tanpa bisa kita kendalikan." ucap salah satu pengawal.
__ADS_1
"Kelihatannya begitu, lihat Yang mulia permaisuri tersenyum seperti itu." jawab salah seorang pengawal.
Para pasukan bayangan kerajaan kota Tua sangat kebingungan, karena 10 pengawal yang tidak mempunyai ilmu sihir itu nampak mereka menghalau serangan dari para pasukan bayangan.
"Apa ini? Kenapa manusia biasa seperti mereka bisa menghalau kekuatan kita." ucap salah satu pasukan bayangan.
"Kelihatannya mereka dikendalikan oleh wanita yang sedang duduk di atas pohon itu." jawab pimpinan pasukan bayangan.
"Bagaimana kalau kita menyerang wanita itu." ucap salah satu pengawal bayangan.
"Tidak, kelihatannya dia diselimuti oleh ilmu sihir yang sangat besar." jawab Salah satu pasukan bayangan.
"Kau benar, kelihatannya wanita itu diselimuti oleh ilmu sihir yang sangat besar. Jika Kita menyerangnya bersama-sama pun tidak akan bisa melawan wanita itu." jawab para pasukan bayangan yang lain.
Terlihat sekali kalau 10 pengawal Sheila dan Kaisar Jung seperti boneka yang ada di tangan Sheila. wanita itu menggerakkan tubuh 10 pengawalnya untuk menyerang para pasukan bayangan Kerajaan kota Tua.
"Kalian kira kalian bisa mengalahkan pengawalku? walaupun kalian berjumlah 100 orang tapi kalian tidak akan bisa melakukan hal itu. lihat saja sebentar lagi kalian akan menjadi mainan dari para pengawalku ini." ucap Sheila yang kemudian menggerakkan tubuh para pengawalnya. ilmu pedang yang sedikit lebih besar membuat para pengawal bayangan nampak menyerang para pasukan pengawal milik Sheila.
TRANGG..
TRANGGG...
bunyi pedang dari para pasukan bayangan melawan pengawal Sheila. terlihat sekali mereka berusaha keras untuk menyerang orang-orang yang telah memasuki kerajaan kota Tua.
"Berani sekali kalian memasuki kerajaan kami, kalian adalah orang-orang lancang!!" seru pemimpin pasukan bayangan.
"Memangnya siapa yang kau anggap lancang, kami ini hanya sedang berjalan-jalan di sekitar tempat ini. jika kami sudah selesai dengan semua pekerjaan kami tentu saja kami akan segera pergi." jawab Sheila yang berada di atas pohon. wanita itu nampak terus memantau semua strategi yang digunakan oleh para pasukan bayangan untuk menyerang pengawalnya.
"Lakukan sebisa kalian, Aku tidak akan membiarkan kalian mencoba untuk mengganggu para pengawal Ku." ucap Sheila.
WUSSS..
WUSSS...
WUSSS...
__ADS_1
"Ilmu bayangan, bekukan jiwa makhluk yang ada di depanku ini." ucap pemimpin pasukan bayangan yang terlihat berusaha untuk mengikat bayangan para pengawal milik Sheila. mereka akan melakukan penguncian bayangan pada tubuh pengawal, Sheila agar mereka tidak bisa untuk menyerang mereka.
"Apa-apaan kalian, apa kalian itu bodoh. kalian menggunakan ilmu bayangan untuk mengunci bayangan mereka. kalau siang sih sah-sah saja ada sinar matahari, tapi kalau malam aku belum mengetahuinya. sinar rembulan tidak akan bisa mengikat bayangan, dasar kalian ini adalah makhluk-makhluk aneh, katanya saja ini kota sihir, namun kalian berpikir tanpa menjernihkan otak kalian itu." ucap Sheila yang kemudian melakukan sesuatu kepada para pengawalnya. setelah itu terlihat Sheila menarik ulur benang sihir yang sudah menempel di tubuh para pengawalnya.
"Api muncullah..," ucap Sheila yang membuat salah satu pengawal Sheila langsung mengeluarkan sebuah ranting yang sudah terbakar dengan begitu besarnya. tiba-tiba salah satu pengawal Sheila yang sudah memegang ranting dengan api yang begitu membara, namun anehnya saat ranting itu terbakar tangannya tidak merasakan panas sama sekali.
"Kalian ini tidak bisa melakukan sesuatu? arahkan ranting itu kepada mereka, Biar mereka terbakar semua?!" seru Sheia yang membuat para pengawalnya nampak melempar ranting-ranting itu di tempat lain.
Para pengawal Sheila terus berusaha untuk menyerang para pasukan bayangan, dia akan melakukan sesuatu kepada orang-orang yang berusaha untuk menyerang mereka.
"Kalian kira kalian bisa mengalahkanku, lihat saja ilmu pedangku ini akan menghabisi kalian semua. walaupun kalian mempunyai ilmu sihir itu tidak akan berarti untukku!!" seru Kaisar Jung yang kemudian meliukkan tubuhnya dan menyerang para pasukan bayangan. secara sadar atau tidak kekuatan sihir hitam yang ada di tubuh Kaisar Jung seolah diolah oleh pria itu menjadi kekuatannya. hal itu melahirkan kekuatan yang sedikit berbeda namun kekuatan itu lebih besar.
TRANGGG...
TRANGGG...
ZLEPP..
ZLEPP...
"Bagaimana pria ini bisa menyerang kita dengan begitu mudahnya, Siapa orang ini..," ucap salah satu pasukan bayangan yang terlihat sedikit kewalahan dengan semua pergerakan sang Kaisar. Bahkan mereka semua harus menggunakan kekuatan sihir untuk menyerang Kaisar Jung.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu.
- mantan terindah
__ADS_1
Terima kasih banyak 😊👍👍👍❤️❤️❤️